Syuting 'Operasi Pesta Copet' di Tengah 30 Ribu Penonton Pestapora
Operasi Pesta Copet melakukan pengambilan gambar berskala besar pada festival musik Pestapora, di tengah sekitar 30 ribu penonton, saat proses produksi yang terekam dalam video behind the scene berjudul Erat dalam Nekat. Film ini resmi tayang serentak mulai 27 Agustus 2026 dan menghadirkan tantangan teknis serta logistik yang signifikan.
Syuting langsung di tengah kerumunan
Tim produksi memilih lokasi syuting saat acara Pestapora berlangsung. Keputusan itu memberi nuansa realisme namun memaksa kru bekerja dalam kondisi yang tidak steril dan waktu pengambilan terbatas. Proses syuting melibatkan penonton, kru konser, petugas keamanan, dan musisi yang tampil di panggung.
“Bukan cuma penonton, tapi juga kru konser, security, dan band-band yang manggung. Jadi kami benar-benar syuting di konser,”
Tantangan teknis dan pengaturan adegan
Sutradara Edy Khemod mengakui pengambilan gambar di tengah festival merupakan tantangan tersendiri. Tim harus mengatur adegan besar sambil menyesuaikan ritme acara yang berlangsung.
Untuk menangkap dinamika kerumunan dan kedekatan emosional, tim kamera memakai pendekatan mockumentary. Penggunaan kamera handheld, teknik punch in zoom, dan pergerakan kamera yang lebih bebas dimaksimalkan agar penonton merasa dekat dengan karakter.
Dalam adegan berskala besar, sinematografer Dicky Maland juga memanfaatkan spidercam. Berbeda dari penggunaan umumnya di olahraga, kamera tersebut digerakkan secara manual oleh kru untuk menyesuaikan tata koreografi adegan konser.
Skala produksi dan pemeran tambahan
Selain memanfaatkan kerumunan Pestapora, produksi melibatkan sekitar 500 pemeran tambahan. Mereka mengisi adegan penonton festival hingga kerumunan konser musik metal. Tim bahkan membangun panggung khusus dan beberapa panggung tambahan untuk kebutuhan visual film.
Produser Ernest Prakasa menilai pengalaman sutradara dalam produksi panggung membantu kelancaran. Menurutnya, persiapan matang menjadi kunci agar proses yang tampak rumit dapat dijalankan dengan baik.
Konten khusus dan kebocoran cuplikan
Salah satu momen yang menarik perhatian adalah kemunculan legenda dangdut Rhoma Irama, yang menyumbangkan lagu “1001 Macam” sesuai kebutuhan cerita. Film ini juga sempat menghadapi kebocoran dua menit awal yang menampilkan adegan Ijal, diperankan Iqbaal Ramadhan, tertangkap mencopet di Pestapora dan diwawancarai jurnalis televisi.
Prinsip produksi dan nilai cerita
Imajinari sebagai rumah produksi menerapkan prinsip kesetaraan bagi seluruh tim. Semua kru, pengemudi, pemeran tambahan, pemain utama, hingga sutradara menerima katering yang sama sebagai bentuk perlakuan setara di lokasi.
Operasi Pesta Copet mengangkat tema aksi pencopetan, namun berkembang menjadi cerita tentang persahabatan dan kondisi sosial. Film ini telah tayang sejak 27 Agustus 2026 dan dapat disaksikan di seluruh bioskop Indonesia.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Deretan Drama Korea dengan Anggaran Produksi Termahal
Daftar drama Korea dengan anggaran produksi termahal, dari Squid Game 2 hingga Jirisan, beserta anggaran dan...
Jakstrings 2026 Satukan Tiga Generasi Komponis Indonesia
Jakstrings 2026 menyatukan tiga generasi komponis untuk mengeksplorasi cello, gitar, dan piano, serta memper...
Trailer Film 'Lobang Buaya' Rilis, Ungkap Misteri Pembunuhan 1964
Trailer dan poster resmi film 'Lobang Buaya' dirilis, mengungkap misteri pembunuhan berantai berlatar 1964;...
Pemain 'Lobang Buaya' Perdalam Riset Sejarah untuk Peran
Pemeran 'Lobang Buaya' menjalani riset sejarah intens untuk menghidupkan suasana Indonesia 1964, jelang rili...
Jakstrings: Chamber Music Festival 2026 Eksplorasi Musik Bersenar
Jakstrings: Chamber Music Festival 2026 digelar 28–30 Agustus di TIM, mengeksplorasi musik kontemporer berba...
CLOSE YOUR EYES Batal Konser 'BEYOND YOUR EYES' di Jakarta
Maryhouse Media membatalkan konser CLOSE YOUR EYES di Senayan (30 Agustus 2026) karena alasan keselamatan da...