Como Kejutkan Napoli 2-1 di Stadio Maradona
Como 1907 membungkam Napoli 2-1 di Stadion Diego Armando Maradona, Minggu 30 Agustus 2026. Martin Baturina (17') dan Anastasios Douvikas (35') mencetak gol, sementara Napoli hanya membalas lewat Rasmus Højlund (30'). Kemenangan ini memberi Como tiga poin pertama musim Serie A dan mengangkat mereka ke peringkat 6, sedangkan Napoli tertahan di posisi 10.
Jalannya pertandingan
Como tampil berani sejak awal dan mendominasi penguasaan bola. Tim tamu mengendalikan bola sampai 58% dan bermain agresif menekan pertahanan Napoli. Napoli sempat memperkecil lewat Højlund sebelum Como memastikan kemenangan lewat Douvikas.
Pada akhir laga, Napoli sempat mencetak gol tambahan melalui Stanislav Lobotka, namun wasit dan VAR menganulir gol tersebut karena pelanggaran. Keputusan itu menutup peluang Napoli untuk setidaknya menahan imbang pertandingan.
Statistik utama
Como jauh lebih produktif di depan gawang lawan. Berikut ringkasan data pertandingan:
| Statistik | Como | Napoli |
|---|---|---|
| Penguasaan bola | 58% | 42% |
| Tembakan (total) | 19 | 10 |
| Tembakan tepat sasaran | 6 | — |
| Poin setelah 2 laga | 4 (peringkat 6) | 1 (peringkat 10) |
Reaksi pelatih
Pelatih Napoli, Massimiliano Allegri, mengkritik rapuhnya lini belakang timnya dan menyoroti kurangnya ketajaman di babak kedua meski melakukan pergantian pemain.
"Lini belakang kami terlalu rapuh, gol kedua terjadi karena kelengahan yang tidak boleh diulangi oleh tim sebesar Napoli,"
Allegri juga menyatakan menerima keputusan wasit terkait gol Lobotka yang dianulir, meski ia mengakui momen itu sangat menyakitkan bagi mental tim.
Sementara itu, pelatih Como, Cesc Fàbregas, memuji keberanian dan mental pemainnya. Ia menilai hasil ini menunjukkan proyek dan taktik tim berjalan di jalur yang benar.
"Saya sangat bangga dengan keberanian dan mentalitas para pemain, menang di Stadion Maradona bukanlah hal yang mudah,"
Implikasi dan prospek
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Como di musim 2026/27. Dengan performa menyerang dan efektivitas di depan gawang, Como menunjukkan bahwa mereka bisa bersaing melawan klub-klub besar Serie A.
Napoli harus mengevaluasi pertahanan dan mental bertanding jika ingin bangkit pada laga-laga berikutnya. Allegri berharap timnya bisa belajar dari kekalahan ini untuk pertandingan selanjutnya.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Herdman Ungkap Taktik Bawa Indonesia Juara ASEAN Cup
Herdman menerangkan taktik mendorong bek tengah naik di ekstra waktu yang membuka gol Elkan Baggott dan meng...
Anthony Hudson Bangga Meski Thailand Gagal Juara FIFA ASEAN Cup
Anthony Hudson tetap bangga pada pemain Thailand meski kalah adu penalti 2-4 dari Indonesia di final FIFA AS...
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kokoh di Asia Tenggara
Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai kalahkan Thailand 4-2, memperkuat dominasi sepak bola negara di Asi...
De la Fuente Puji Lamine Yamal usai Spanyol Tekuk Ceko 3-1
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal setelah Spanyol menaklukkan Republik Ceko 3-1 di Oviedo; Yamal cetak g...
Lamine Yamal Cetak 11 Gol, Perpanjang Rekor di Usia 19
Lamine Yamal menambah koleksi jadi 11 gol untuk Spanyol, mencetak gol di tiga laga awal Nations League dan m...
Dramatis: Pangsuma FC Bangkit dan Taklukkan Proton FC 4-3
Pangsuma FC Kalbar menang dramatis 4-3 atas Proton FC Kuningan di pekan ke-13 Pro Futsal League, 3 Oktober 2...