KAI Perbarui Situs kai.id, Dikunjungi 49,4 Juta Pengunjung
PT Kereta Api Indonesia (KAI) meluncurkan tampilan baru situs resmi kai.id pada 17 Agustus 2026 di Auditorium Kantor Pusat KAI. Situs itu telah dicatat memiliki 49,4 juta pengunjung hingga Agustus 2026. Perombakan ini bagian dari upaya transformasi digital untuk menghadirkan informasi yang lebih responsif dan relevan bagi publik.
Peluncuran dan statistik pengunjung
Peremajaan situs dilakukan bersamaan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Angka 49,4 juta pengunjung menunjukkan tingginya minat publik mengakses kanal resmi perseroan. Peluncuran resmi digelar pada hari Senin, 17 Agustus 2026.
Perubahan tampilan dan navigasi
KAI memperkuat struktur navigasi situs dengan memasang Mega Menu yang menampilkan seluruh unit bisnis perseroan. Perubahan ini dimaksudkan agar pengguna dapat menjelajahi bagian portal korporat secara lebih sederhana dan cepat.
Situs kini menyediakan akses dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Perusahaan juga menempatkan Call to Action (CTA) strategis untuk memandu pengunjung menuju subdomain terkait layanan.
Bobby Rasyidin:
Website KAI harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan informasi yang mudah ditemukan, jelas, dan relevan. Wajah baru kai.id kami hadirkan agar publik dapat mengenal layanan dan perkembangan KAI secara lebih utuh melalui pengalaman digital yang semakin baik.
Data transaksi digital
Transaksi tiket melalui situs tercatat mengalami pertumbuhan meski masih menyumbang sebagian kecil dari total penjualan. Pada periode Januari hingga Juli 2026, tercatat 118.471 transaksi untuk kereta utama dan lokal. Angka ini setara dengan sekitar 0,71 persen dari keseluruhan volume penjualan tiket perseroan.
Sementara itu, sepanjang Januari hingga Desember 2025, pembelian tiket lewat situs mencapai 347.315 transaksi, atau setara dengan 1,34 persen dari total penjualan pada tahun tersebut.
Konten dan arah pengalaman digital
Portal terbaru menambahkan halaman khusus yang menampilkan sejarah dan heritage perusahaan. Pengembangan ini mengacu pada konsep World-Class Digital Experience untuk meningkatkan transparansi dan kepercayaan publik.
Anne Purba:
Bagi kami, kualitas kanal digital menentukan seberapa mudah publik mengenal KAI. Kami ingin kai.id berkembang menjadi rujukan informasi yang kredibel, mudah dijelajahi, dan mampu menjangkau audiens yang semakin luas.
Implikasi dan langkah ke depan
Dengan fitur baru dan navigasi yang diperkuat, KAI menargetkan kemudahan akses informasi bagi pengguna dalam negeri dan internasional. Pembaruan ini juga menegaskan komitmen perusahaan dalam melanjutkan transformasi digital untuk meningkatkan kualitas layanan dan komunikasi publik.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
KA Mutiara Timur Layani 304.522 Penumpang Jan–Sep 2026
KA Mutiara Timur layani 304.522 penumpang Jan–Sep 2026, naik 22,78%; konektivitas ke Banyuwangi dan Ketapang...
ADB Gelontorkan USD650 Juta untuk Pendalaman Pasar Keuangan Indonesia
ADB setujui dukungan USD650 juta untuk memperdalam pasar modal, modernisasi keuangan digital, dan dorong pem...
OJK Targetkan Lima Bank Syariah Beraset Besar pada 2027
OJK menargetkan lima bank syariah beraset besar pada 2027 lewat konversi dan konsolidasi, dengan BSI sebagai...
Kenaikan PTKP Dinilai Angin Segar untuk Daya Beli
Ekonom FEB UI nilai kenaikan PTKP dapat menjaga daya beli dan memperkuat keadilan pajak; pembahasan lanjut d...
Grab Luncurkan Group Ride: Berbagi Ongkos hingga 50%
Grab meluncurkan fitur Group Ride sejak April 2026 untuk atur perjalanan bersama lewat satu pemesanan, denga...
Mobilitas Kereta Api Sumatra Capai 11,34 Juta Penumpang
KAI mencatat 11.342.350 pergerakan penumpang di Sumatra (Jan–Sep 2026), naik 12,02% dibandingkan 2025.