Gaya Hidup

Pramono Resmikan Ring Tinju dan Skatepark di Bawah Flyover Pasar Rebo

Bagikan:
Ring tinju dan skatepark di bawah Flyover Susukan Ciracas Pasar Rebo, Jakarta Timur

Jakarta: Gubernur Pramono Anung meresmikan ring tinju dan skatepark di bawah Flyover Susukan–Ciracas atau Flyover Pasar Rebo, East Jakarta, pada upaya menekan tawuran remaja dan menyediakan ruang positif bagi anak muda.

Pejabat daerah menyatakan fasilitas ini berhasil menurunkan jumlah perkelahian di jalanan, meski aparat terus menangani kasus kekerasan di beberapa wilayah lain.

Tujuan pembangunan dan peresmian

Proyek ini dibangun untuk memberi alternatif kegiatan bagi pemuda yang sebelumnya terlibat dalam kelompok bermotor dan tawuran. Lokasi di bawah flyover dipilih karena aksesnya mudah dan dapat menampung aktivitas olahraga seperti skateboarding dan latihan tinju.

Setelah peresmian, Gubernur Pramono menyampaikan harapannya fasilitas itu menjadi tempat menyalurkan energi dan mencegah kekerasan jalanan.

"Sebelumnya, Jakarta Timur dikenal ada kelompok geng. Setelah ada fasilitas ini, jumlah tawuran turun drastis," ujar Pramono usai peresmian.

Data penurunan tawuran dan catatan aparat

Aparat mencatat penurunan insiden di wilayah yang dekat dengan fasilitas. Namun, kepolisian menegaskan masalah tawuran tetap terjadi di sejumlah kawasan sehingga perlu pengawasan berkelanjutan.

Metro Jaya Police Chief Asep Edi Suheri mencatat tingginya jumlah kasus pada 2025 di wilayah Jabodetabek, sementara laporan daerah menunjukkan penurunan di Jakarta Timur.

Area/Periode Jumlah Kasus
Greater Jakarta, 2025 440 kasus
Jakarta Timur, 2025 132 kasus
Jakarta Timur, 2026 (sampai saat ini) 55 kasus

Proses pengembangan dan penyelesaian konflik

Fasilitas ini didirikan setelah dialog panjang antara pemerintah daerah dan kelompok pemuda yang semula terlibat dalam konflik. Kesepakatan membangun tempat olahraga menjadi solusi alternatif untuk mengurangi gesekan sosial.

Pemerintah daerah juga berencana membangun fasilitas serupa di Kampung Melayu untuk memperluas jangkauan program pencegahan tawuran.

Dampak sosial dan langkah ke depan

Wali Kota Jakarta Timur melaporkan penurunan insiden tawuran di wilayahnya setelah fasilitas beroperasi. Namun kasus kekerasan remaja masih menimbulkan korban serius, termasuk satu siswa SMP yang tewas setelah diserang dengan senjata tajam pada 10 Februari di Kecamatan Makasar.

Ke depan, pengelolaan fasilitas akan dilakukan bersama antara pemerintah dan komunitas setempat. Pemerintah berharap kombinasi fasilitas olahraga, pengawasan, dan program pembinaan dapat mengurangi angka kekerasan dan menjadikan pemuda lebih produktif serta berperan dalam menjaga kota.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait

Komentar (0)

Komentar akan ditinjau sebelum ditampilkan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!