Wakil CEO GoTo Catherine Hindra Sutjahyo Mundur
Jakarta. GoTo Gojek Tokopedia (GoTo) mengumumkan pengunduran diri Catherine Hindra Sutjahyo sebagai wakil CEO pada Jumat. Perusahaan menyatakan pengunduran diri itu dilakukan karena alasan pribadi dan tidak akan berdampak pada operasi, kondisi hukum, maupun keuangan perusahaan. Pengumuman tersebut disampaikan melalui pengungkapan regulasi resmi.
Latar belakang karier Catherine
Catherine diangkat sebagai wakil CEO dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 18 Juni 2025. Sebelumnya ia menjabat sebagai Presiden On-Demand Services (ODS) sejak 2023 dan menjadi bagian dari manajemen senior GoTo sejak 2021. Kariernya di perusahaan berawal lebih dulu saat masih Gojek, bergabung pada 2017 dan fokus pada pengembangan layanan GoFood.
'Catherine mengundurkan diri karena alasan pribadi,' ujar perseroan.
Dampak pengunduran diri
GoTo menegaskan pengunduran diri Catherine tidak akan memengaruhi kelangsungan bisnis. Manajemen menyatakan langkah ini tidak menimbulkan risiko material terhadap operasi, aspek hukum, maupun kondisi keuangan perusahaan. Pernyataan ini dimaksudkan untuk meredam kekhawatiran pemangku kepentingan dan menjaga stabilitas pasar.
Kinerja keuangan GoTo
Pengumuman pengunduran diri datang berbarengan dengan laporan keuangan yang menunjukkan perbaikan signifikan. Pada semester I 2026, GoTo mencatat peningkatan pendapatan dan berhasil membalikkan kerugian menjadi laba.
| Periode | Net Revenue (Rp) | Perubahan YoY | Laba/Rugi (Rp) |
|---|---|---|---|
| Semester I 2026 | Rp 10,99 triliun | +28% YoY | Laba Rp 423 miliar |
| Semester I 2025 | - | - | Rugi Rp 742 miliar |
Kinerja ini menandai laba semesteran pertama bagi GoTo, setelah sebelumnya mencatat kerugian pada periode yang sama tahun lalu. Perbaikan margin dan peningkatan pendapatan menjadi faktor kunci yang disorot manajemen.
Prospek dan konteks
Dengan penegasan bahwa pengunduran diri tidak mengganggu operasi, fokus GoTo diperkirakan tetap pada pemulihan kinerja dan penguatan layanan inti. Pergantian posisi puncak dapat memicu penataan ulang tim senior, namun perusahaan menekankan kelanjutan strategi bisnis dan target pertumbuhan.
Ke depan, pemangku kepentingan akan mengamati siapa yang akan mengisi posisi wakil CEO dan bagaimana manajemen menjalankan transisi sambil mempertahankan momentum perbaikan keuangan.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
NASA Siapkan SunRISE Pantau Ledakan Matahari 2027
NASA menargetkan peluncuran misi SunRISE pertengahan 2027 untuk memantau gelombang radio ledakan Matahari da...
Hari Komunikasi Damai: Etika Komunikasi Digital yang Diperlukan
Peringatan 7 Oktober mendorong etika komunikasi digital untuk mencegah kebencian, misinformasi, dan perundun...
NASA Uji Metode Hadapi Tetesan Air Superdingin di Awan
NASA menguji metode baru di Icing Research Tunnel untuk memahami dan mengatasi bahaya pembentukan es dari te...
HP OmniBook 5 Tantang MacBook Neo di Segmen Laptop Terjangkau
HP OmniBook 5 diluncurkan 5 Oktober 2026 dan menantang MacBook Neo lewat layar OLED, pilihan prosesor, dan k...
Apa Itu Black Hole? Fakta Ilmiah dan Penjelasan NASA
Ringkasan definisi black hole, event horizon, accretion disk, dan cara astronom mengamatinya menurut penjela...
Pemeriksaan Ci Mehong Soroti Bahaya Manipulasi Konten Digital
Pemeriksaan Ci Mehong di Polda Metro menyoroti risiko manipulasi konten digital yang mengubah konteks dan me...