Polrestabes Medan Gerebek Home Industry 'Vape Getar', Amankan WNA
Medan — Tim Polrestabes Medan menggerebek sebuah rumah yang dijadikan tempat pembuatan narkoba jenis Vape Getar beberapa waktu lalu dan mengamankan seorang warga negara asing (WNA).
Penangkapan dan barang bukti
Penggerebekan dilakukan oleh unit narkoba Polrestabes Medan yang mencurigai adanya aktivitas produksi vape yang mengandung zat terlarang. Petugas berhasil mengamankan seorang WNA dari lokasi, namun identitasnya belum dipublikasikan karena yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan.
Penyidikan dan pengembangan kasus
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, membenarkan penangkapan itu dan menyatakan kasus tersebut tengah ditangani serius oleh penyidik.
"Tim narkoba berhasil mengungkap home industri Vape Getar dengan tersangka warga negara asing,"
Pihak kepolisian menyatakan penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan jaringan internasional yang terlibat dalam peredaran vape narkoba ini. Informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah pemeriksaan dan pengembangan selesai.
"Setelah penyidik selesai melakukan pemeriksaan dan pengembangan, pengungkapan kasus narkoba Vape Getar itu akan disampaikan,"
Dampak dan perhatian terhadap generasi muda
Polrestabes Medan menekankan bahwa pengungkapan ini merupakan upaya memutus rantai peredaran Vape Getar yang menyasar generasi muda. Kepolisian menyatakan komitmen untuk menindak setiap bentuk produksi dan distribusi narkoba dalam kemasan atau bentuk baru yang berpotensi disalahgunakan anak-anak dan remaja.
Langkah selanjutnya
Penyidik akan melanjutkan pemeriksaan terhadap tersangka, serta menggali informasi terkait pemasok, jaringan distribusi, dan motif di balik produksi vape berbahaya tersebut. Hasil pemeriksaan akan menjadi dasar untuk pengumuman resmi dan upaya penegakan hukum berikutnya.
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar waspada terhadap peredaran produk vape yang dikemas sebagai barang konsumsi namun mengandung zat terlarang. Kepolisian mengimbau publik melaporkan aktivitas mencurigakan demi keselamatan bersama.
Berita Terkait
Pasar Murah Aceh Besar Bantu Warga Jelang Idul Adha
Ketua TP PKK Aceh Besar apresiasi Pasar Murah di Peukan Bada yang bantu warga dapatkan kebutuhan pokok terja...
Ketua Dekranasda Sumbang 3 Canting Batik dan 1 Mesin Tenun di Aceh Besar
Ketua Dekranasda Aceh, Marlina Muzakir, menyumbang tiga canting batik dan satu mesin tenun untuk pengrajin b...
43 CPNS Kemenag Nagan Raya Dilantik Jadi PNS
Sebanyak 43 CPNS Kemenag Nagan Raya dilantik menjadi PNS oleh Menag Nasaruddin Umar pada 21 Mei; mayoritas a...
Pemadaman Listrik Sumatera: PLN Periksa Jaringan Setelah Padam 23 Mei
Seluruh Sumatera padam listrik Jumat 23/5 pukul 18.45 WIB. PLN Sumut kerahkan tim teknis untuk pemeriksaan d...
Ibadah Qurban: Makna Spiritual dan Sosial di Aceh Besar
Tgk Tarmizi: qurban adalah sarana membersihkan jiwa dan memperkuat solidaritas sosial, disampaikan pada khut...
Posyandu Aceh Dukung Target Vaksinasi dan IDL, Cakupan 34%
Ketua TP Posyandu Aceh dukung upaya Kemenkes tingkatkan vaksinasi dan IDL; cakupan Aceh saat ini 34% dan tar...