DPRD Minta Rehab Pustu Labuhan Deli Jadi Prioritas 2026
MEDAN — Anggota Komisi II DPRD Kota Medan, Tia Ayu Anggraini, mendesak Wali Kota Medan, Rico Waas, melalui Dinas Kesehatan segera merehabilitasi fasilitas Puskesmas Pembantu (Pustu) Labuhan Deli. Desakan muncul karena gedung Pustu rusak parah, material kerap dijarah, dan warga harus menempuh beberapa kilometer untuk mendapatkan layanan kesehatan.
Alasan desakan rehabilitasi
Tia mengatakan Pustu Labuhan Deli sudah dua tahun masuk dalam wacana program pembangunan, namun belum terealisasi. Kondisi fisik yang rusak membuat pelayanan masyarakat terganggu, sementara kebutuhan layanan kesehatan di Medan Utara relatif tinggi.
"Ini harus menjadi perhatian serius pak Wali Kota Rico Waas. Sudah dua tahun Pustu Labuhan Deli masuk dalam wacana program pembangunan, tapi sampai sekarang belum terealisasi juga,"
Ia menegaskan material yang terlantar kerap menjadi sasaran penjarahan oleh oknum tak bertanggung jawab, sehingga memperburuk kondisi fasilitas.
Kondisi lapangan dan dampak bagi warga
Warga Kelurahan Labuhan Deli kerap kesulitan mengakses layanan kesehatan karena jarak ke puskesmas terdekat mencapai beberapa kilometer. Selain itu, wilayah ini sering terdampak banjir rob yang menggenangi area selama berhari-hari.
Menurut Tia, kombinasi fasilitas rusak dan risiko banjir memperbesar kebutuhan akan layanan kesehatan yang cepat, mudah, dan berkualitas.
- Bangunan Pustu rusak parah dan material mudah dijarah.
- Warga harus menempuh jarak jauh untuk berobat.
- Daerah rawan banjir rob memperburuk akses dan kondisi kesehatan.
- Ketersediaan tenaga kesehatan dan fasilitas harus kompeten dan memadai.
Harapan dan langkah DPRD
Sebagai Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Medan dan Ketua Tunas Indonesia Raya Sumatera Utara, Tia berharap pemerintahan Rico-Zaki menjadikan pembangunan Pustu Labuhan Deli prioritas pada anggaran 2026. Ia menyatakan DPRD akan mendukung program yang nyata memberikan manfaat bagi warga.
"Kami di DPRD tentu akan mendukung setiap program yang bertujuan meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Yang terpenting, program tersebut benar-benar direalisasikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga,"
Tia juga meminta Dinas Kesehatan memastikan tenaga kesehatan dan sarana prasarana yang dibangun nantinya kompeten dan berkelanjutan. Dengan demikian, kualitas layanan di Medan Utara tidak tertinggal dibanding wilayah lain di Kota Medan.
Rehabilitasi Pustu Labuhan Deli menjadi indikator penting bagi pemerataan layanan kesehatan di Medan Utara, sekaligus ujian keseriusan janji kampanye pemerintahan saat ini.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
SBA Serahkan Program Ketahanan Pangan untuk Petani Lhoknga
PT SBA serahkan Program Ketahanan Pangan untuk kelompok tani di Lhoknga, Aceh Besar, bagian dari CSR untuk m...
Kontingen Pramuka Nagan Raya Berangkat ke Jamnas XII Cibubur
Wabup Raja Sayang melepas 32 peserta Pramuka Nagan Raya menuju Jamnas XII di Buperta Cibubur pada 13–20 Agus...
Sabang Dorong Buka Rute Penerbangan Sabang–Medan untuk Genjot Wisata
Wali Kota Sabang mendorong pembukaan rute penerbangan Sabang–Medan untuk permudah akses wisatawan dan dorong...
DWP Kalsel Kunjungi Aceh untuk Pererat Silaturahmi
Ketua DWP Aceh terima kunjungan Ketua DWP Kalimantan Selatan di Banda Aceh, Jumat (7/8), untuk pererat silat...
Polsek Siantar Marihat Selesaikan Pertikaian Abang-Adik Lewat Call Center 110
Polsek Siantar Marihat cepat tanggap setelah laporan via Call Center 110; personel menyelesaikan perselisiha...
Kekosongan Sekdaprovsu Picu Risiko Kinerja TAPD Sumut
Kekosongan jabatan Sekdaprovsu berisiko mengganggu kinerja TAPD Sumut karena ketua TAPD melekat pada posisi...