Tabligh Akbar HUT Aceh Tenggara Dihadiri Puluhan Manajemen RSUD
KUTACANE — Ribuan warga dan puluhan pihak manajemen RSUD H Sahudin Kutacane menghadiri tabligh akbar di Masjid Agung At-Taqwa Aceh Tenggara, Kamis (25/6). Kegiatan digelar sebagai rangkaian perayaan Hari Jadi Kabupaten Aceh Tenggara yang berlangsung menjelang perayaan pada 26 Juni 2026.
Hadir dari berbagai unsur
Acara yang berlangsung penuh khidmat itu dihadiri oleh ribuan warga serta pejabat daerah. Tampak hadir seluruh jajaran Kepala OPD setempat dan tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai unsur ini menegaskan keterlibatan publik dan pemerintah dalam kegiatan keagamaan pada momentum ulang tahun daerah.
- Ribuan warga dari berbagai kecamatan
- Jajaran Kepala OPD Kabupaten Aceh Tenggara
- Puluhan pihak manajemen RSUD H Sahudin Kutacane
Penampilan manajemen RSUD
Dari pantauan, puluhan pihak manajemen RSUD H Sahudin Kutacane mengenakan busana syar'i dan gamis kebesaran Islam. Direktur RSUD H Sahudin Kutacane, dr. Al Fazri Sp.0B, juga tampak hadir mengenakan jubah.
Pesan Bupati dalam tabligh akbar
Bupati Aceh Tenggara, HM. Salim Fakhry MM, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya tabligh akbar yang melibatkan semua kalangan. Ia menekankan makna momentum yang bertepatan dengan penyambutan Tahun Baru Islam.
"Hari ini adalah hari yang sangat istimewa dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-52 Kabupaten Aceh Tenggara yang menggelar tabligh akbar dan doa bersama di Masjid Agung, bersama dari ribuan kalangan warga,"
"Momentum ini bersamaan dengan penyambutan hari Tahun Baru Islam. Dalam suasana Tahun Baru Islam ini, mari kita jadikan semangat hijrah sebagai fondasi untuk membangun Aceh Tenggara, hijrah dari ketertinggalan menuju kemajuan dan hijrah dari segala kekurangan menuju perbaikan yang akan berkelanjutan,"
"Untuk melengkapi rasa syukur dalam momentum hari kebahagiaan ini, mari sama-sama kita memunajat agar Aceh Tenggara terus semakin maju dan berwibawa dimata masyarakat,"
Arti dan tindak lanjut
Tabligh akbar ini menjadi ruang silaturahmi dan refleksi kolektif. Keterlibatan unsur pemerintahan dan masyarakat diharapkan mendorong sinergi untuk menindaklanjuti semangat yang disampaikan, khususnya upaya pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan.
Dengan berakhirnya kegiatan keagamaan ini, perhatian bergeser ke rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Aceh Tenggara pada 26 Juni 2026, di mana harapan peningkatan kolaborasi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat tetap menjadi fokus bersama.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
ASPERA Mini Studio: Transformasi Digital Pembelajaran Speaking SAS
ASPERA Mini Studio hadir sebagai sistem pembelajaran speaking digital di SAS, memadukan studio, multimedia,...
Subulussalam Beringin Menuju Desa Definitif, BIG Lakukan Verifikasi Batas
Desa Persiapan Subulussalam Beringin menjalani verifikasi batas wilayah oleh BIG setelah peroleh kode regist...
Ketua DPRK Banda Aceh Soroti Lonjakan Perceraian dan Kekerasan Anak
Ketua DPRK Banda Aceh kunjungi Mahkamah Syar'iyah, soroti lebih dari 300 perkara perceraian Jan–Sep 2026 dan...
DP3APM Copot 5 Kepling, 2 Lainnya Tunggu Keputusan Ombudsman
DP3APM Tebingtinggi mencopot 5 kepling pada 1 Oktober; dua lainnya menunggu keputusan Ombudsman setelah meng...
Eksekutor Pembakar Mobil Sukur Rambe Ditahan, Polisi Diminta Ungkap Dalang
Tersangka DH ditahan usai mengaku membakar mobil Sukur Rambe atas perintah RPJ; polisi didesak menuntaskan p...
LSM Tuding Gudang di Medan Labuhan Menimbun Solar Subsidi Ilegal
LSM Social Justice laporkan dugaan penimbunan solar subsidi di gudang Medan Labuhan; minta polisi segera ber...