Harga Emas Antam Turun Rp6.000 per Gram Awal September
Harga emas bersertifikat Antam turun pada perdagangan Selasa, 1 September 2026. Penurunan sebesar Rp6.000 per gram tercatat setelah harga sempat stabil selama dua hari sebelumnya, menurut data resmi Logam Mulia.
Ringkasan pergerakan harga
Data perdagangan menunjukkan harga emas Antam ukuran 1 gram berada di level Rp2.664.000 pada 1 September 2026. Posisi ini lebih rendah dibandingkan pencatatan pada Senin, 31 Agustus 2026 yang tercatat Rp2.670.000 per gram. Pergerakan ini menandai koreksi kecil setelah fase relatif stabil pada sesi sebelumnya.
Rincian harga per pecahan
Berikut adalah daftar harga emas Antam yang dipublikasikan oleh Logam Mulia pada 1 September 2026:
- Harga emas Antam 0,5 gram: Rp1.382.000
- Harga emas Antam 1 gram: Rp2.664.000
- Harga emas Antam 2 gram: Rp5.268.000
- Harga emas Antam 3 gram: Rp7.877.000
- Harga emas Antam 5 gram: Rp13.095.000
- Harga emas Antam 10 gram: Rp26.135.000
- Harga emas Antam 25 gram: Rp65.212.000
- Harga emas Antam 50 gram: Rp130.345.000
- Harga emas Antam 100 gram: Rp260.612.000
- Harga emas Antam 250 gram: Rp651.265.000
- Harga emas Antam 500 gram: Rp1.302.320.000
- Harga emas Antam 1.000 gram: Rp2.604.600.000
Catatan transaksi dan pajak
Harga di atas merupakan harga dasar yang tercantum pada laman resmi Logam Mulia. Nilai tersebut belum termasuk pajak sesuai ketentuan yang berlaku dalam transaksi pembelian emas. Pembeli disarankan memeriksa ketentuan final saat melakukan pembelian di outlet resmi.
Implikasi singkat
Koreksi kecil ini menunjukkan pergerakan harga yang masih relatif stabil dalam jangka pendek. Investor dan pembeli perhiasan bisa memantau pembaruan harian pada situs resmi Logam Mulia untuk menentukan waktu pembelian. Perubahan berikutnya akan bergantung pada dinamika permintaan domestik dan kondisi pasar global.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...