Jelang Idul Adha, Pedagang Leu Ue Terima Suntikan Modal Rp2 Juta
KOTA JANTHO – Menjelang Idul Adha, kelompok pedagang sayur di Pasar Mini BUMG Leu Ue, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, menerima bantuan modal usaha melalui program simpan pinjam berbasis kelompok. Penyaluran oleh Lembaga Keuangan Desa (LKD) BUMDesma Sejahtera Darul Imarah dilaksanakan di Kantor Keuchik Gampong Leu Ue, Sabtu (23/5), dengan masing-masing anggota mendapat pinjaman sebesar Rp2 juta.
Penyaluran modal dan tujuan program
Penyaluran ditujukan untuk memperkuat usaha mikro para pedagang perempuan menjelang momentum Idul Adha. Program simpan pinjam kelompok ini dikelola oleh BUMDesma Sejahtera Darul Imarah dan menyasar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tingkat desa.
Direktur Utama BUMDesma Sejahtera Darul Imarah, Mardiana, menyatakan bahwa bantuan ini bagian dari komitmen lembaga untuk mendukung permodalan usaha masyarakat.
"Kita tetap fokus untuk berkontribusi dalam mendukung permodalan usaha masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penyaluran modal usaha bagi kelompok perempuan pedagang sayur Pasar Mini Leu Ue hari ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata Mardiana.
Perkembangan BUMDesma
Mardiana menjelaskan perkembangan pengelolaan lembaga terlihat signifikan. Saat awal berdiri, modal BUMDesma tercatat Rp2,12 miliar. Hingga Desember 2025, total aset meningkat menjadi Rp5,24 miliar.
Peningkatan aset ini menurutnya menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat dan efektivitas program pemberdayaan ekonomi produktif di kecamatan tersebut.
Tanggapan pemerintah gampong
Keuchik Gampong Leu Ue, Yusri VE ST, memberikan apresiasi atas inisiatif BUMDesma yang dianggap tepat waktu menjelang Idul Adha. Ia menilai tambahan modal dapat membantu pedagang menambah stok dan meningkatkan peluang usaha.
"Saya sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada pimpinan serta jajaran BUMDesma Darul Imarah yang telah peduli memberikan pinjaman modal usaha kepada ibu-ibu pedagang Pasar Mini BUMG Gampong Leu Ue. Momen ini sangat tepat menjelang Iduladha, sehingga mereka dapat menambah dagangan mereka," ujar Yusri.
Respons pedagang dan dampak ke depan
Ketua Kelompok Pedagang Pasar Mini BUMG Leu Ue, Mariam, menyambut baik bantuan modal tersebut. Ia menyatakan komitmen kelompok untuk memanfaatkan pinjaman demi pengembangan usaha dan melunasi angsuran tepat waktu.
"Alhamdulillah kami sangat bersyukur atas penambahan modal usaha dari BUMDesma Darul Imarah ini. Kami berkomitmen menggunakan modal ini untuk pengembangan usaha dagang kami dan akan memenuhi kewajiban angsuran tepat waktu sesuai kesepakatan," ujar Mariam.
Program ini diharapkan tidak hanya menambah permodalan jangka pendek tetapi juga mendukung kemandirian ekonomi berbasis komunitas di desa. Ke depan, pemerintah gampong dan BUMDesma diharapkan memperluas cakupan program untuk menjangkau kelompok usaha produktif lainnya di wilayah tersebut.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
PDIP Paluta Gelar Musancab untuk Perkuat Konsolidasi 12 PAC
DPC PDIP Paluta menggelar Musancab 23 Juli di Gunung Tua untuk memilih pimpinan PAC 12 kecamatan dan memperk...
Inalum Gelar IN-Journal Chapter II Dorong Jurnalisme Lingkungan
Inalum menggelar IN-Journal Chapter II bertema "Menulis Jejak untuk Bumi", melibatkan 53 jurnalis dan 65 kar...
Polisi Tangkap Pelaku Pengancaman Bersenjata di Rantauprapat
Polsek Bilah Hulu menangkap EF (50) di Rantauprapat terkait dugaan pengancaman bermodus senjata tajam; baran...
Tgk Abrar Muda Mundur dari PNA, Akhiri Era Politik di Aceh Selatan
Tgk. Abrar Muda resmi mundur dari kepengurusan dan keanggotaan PNA efektif 22 Juli 2026, meninggalkan era pa...
Kelangkaan Semen di Deliserdang Ganggu Pekerjaan Konstruksi
Kelangkaan semen di Deliserdang mengganggu proyek konstruksi; Gapensi minta Bupati dan polisi usut distribus...
Bapenda Medan Intensifkan Penagihan Tunggakan untuk Perkuat PAD
Bapenda Kota Medan intensifkan penagihan tunggakan PBB-P2 dan pajak restoran untuk tegakkan kepatuhan serta...