CD dan Vinyl Kembali Laris di Tengah Dominasi Streaming
Rilisan fisik seperti CD, kaset, dan vinyl kembali diminati meski layanan streaming mendominasi industri musik global. Data 2025 menunjukkan pendapatan format fisik naik sekitar 8%, penjualan vinyl tumbuh 13,7%, dan di AS tercatat 46,8 juta unit vinyl terjual dengan pendapatan $1,04 miliar.
Data penjualan dan pendapatan
Pertumbuhan rilisan fisik bukan sekadar tren kecil. Laporan industri mencatat kenaikan signifikan pada 2025, sementara streaming tetap memimpin dari sisi nilai total pasar.
| Format / Indikator | Angka | Keterangan |
|---|---|---|
| Pendapatan format fisik | +8% | Tahun 2025, pertumbuhan global |
| Penjualan vinyl | +13,7% | Pertumbuhan tahunan |
| Unit vinyl terjual (AS) | 46,8 juta | Data RIAA, pendapatan $1,04 miliar |
| Pendapatan streaming | $22 miliar | Dominasi nilai pasar pada 2025 |
Motivasi pembeli: hasil survei Gen Z
Survei terhadap Gen Z menunjukkan pembeli muda menjadi penggerak utama kenaikan vinyl. Temuan utama meliputi:
- 76% membeli vinyl setidaknya sebulan sekali.
- 29% mengidentifikasi diri sebagai kolektor.
- 62% membeli untuk mendukung artis favorit.
- 61% menggunakan vinyl sebagai alternatif dari platform digital.
Mengapa rilisan fisik kembali diminati
Beberapa alasan mendorong kebangkitan format fisik. Pertama, nilai visual dan kemasan yang menawarkan pengalaman berbeda dibanding konten digital. Kedua, karakter suara vinyl dan nuansa mendengarkan yang dianggap lebih personal.
Selain itu, rilisan fisik sering disertai merchandise, poster, atau karya seni yang membuat pembelian terasa lebih bernilai. Hal ini memenuhi kebutuhan emosional serta keinginan memiliki sesuatu yang nyata dari artis favorit.
Dampak bagi industri musik
Kembalinya rilisan fisik memperkaya ekosistem musik. Format fisik tidak menggantikan streaming, melainkan melengkapi fungsi masing-masing: streaming untuk akses cepat dan volume, fisik untuk pengalaman kolektif dan koleksi.
Dengan demikian, pelaku industri dapat menyesuaikan strategi rilis: menggabungkan rilis digital yang mudah diakses dengan edisi fisik yang eksklusif untuk penggemar.
Perpaduan kedua format ini berpotensi memperluas sumber pendapatan artis dan memberi konsumen pilihan pengalaman mendengarkan yang lebih beragam.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Jakstrings 2026 Satukan Tiga Generasi Komponis Indonesia
Jakstrings 2026 menyatukan tiga generasi komponis untuk mengeksplorasi cello, gitar, dan piano, serta memper...
Trailer Film 'Lobang Buaya' Rilis, Ungkap Misteri Pembunuhan 1964
Trailer dan poster resmi film 'Lobang Buaya' dirilis, mengungkap misteri pembunuhan berantai berlatar 1964;...
Pemain 'Lobang Buaya' Perdalam Riset Sejarah untuk Peran
Pemeran 'Lobang Buaya' menjalani riset sejarah intens untuk menghidupkan suasana Indonesia 1964, jelang rili...
Jakstrings: Chamber Music Festival 2026 Eksplorasi Musik Bersenar
Jakstrings: Chamber Music Festival 2026 digelar 28–30 Agustus di TIM, mengeksplorasi musik kontemporer berba...
CLOSE YOUR EYES Batal Konser 'BEYOND YOUR EYES' di Jakarta
Maryhouse Media membatalkan konser CLOSE YOUR EYES di Senayan (30 Agustus 2026) karena alasan keselamatan da...
Jodoh Wasiat Bapak Reborn Tayang di Netflix 30 Agustus 2026
Serial "Jodoh Wasiat Bapak Reborn" tayang di Netflix 30 Agustus 2026; Nadya Arina berperan sebagai dokter fo...