Sekda Aceh Besar Serahkan Hadiah Lomba Toet Apam dan Bubur Asyura
Kota Jantho — Sekretaris Daerah Aceh Besar, Bahrul Jamil S.Sos M.Si, bersama Ketua TP PKK Aceh Besar, Rita Mayasari Muharram, menyerahkan hadiah bagi pemenang lomba Toet Apam dan Bubur Asyura di halaman Dekranasda Aceh Besar pada Kamis (25/6). Acara ini melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan perwakilan kecamatan sebagai bagian dari upaya menjaga tradisi kuliner lokal.
Penyerahan hadiah dan partisipasi
Penyerahan hadiah menutup rangkaian kegiatan yang sarat nilai budaya dan kebersamaan. Kegiatan diikuti oleh berbagai OPD serta delegasi dari beberapa kecamatan di Aceh Besar.
Sekda Bahrul Jamil menyampaikan apresiasi atas keterlibatan peserta yang dianggap menjaga warisan kuliner daerah. Ia menilai lomba tidak hanya berwujud kompetisi, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali persaudaraan antarwarga.
"Alhamdulillah, kegiatan ini bukan hanya sekadar lomba, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan serta melestarikan tradisi warisan budaya kita, seperti Toet Apam dan Bubur Asyura."
Peran perempuan dan kreativitas lokal
Ketua TP PKK Aceh Besar, Rita Mayasari Muharram, menilai acara ini memperkuat peran perempuan dalam melestarikan tradisi kuliner. Ia memuji antusiasme kaum ibu yang berperan aktif dalam proses pembuatan dan pengolahan makanan tradisional.
"Kami sangat bangga melihat antusiasme peserta, terutama dari kaum ibu yang berperan besar dalam menjaga tradisi ini tetap hidup di tengah masyarakat."
Daftar pemenang lomba
Panitia mengumumkan peraih juara pada dua kategori, yakni tingkat OPD dan tingkat kecamatan. Berikut urutan para pemenang sesuai pengumuman resmi panitia.
Pemenang tingkat OPD:
- Juara I: Diskopukmdag
- Juara II: DPMG
- Juara III: Bappeda
- Harapan I: BKMT
- Harapan II: Disdikbud
- Harapan III: BPKD
Pemenang tingkat kecamatan:
- Juara I: Kecamatan Sukamakmur
- Juara II: Kecamatan Kuta Baro
- Juara III: Kecamatan Kota Jantho
- Harapan I: Kecamatan Blang Bintang
- Harapan II: Kecamatan Montasik
- Harapan III: Kecamatan Simpang Tiga
Makna dan harapan ke depan
Penyelenggaraan lomba ini dinilai sebagai bentuk pelestarian kebiasaan kuliner lokal sekaligus ajang silaturahmi antarinstansi dan masyarakat. Panitia berharap kegiatan sejenis dapat menjadi agenda tahunan dengan jangkauan partisipasi yang lebih luas.
Acara berlangsung meriah dan mencerminkan semangat gotong royong serta kekayaan tradisi masyarakat Aceh Besar yang terus dijaga.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Karnaval PAUD/TK Warnai HUT RI ke-81 di Lhoknga
Karnaval PAUD/TK meriahkan HUT RI ke-81 di Lhoknga, menampilkan kostum adat dan semangat cinta tanah air sej...
Bupati Tunjuk Non-Dokter Jadi Wadir Medis RSUD Amri Tambunan
Bupati Deliserdang tunjuk pejabat non-dokter sebagai Wadir Medis RSUD Amri Tambunan; BKPSDM sebut ada Perset...
Ratusan Warga Desa Sukaraja Demo, Tuntut Audit Dana Desa Rp1,16 Miliar
Ratusan warga Desa Sukaraja menggelar aksi damai di Kantor Bupati Asahan menuntut audit dana desa Rp1,16 mil...
Kapolda Sumut dan Pemkab Samosir Tanam Bawang Putih Dukung Swasembada
Kapolda Sumut dan Pemkab Samosir menanam 10,5 ha bawang putih di Desa Maduma, 19 Agustus, mendukung program...
2.000 Pelajar Ikuti Pawai Karnaval HUT ke-81 di Lhoknga
Lebih dari 2.000 pelajar dari TK hingga SMA/SMK mengikuti pawai karnaval HUT ke-81 RI di Lhoknga, Aceh Besar...
Taput Tegaskan Komitmen Jaga Orangutan Tapanuli dan Harangan
Pemkab Tapanuli Utara perkuat konservasi Orangutan Tapanuli lewat hortikultura dan edukasi publik pada perin...