NASA Pasang Empat Mesin RS-25 untuk Artemis III ke Bulan
NASA mulai memasang empat mesin RS-25 pada roket Space Launch System (SLS) pada 24 Agustus 2026 di Vehicle Assembly Building, Kennedy Space Center. Langkah ini merupakan tahap integrasi badan utama roket yang akan membawa awak Artemis III ke Bulan tahun depan.
Pemasangan mesin dan progres integrasi
Teknisi memulai pemasangan mesin di bagian bawah core stage sebagai bagian kelanjutan rangkaian integrasi. Proses ini meliputi penyambungan sistem propulsi dan instalasi kelistrikan pada badan utama SLS.
Empat mesin yang dipasang memiliki kode E2054, E2057, E2048, dan E2052. Mesin-mesin tersebut sebelumnya pernah digunakan pada misi pesawat ulang-alik.
Spesifikasi teknis dan kinerja
Setiap mesin RS-25 berbobot sekitar 3,5 ton dan menghasilkan daya dorong hampir 500 ribu pon. Selama peluncuran, keempat mesin akan menyala lebih dari delapan menit untuk mendorong roket dari landasan.
Mesin mengonsumsi propelan dalam jumlah besar, sekitar 1.500 galon per detik saat pembakaran puncak berlangsung. Angka ini menunjukkan besarnya tuntutan pada sistem propulsi selama tahap kenaikan awal.
Sejarah penggunaan mesin
Salah satu mesin, E2048, tercatat pernah mendukung misi STS-129 dan STS-95. Pada STS-95, mesin tersebut terlibat dalam penerbangan yang membawa astronaut sekaligus senator John Glenn.
Perkembangan pada booster dan wahana Orion
Selain pemasangan mesin, teknisi juga telah menyelesaikan lebih dari separuh proses penyusunan segmen motor pendorong berbahan bakar padat. Pembangunan booster terus berjalan seiring integrasi core stage.
Sementara itu, wahana Orion menunjukkan kemajuan setelah modul kru dan modul servis berhasil digabung. NASA telah melakukan pengaktifan awal pada Orion untuk memeriksa konektivitas listrik, sistem komunikasi, dan dukungan hidup antar modul.
Latihan awak dan persiapan misi
Awak Artemis III—Randy Bresnik, Andre Douglas, Frank Rubio, dan astronaut ESA Luca Parmitano—sedang menjalani pelatihan intensif. Program latihan mencakup pengoperasian Orion, prosedur pendaratan, keselamatan di perairan, pemakaian pakaian antariksa, serta simulasi bersama tim pengendali penerbangan.
Dengan pemasangan mesin dan pengujian wahana yang berlanjut, NASA melanjutkan rangkaian verifikasi teknis menjelang peluncuran yang direncanakan tahun depan. Tahap berikutnya akan fokus pada uji fungsi terpadu dan persiapan akhir untuk misi Artemis III.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
NASA Siapkan SunRISE Pantau Ledakan Matahari 2027
NASA menargetkan peluncuran misi SunRISE pertengahan 2027 untuk memantau gelombang radio ledakan Matahari da...
Hari Komunikasi Damai: Etika Komunikasi Digital yang Diperlukan
Peringatan 7 Oktober mendorong etika komunikasi digital untuk mencegah kebencian, misinformasi, dan perundun...
NASA Uji Metode Hadapi Tetesan Air Superdingin di Awan
NASA menguji metode baru di Icing Research Tunnel untuk memahami dan mengatasi bahaya pembentukan es dari te...
HP OmniBook 5 Tantang MacBook Neo di Segmen Laptop Terjangkau
HP OmniBook 5 diluncurkan 5 Oktober 2026 dan menantang MacBook Neo lewat layar OLED, pilihan prosesor, dan k...
Apa Itu Black Hole? Fakta Ilmiah dan Penjelasan NASA
Ringkasan definisi black hole, event horizon, accretion disk, dan cara astronom mengamatinya menurut penjela...
Pemeriksaan Ci Mehong Soroti Bahaya Manipulasi Konten Digital
Pemeriksaan Ci Mehong di Polda Metro menyoroti risiko manipulasi konten digital yang mengubah konteks dan me...