PDI Perjuangan Ngantru Kukuhkan Pengurus Ranting 2026–2031
Tulungagung – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Ngantru periode 2026–2031 resmi dikukuhkan pada Minggu malam, 30 Agustus 2026, di Pendapa Dio, Desa Ngantru. Pengukuhan bertujuan memperkuat konsolidasi internal partai menjelang Pemilu 2029 dan menyiapkan target peningkatan kursi DPRD Dapil Tulungagung 6 dari 3 menjadi 4.
Konsolidasi dan pengukuhan
Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) dilaksanakan serentak dan dihadiri pengurus Ranting dari 13 desa serta pengurus Anak Ranting dari 58 dusun. Acara juga dihadiri pengurus DPC, PAC Kecamatan Ngantru, dan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Dapil Tulungagung 6.
Pesan DPD Jatim: target dan lima "mantap"
Didik Nurhadi, Wakabid Kebudayaan dan Pendidikan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, menjelaskan Musran dan Musranran merupakan konsolidasi berkala setiap lima tahun. Ia menilai struktur PDI Perjuangan di Ngantru kini berpotensi besar untuk menjadi "mesin partai" yang kuat.
- Mantap ideologi: pengurus harus menegaskan jati diri sebagai kader PDI Perjuangan yang berpegang pada Pancasila 1 Juni 1945.
- Mantap organisasi: struktur pengurus harus teratur, solid, dan efektif.
- Mantap kader: proses rekrutmen mengakomodir 30 persen kaum perempuan dan keterlibatan Gen Z yang militan, loyal, dan cerdas.
- Mantap program: pengurus dituntut menyusun program pro-rakyat di sektor pendidikan, kesehatan, dan UMKM.
- Mantap sumber daya: ketersediaan dukungan logistik dan jaringan politik di wilayah.
"Melihat konsolidasi ini, saya makin yakin bahwa PDI Perjuangan di Kabupaten Tulungagung akan menjadi mesin Partai yang luar biasa,"
Komitmen DPC: kerja kolektif untuk tambah kursi
Erma Susanti, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, menyebut pengukuhan ini sebagai langkah awal memperkuat perjuangan di Kecamatan Ngantru. Ia menegaskan pentingnya soliditas dan kerja bersama untuk merebut kursi tambahan pada Pemilu 2029.
"Kita membutuhkan soliditas, kerja bersama, dan gotong royong. Seluruh pengurus tidak boleh tidur setelah dikukuhkan. Konsolidasi harus terus berlanjut untuk menjaga kesolidan,"
Tindak lanjut: konsolidasi rutin dan peran PAC
Dio Jordy Alvian, Ketua PAC Kecamatan Ngantru, mengatakan Musran dan Musranran menjadi titik awal persiapan menghadapi Pemilu 2029. PAC berkomitmen menggelar konsolidasi rutin setiap bulan secara bergilir di tingkat ranting.
"Kami berkomitmen setelah Musran dan Musanran ini akan melakukan konsolidasi rutin satu bulan sekali secara bergilir di tingkat ranting,"
Dengan pengurus yang baru, PDI Perjuangan Kecamatan Ngantru menempatkan kehadiran Gen Z dan perempuan sebagai penguat organisasi. Konsolidasi yang berkelanjutan diharapkan menumbuhkan mesin politik yang mampu meningkatkan perolehan kursi partai di Dapil Tulungagung 6 pada Pemilu 2029.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
PDI-P Desak Pemprov Jatim Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla
PDI-P mendesak Pemprov Jatim memperkuat kesiapsiagaan karhutla setelah BMKG mencatat 634 titik panas dan keb...
KPU Tuban Percepat Pemutakhiran Data Parpol Jelang Pemilu 2029
KPU Tuban audiensi dengan parpol Oktober 2026 untuk pemutakhiran data Sipol dan strategi menyasar pemilih mu...
Ekonomi Hijau Malang: Bank Sampah, Urban Farming, dan Inovasi
Amithya dorong ekonomi hijau di Malang lewat bank sampah, urban farming, dan inovasi digital untuk lindungi...
Komisi IV Dorong Peran Masyarakat Cegah Kebakaran di Baluran
Komisi IV DPR menggelar sosialisasi Masyarakat Peduli Api di Baluran untuk meningkatkan peran warga dalam pe...
PAC Kalianget Gelar Lomba Layangan Tenong di Sumenep
PAC PDI Perjuangan Kalianget menggelar lomba layangan tenong di Sumenep pada 18 Oktober 2026 untuk melestari...
Pembahasan RAPBD Jember 2027 Molor, DPRD Minta Eksekutif Segera
Pembahasan RAPBD Jember 2027 belum dimulai hingga 19 Oktober 2026; DPRD minta Pemkab segera membuka pembahas...