Ekonomi

Grab Luncurkan Group Ride: Berbagi Ongkos hingga 50%

Bagikan:
Ilustrasi fitur Group Ride Grab: pengguna berbagi rute dan ongkos dalam satu pemesanan

Grab Indonesia meluncurkan fitur baru Group Ride sejak April 2026 untuk memudahkan perjalanan bersama melalui satu pemesanan GrabCar. Fitur ini memungkinkan seluruh rute, titik jemput, dan pembagian biaya diatur dari satu akun, sehingga perjalanan kelompok menjadi lebih praktis dan transparan.

Cara kerja dan fitur utama

Group Ride memberi kemampuan bagi seorang host untuk membuat satu pemesanan yang mencakup beberapa penumpang. Masing-masing anggota tetap dapat memasukkan titik jemput dan tujuan melalui aplikasi. Setelah perjalanan selesai, setiap penumpang dapat melihat bagian tarifnya sendiri secara rinci.

Melalui fitur Group Ride, kami ingin membantu membuat perjalanan bersama menjadi lebih mudah diatur. Selain itu lebih transparan dari sisi biaya, dan tetap nyaman bagi seluruh anggota perjalanan,

kata Marketing Director Grab Indonesia, Asep Haekal.

Fitur ini juga menyediakan beberapa opsi pembagian ongkos sehingga setiap anggota tahu berapa yang harus dibayar berdasarkan rute masing-masing. Menurut Grab, transparansi ini penting karena pembagian uang dapat menjadi masalah sensitif dalam perjalanan bersama.

Seperti kita tahu masalah uang adalah masalah yang sensitif. Di Group Ride setiap penumpang mengetahui bagian ongkosnya berdasarkan perjalanan masing-masing sejak awal perjalanan secara transparan,

kata Asep Haekal.

Penghematan dan data penggunaan

Grab menyatakan keuntungan finansial yang bisa didapat pengguna. Dengan rute yang searah dan jumlah penumpang memadai, penumpang bisa menghemat biaya perjalanan hingga 50 persen dibanding memesan GrabCar sendiri.

Sejak peluncuran pada April 2026, penggunaan Group Ride meningkat pesat. Dalam lima bulan jumlah perjalanan meningkat lebih dari 30 kali lipat. Selain itu, 32 persen perjalanan Group Ride dilakukan oleh pengguna yang sebelumnya jarang atau belum pernah memakai GrabCar.

Penggunaan fitur ini paling banyak terjadi di kota besar. Berikut kota yang paling aktif menggunakan Group Ride:

  • Jakarta
  • Bali
  • Bandung
  • Surabaya

Grab juga mencatat bahwa 7 dari 10 perjalanan Group Ride berlangsung pada hari kerja, terutama oleh pekerja yang bepergian ke kantor, rapat, atau pulang bersama.

Keamanan dan rekomendasi penggunaan

Keamanan tetap menjadi fokus. Host dan anggota Group Ride dapat mengakses Safety Centre. Penumpang juga menerima notifikasi Trip Monitoring selama perjalanan, sesuai fitur standar aplikasi.

Grab mengimbau pengguna untuk memakai Group Ride bersama orang yang dikenal atau dapat dipercaya agar pengalaman perjalanan lebih aman dan nyaman.

Dampak dan prospek

Fitur ini berpotensi mengubah kebiasaan komuter di kota besar dengan menawarkan opsi yang lebih hemat dan praktis. Jika adopsi terus meningkat, Group Ride dapat menjadi alternatif transportasi bersama yang mengurangi biaya individual sekaligus mengoptimalkan penggunaan kendaraan.

Pergeseran pola penggunaan oleh pengguna lama dan baru juga menunjukkan potensi pasar yang lebih luas bagi layanan transportasi bersama di Indonesia.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait