Harga Emas Perhiasan 12–24 Karat Stabil, Rincian 17 Mei
Harga emas perhiasan 12–24 karat tercatat stabil
Ringkasan kondisi pasar
Pergerakan harga hari ini dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, dan permintaan domestik. Meski harga emas dunia berfluktuasi, pelaku pasar perhiasan di dalam negeri memilih menahan harga agar daya beli konsumen tetap terjaga. Emas perhiasan tetap diminati karena nilai estetika dan fungsinya sebagai aset.
Preferensi konsumen
Emas 24 karat hingga 18 karat masih menjadi pilihan terbanyak karena kandungan emas yang tinggi. Sementara itu, kadar 17 karat sampai 12 karat banyak dicari karena harganya lebih terjangkau untuk penggunaan sehari-hari.
Daftar Harga Emas Perhiasan Hari Ini (17 Mei 2026)
Berikut rincian harga per gram untuk masing-masing kadar yang terpantau di dua produk perhiasan:
Raja Emas Indonesia
- 24 Karat: Rp 2.240.000 per gram
- 23 Karat: Rp 2.088.000 per gram
- 22 Karat: Rp 1.997.000 per gram
- 21 Karat: Rp 1.908.000 per gram
- 20 Karat: Rp 1.816.000 per gram
- 19 Karat: Rp 1.725.000 per gram
- 18 Karat: Rp 1.635.000 per gram
- 17 Karat: Rp 1.544.000 per gram
- 16 Karat: Rp 1.452.000 per gram
- 15 Karat: Rp 1.363.000 per gram
- 14 Karat: Rp 1.272.000 per gram
- 13 Karat: Rp 1.180.000 per gram
- 12 Karat: Rp 1.091.000 per gram
Laku Emas
- 24 Karat: Rp 2.420.000 per gram
- 23 Karat: Rp 2.085.000 per gram
- 22 Karat: Rp 1.997.000 per gram
- 21 Karat: Rp 1.909.000 per gram
- 20 Karat: Rp 1.816.000 per gram
- 19 Karat: Rp 1.724.000 per gram
- 18 Karat: Rp 1.632.000 per gram
- 17 Karat: Rp 1.539.000 per gram
- 16 Karat: Rp 1.447.000 per gram
- 15 Karat: Rp 1.357.000 per gram
- 14 Karat: Rp 1.265.000 per gram
- 13 Karat: Rp 1.175.000 per gram
- 12 Karat: Rp 1.083.000 per gram
Perbedaan harga antarpelaku pasar dapat disebabkan oleh kebijakan margin, biaya produksi, dan strategi penetapan harga. Konsumen disarankan membandingkan harga per gram serta memperhatikan kadar saat membeli perhiasan.
Ke depan, pergerakan harga emas perhiasan masih akan dipengaruhi faktor eksternal seperti outlook ekonomi global dan fluktuasi nilai tukar. Namun untuk saat ini, pasar perhiasan cenderung menahan harga demi menjaga kestabilan daya beli.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Produk Indonesia Dilirik Buyer Spanyol, Potensi Transaksi USD2,31 Juta
Atase Perdagangan RI di Madrid catat potensi transaksi USD2,31 juta dari business matching; buyer Spanyol mi...
ISF 2026 Perkuat Kolaborasi Global untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
ISF 2026 digelar 6-7 Oktober di Jakarta untuk memperkuat kolaborasi global dalam pembiayaan, teknologi, dan...
Konsistensi Pasokan Ayam Kunci Kelancaran Operasional Bisnis Kuliner
Konsistensi pasokan ayam — ukuran, potongan, kualitas, dan jadwal pengiriman — menjadi penentu efisiensi dan...
Geo Dipa: Potensi Panas Bumi Indonesia Baru 11% Tergarap
Geo Dipa: potensi panas bumi 24 GW, namun baru 11% (2,7 GW) tergarap; hambatan utama biaya tinggi, waktu pem...
BI: KLM Perkuat Pembiayaan Perumahan, Rp118 T Tersalurkan
BI menyatakan KLM mendukung pembiayaan perumahan; realisasi 1,32% setara Rp118 triliun disalurkan ke 111 ban...
DPR Soroti Usulan HIPMI Naikkan Plafon KUR Jadi Rp2 Miliar
DPR menyoroti usulan HIPMI naikkan plafon KUR menjadi Rp2 miliar untuk memperluas pembiayaan UMKM kelas mene...