Lomba Mewarnai Pamekasan Hadirkan Peserta dari 13 Kecamatan
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan menggelar lomba mewarnai tingkat PAUD, TK/RA, dan SD/MI pada Minggu (30/8/2026) di Rumah Aspirasi Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu. Acara ini diikuti siswa dari 13 kecamatan di Bumi Gerbang Salam. Kegiatan bertujuan memberi ruang kreativitas, melatih ketelitian, dan memperkenalkan nilai-nilai demokrasi sejak dini.
Pelaksanaan acara dan kehadiran tokoh
Kegiatan berlangsung di ruang terbuka di Rumah Aspirasi Lawangan Daya dan berjalan dengan antusias. Kegiatan turut dihadiri anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Dapil Madura, Hj. Ansari, yang memberi dukungan terhadap program anak-anak tersebut.
“Kegiatan positif yang melibatkan anak perlu terus didorong agar mereka memiliki ruang tumbuh yang kreatif, edukatif, dan menyenangkan,”
Peserta, pelaku usaha, dan suasana lomba
Lomba diikuti beragam jenjang pendidikan dasar. Selain anak dan orang tua, kegiatan juga menjadi wadah bagi pelaku usaha lokal untuk berpartisipasi.
- Jenjang peserta: PAUD, TK/RA, SD/MI
- Peserta dari: 13 kecamatan di Pamekasan
- Pelaku usaha: puluhan UMKM lokal ikut serta
Keberadaan UMKM membuka ruang interaksi antara warga dan pelaku ekonomi setempat. Suasana lomba tampak ramai; anak-anak fokus mewarnai sementara orang tua mendampingi dan berinteraksi.
Tujuan pendidikan dan nilai demokrasi
Panitia menekankan bahwa lomba ini bukan sekadar kompetisi seni. Kegiatan dimaksudkan untuk menanamkan sikap tertib, menghargai perbedaan, dan berani berpartisipasi sejak usia dini.
“Nilai-nilai seperti menghargai perbedaan, mengikuti aturan, menerima hasil, serta berani berpartisipasi dapat dikenalkan melalui aktivitas yang menyenangkan,”
Tanggapan orang tua dan harapan panitia
Salah satu orang tua peserta, Desi, menyambut positif kegiatan itu. Ia mengatakan lomba memberi kesempatan anaknya berkreasi dan bertemu teman dari luar lingkungan sekolah.
"Lomba ini memberi kesempatan anak untuk berkreasi, bertemu peserta lain, dan mendapat pengalaman baru di luar sekolah,"
Panitia berharap kegiatan serupa rutin diadakan. Selain memperkuat kebersamaan, lomba juga dianggap efektif sebagai sarana edukasi nonformal dan pengenalan nilai demokrasi.
Secara keseluruhan, lomba mewarnai di Pamekasan menghadirkan suasana edukatif dan partisipatif yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, dari anak-anak hingga pelaku UMKM.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Trenggalek ke-832 Angkat Tema ‘Hambeging Bumi’, Ajak Jaga Alam
Hari Jadi ke-832 Trenggalek (31/8/2026) mengusung tema Hambeging Bumi, mendorong pelestarian pohon dan sumbe...
Pemkab Ngawi Revisi APBD 2026: Jalan, Damkar, dan Revitalisasi Sekolah
Pemkab Ngawi merevisi APBD 2026 dengan alokasi sekitar Rp150 miliar untuk jalan poros desa, tambahan mobil d...
Komisi B: Alokasi P-APBD Jatim 2026 Dinilai Tak Proporsional
Komisi B DPRD Jatim nilai alokasi P-APBD 2026 hanya 4,56% meski sektor mitra sumbang 66,9% PDRB; usulan pena...
Pushbike Jadi Agenda Rutin, Bupati Blitar Dorong Olahraga Anak
Bupati Blitar dorong pushbike jadi agenda olahraga rutin anak setelah Blitar Heritage Pushbike Fun Race diik...
Surabaya Tingkatkan Hadiah Surabaya Kite Festival Jadi Rp100 Juta
Pemkot Surabaya berencana menggandakan total hadiah Surabaya Kite Festival jadi Rp100 juta dan menyesuaikan...
PDI Perjuangan Ngantru Kukuhkan Pengurus Ranting 2026–2031
PDI Perjuangan Ngantru resmi kukuhkan pengurus Ranting dan Anak Ranting 2026–2031 pada 30 Agustus; konsolida...