200 Warga Kerja Bakti Bersihkan Pasar dan Makam di Sumenep
SUMENEP — Sebanyak 200 orang turun ke lapangan untuk membersihkan pasar dan makam di Desa Paberasan, Kecamatan Kota, Sumenep, pada Sabtu (29/8/2026). Kegiatan ini bagian dari Kerja Bakti Nasional Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) 2026 dan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Kerja bakti dibuka Bupati Sumenep
Acara dibuka langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. Menurut Fauzi, kerja bakti lebih dari sekadar pembersihan fisik. Kegiatan itu menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan menumbuhkan semangat gotong royong.
"Kerja bakti seperti ini memang sudah menjadi kegiatan rutin para ASN di lingkungan Pemkab Sumenep setiap Jumat pagi. Di dalamnya kita tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun kebersamaan," ujar Fauzi.
Ia menambahkan kegiatan bersama memungkinkan ASN dan masyarakat duduk bersama di luar rutinitas kantor. Fauzi juga menyampaikan apresiasi kepada LDII yang memprakarsai kerja bakti.
Peserta dan sasaran pembersihan
Aksi berlangsung pukul 08.00–11.00 WIB. Panitia membagi peserta dan titik pembersihan agar kerja bakti lebih terorganisir.
| Kelompok | Jumlah |
|---|---|
| LDII | 125 |
| TNI (Yonif TP 931) | 30 |
| Dinas Lingkungan Hidup (DLH) | 5 |
| Perangkat desa & masyarakat | 40 |
| Total | 200 |
Sasaran pembersihan terbagi pada lima titik utama:
- Pasar Jengara
- Makam Congkop
- Makam Dalem
- Makam Kebun Lalang
- Makam Gung Somar
Motivasi organisasi dan dukungan pemda
Ketua DPD LDII Sumenep, H. Musaheri, menyatakan kegiatan ini termasuk dalam delapan klaster pengabdian LDII. Fokusnya pada ketahanan pangan dan lingkungan.
"Sebagai ormas berbasis keagamaan Islam, kami bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat, memberikan pelayanan, menjaga lingkungan, serta memperkuat persatuan bangsa sesuai UU No 17 Tahun 2013," kata Musaheri.
Musaheri menegaskan komitmen LDII untuk meningkatkan kualitas peradaban ekologis. Aksi di Paberasan diarahkan menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah, sejalan dengan program pemerintah ASRI.
LDII juga menautkan kegiatan itu pada visi Bupati: Sumenep Unggul, Mandiri, dan Sejahtera, dengan misi pembangunan berazaskan gotong royong dan kearifan lokal. Musaheri memberi ucapan terima kasih kepada Pemkab Sumenep, Dinas Lingkungan Hidup, Yonif TP 931, dan pemerintahan desa yang mendukung penuh.
Kerja bakti di Paberasan menunjukkan bagaimana kolaborasi antar-institusi dan masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan serta memperkuat nilai kebersamaan dalam perayaan kemerdekaan.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
PDI-P Desak Pemprov Jatim Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla
PDI-P mendesak Pemprov Jatim memperkuat kesiapsiagaan karhutla setelah BMKG mencatat 634 titik panas dan keb...
KPU Tuban Percepat Pemutakhiran Data Parpol Jelang Pemilu 2029
KPU Tuban audiensi dengan parpol Oktober 2026 untuk pemutakhiran data Sipol dan strategi menyasar pemilih mu...
Ekonomi Hijau Malang: Bank Sampah, Urban Farming, dan Inovasi
Amithya dorong ekonomi hijau di Malang lewat bank sampah, urban farming, dan inovasi digital untuk lindungi...
Komisi IV Dorong Peran Masyarakat Cegah Kebakaran di Baluran
Komisi IV DPR menggelar sosialisasi Masyarakat Peduli Api di Baluran untuk meningkatkan peran warga dalam pe...
PAC Kalianget Gelar Lomba Layangan Tenong di Sumenep
PAC PDI Perjuangan Kalianget menggelar lomba layangan tenong di Sumenep pada 18 Oktober 2026 untuk melestari...
Pembahasan RAPBD Jember 2027 Molor, DPRD Minta Eksekutif Segera
Pembahasan RAPBD Jember 2027 belum dimulai hingga 19 Oktober 2026; DPRD minta Pemkab segera membuka pembahas...