Shailene Woodley Ungkap Adegan Mary Jane Dihapus di Spider-Man 2
Shailene Woodley mengungkap bahwa adegan yang menampilkan Mary Jane Watson telah sepenuhnya dihapus dari The Amazing Spider-Man 2. Pengakuan itu disampaikan saat Woodley tampil dalam wawancara pada 30 Agustus 2026. Ia mengatakan sudah menjalani syuting beberapa adegan sebelum produksi memutuskan menghilangkannya dari versi akhir film yang rilis pada 2014.
Woodley: Sudah Syuting, Lalu Dihapus
Aktris berusia 34 tahun itu menyebut dirinya sempat merekam sekitar tiga adegan bersama Andrew Garfield yang berperan sebagai Peter Parker. Namun, satu tahun setelah menyelesaikan syuting, Woodley diberitahu adegannya tidak lagi dimasukkan.
"Sekitar setahun kemudian, mereka mengatakan saya tidak lagi ada dalam film ini."
Woodley juga mengatakan peran Mary Jane adalah impian masa kecilnya, sehingga keputusan itu mengejutkan dan mengecewakan bagi dirinya. Ia menambahkan bahwa karakter Mary Jane merupakan favoritnya sejak kecil.
"Spider-Man adalah superhero favoritku, sedangkan Mary Jane merupakan karakter favoritku sejak kecil."
Alasan Produksi dan Rencana yang Batal
Pihak produksi menjelaskan penghapusan adegan berkaitan dengan kepadatan cerita. Tim kreatif menyadari terlalu banyak subplot dan harus mengurangi materi agar film tetap fokus.
"Kami mengambil lebih banyak cerita daripada yang bisa diceritakan, bahkan naskahnya mencapai 148 halaman,"
Produser menyatakan rencana awal adalah menunda pengenalan Mary Jane ke film berikutnya agar kemunculannya terasa logis dalam alur. Namun, rencana itu tidak terealisasi karena perjalanan waralaba tersebut berhenti pada film kedua.
Dampak pada Waralaba dan Fakta Produksi
Keputusan menghapus adegan Mary Jane kini menjadi salah satu kisah produksi yang sering dibahas di balik layar The Amazing Spider-Man 2. Pengakuan Woodley membuka kembali perbincangan tentang karakter yang sempat dipersiapkan tetapi tidak pernah tampil di versi bioskop.
Selain kehilangan momen untuk penggemar Mary Jane, penghapusan ini juga menggambarkan dilema pembuatan film seri besar: memilih subplot yang masuk akal tanpa merusak fokus utama cerita. Dampaknya terasa pada rencana penulisan karakter di kelanjutan waralaba yang akhirnya tidak berjalan.
Meski adegan itu tidak pernah dirilis, pengakuan Woodley menegaskan bahwa versi produksi awal film sempat mengarah pada inklusi Mary Janeāsebuah detail yang kini menjadi bagian dari sejarah produksi film tersebut.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Madani Film Festival 2026 Usung Tema Rimpang, Digelar 7-11 Oktober
Madani Internasional Film Festival 2026 bertema Rimpang digelar 7-11 Oktober di Jakarta, mendorong kolaboras...
Song Kang dan Kim Sohyun Reuni di Drakor 'White Scandal'
Song Kang dan Kim Sohyun dipastikan reuni sebagai pemeran utama drama MBC 'White Scandal', adaptasi webtoon...
DKJ Imbau Warga Waspada Pembelian Tiket 'Orchestra Experience'
DKJ mengimbau warga berhati-hati membeli tiket 'Orchestra Experience' setelah laporan dan pembatalan mendada...
Olivia Pilih Isyana untuk Lagu Pancasila Beraransemen Orkestra
Produser Olivia Zallianty memilih Isyana Sarasvati menyanyikan lagu Pancasila versi orkestra untuk menjangka...
Lee Jae Wook Bintangi Dead-End Job, Tayang 30 Oktober 2026
Lee Jae Wook membintangi serial Netflix Dead-End Job, tentang pekerja paruh waktu yang menerima tawaran berb...
Serial Fast & Furious Tayang 2028, Vin Diesel Jadi Produser
Peacock setujui serial Fast & Furious tayang 2028; Vin Diesel akan menjadi produser eksekutif dan proyek ber...