Kepala KSP Dipanggil Wapres Gibran Bahas Perbaikan MBG
Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman dipanggil Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada 19 Mei 2026. Pertemuan berlangsung di kantor KSP dan fokus pada perbaikan Badan Gizi Nasional (BGN) serta pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pertemuan dan arahan Wapres
Dudung menyatakan Wapres meminta langkah konkret untuk memperbaiki persoalan di BGN. Dalam pertemuan itu, Gibran menekankan pentingnya melibatkan pakar gizi yang kompeten untuk memperbaiki tata kelola dan pelaksanaan program.
"Saya dipanggil oleh Wapres, jadi bagaimana perbaikan masalah BGN. Sehingga didatangkan pakar-pakar gizi, pakar betul-betul menguasai dapur sehingga perbaikan ke depannya masalah BGN,"
Pertemuan dengan Kepala BGN
Selain bertemu Wapres, Dudung juga menerima Kepala BGN, Prof. Dadan Hindayana, di kantornya. Dadan memberikan laporan mengenai kinerja BGN dan mekanisme kerja yang sedang berjalan.
Dalam rapat tersebut, Dudung memberikan pesan tegas agar tidak ada praktik yang merugikan penerima manfaat MBG.
"Sehingga tidak ada oknum-oknum yang jual-jual titip atau memanipulasi berupa keuntungan. Ini jangan sampai terjadi dan saya akan cek terus,"
Pengawasan KSP terhadap program MBG
Dudung menyatakan KSP akan mengawal pelaksanaan program MBG, yang disebutnya sebagai program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Pengawasan diarahkan untuk memastikan tujuan program tercapai, utamanya pemenuhan gizi anak.
Menurut Dudung, KSP siap memantau agar distribusi manfaat berjalan transparan dan akuntabel. BGN bahkan meminta bantuan KSP untuk pengawasan karena cakupan penerima manfaat cukup besar.
Sinergi dan harapan ke depan
Dudung menyambut baik sinergi antara KSP dan BGN. Ia berharap perbaikan yang diinisiasi memberikan dampak nyata bagi anak-anak dan rumah tangga yang menerima MBG.
"Alhamdulillah kita sinergi dengan BGN, dan BGN pun minta untuk dibantu untuk pengawasan karena kan cukup banyak, ini akan ditingkatkan kembali. Mudah-mudahlah ini akan semakin membaik karena ini merupakan program prioritas Presiden yang harus kita dukung, karena ini sangat bermanfaat bagi anak-anak,"
Dengan pengawasan intensif dari KSP dan keterlibatan pakar, Pemerintah menargetkan perbaikan cepat pada mekanisme BGN dan pelaksanaan MBG. Langkah-langkah konkret dan audit pelaksanaan kemungkinan akan menjadi tindak lanjut dalam beberapa waktu mendatang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Setujui RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan
Pemerintah menyetujui RUU Pelindungan Ketenagakerjaan disahkan menjadi undang-undang pada Rapat Paripurna DP...
BGN Uji Sistem Prasmanan MBG di Kelas, Makanan Disajikan Hangat
BGN uji coba penyajian MBG secara prasmanan di kelas sejak 5 Oktober 2026 untuk menjaga makanan hangat dan m...
Airlangga Sebut Keunggulan Maung MV3 Garuda Limousine
Airlangga nilai Maung MV3 Garuda Limousine nyaman dengan kursi reclining, interior mewah, dan teknologi seta...
Hari Cerebral Palsy Sedunia 2026: Tema 'Unique and United' dan Sejarahnya
Hari Cerebral Palsy Sedunia diperingati 6 Oktober 2026 dengan tema Unique and United untuk dorong inklusi da...
MenPPPA Dorong Perlindungan Perempuan dalam RUU Ketenagakerjaan
MenPPPA Arifah Fauzi dorong penguatan perlindungan perempuan dan anak dalam RUU Ketenagakerjaan untuk cegah...
Pendaftar TKA 2026 Naik Hampir 10%, Capai 4,2 Juta
Pendaftar TKA 2026 naik hampir 10% menjadi 4,2 juta; 3,86 juta menyelesaikan pendaftaran. Tes digelar 26 Okt...