IHSG Turun 124 Poin, Tertekan Efek MSCI Review
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada jeda siang perdagangan Rabu, 13 Mei 2026. Hingga penutupan sesi pertama, IHSG turun 124,36 poin atau 1,81% ke level 6.734,54, dipengaruhi oleh hasil MSCI Review.
Pergerakan pasar pada sesi pertama
IHSG membuka perdagangan di level 6.757,38 dan bergerak fluktuatif sepanjang sesi. Indeks sempat mencapai titik tertinggi di 6.787,35 dan terendah pada 6.726,58 sebelum menutup sesi pertama di zona merah.
Analisis teknikal dan proyeksi
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menilai pembukaan yang lebih rendah itu sudah diperkirakan. Menurutnya, tekanan awal berpotensi menguji area support.
"Potensi tersebut untuk menguji level support di area 6.600-6.700," kata Fanny, Rabu, 13 Mei 2026.
Fanny menambahkan meski tertekan, setelah menyentuh support IHSG secara teknikal berpeluang melakukan rebound atau berbalik menguat. Ia memperkirakan rentang pergerakan sebagai berikut:
Support: 6.600–6.700
Resistansi: 6.950–7.020
Perubahan indeks MSCI dan implikasinya
MSCI mengumumkan hasil review indeks untuk Mei 2026 yang memengaruhi komposisi saham Indonesia. Perubahan tersebut menjadi salah satu faktor sentimen di pasar hari ini.
Tidak ada saham Indonesia yang ditambahkan ke jajaran MSCI Global Standard Indexes.
Enam emiten dikeluarkan dari MSCI Global Standard.
Satu saham yang keluar dari Global Standard dipindahkan ke MSCI Small Cap.
13 saham dikeluarkan dari MSCI Small Cap Index.
Perubahan ini akan diterapkan pada penutupan perdagangan 29 Mei 2026 dan efektif berlaku mulai 1 Juni 2026.
Dampak pasar dan prospek ke depan
Sentimen dari review MSCI cenderung menekan pasar jangka pendek karena aliran modal dan penyesuaian indeks. Namun, adanya potensi teknikal rebound membuka ruang untuk pemulihan bila level support terjaga.
Investor dianjurkan memantau perkembangan aliran modal asing dan reaksi sektor-sektor yang terdampak pengeluaran emiten dari indeks MSCI. Pergerakan pada akhir Mei akan menjadi penentu arah hingga awal Juni ketika perubahan resmi berlaku.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pertamina Perkuat Layanan Kesehatan dan Pemberdayaan di Jatim
Iriawan meninjau RS IHC Perkebunan Jember pada 2 Juli 2026 dan mendorong inovasi, profesionalisme, serta emp...
Harga Emas Pegadaian: Galeri24 & UBS Stabil per 3 Juli 2026
Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian stabil per 3 Juli 2026, masing-masing Rp2.627.000 dan Rp2.639.000 p...
Rupiah Menguat Saat Pembukaan, Terpengaruh Data Ketenagakerjaan AS
Rupiah menguat ke Rp17.958 pada pembukaan perdagangan setelah data NFP AS lebih lemah, namun sentimen domest...
IHSG Menguat 1,07% ke 5.806,17 Saat Sesi I
IHSG dibuka menguat ke 5.806,17 pada 3 Juli 2026, terdorong data ketenagakerjaan AS dan mandat baru OJK.
Harga Emas Antam Naik Rp11.000, 1g Rp2.651.000
Emas Antam menguat 3 Juli 2026, naik Rp11.000/gram menjadi Rp2.651.000; lihat daftar harga per ukuran dan ca...
IHSG Diperkirakan Sideways Akhir Pekan, Asing Jual Rp23 Miliar
IHSG diperkirakan sideways akhir pekan di kisaran 5.650-5.87, meski asing mencatat net sell Rp23 miliar dan...