Teknologi

SpaceX Pecahkan Rekor: Dua Falcon 9 Diluncurkan dalam 38 Menit

Bagikan:
Dua roket Falcon 9 SpaceX lepas landas, mencatat jeda peluncuran 38 menit

SpaceX memecahkan rekor baru setelah meluncurkan dua roket Falcon 9 dengan jeda hanya 38 menit pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Peluncuran pertama berlangsung dari Cape Canaveral, sedangkan peluncuran kedua dilaksanakan dari Vandenberg. Kedua misi berhasil mencapai orbit dan tahap pertama roket mendarat kembali.

Rekor jeda peluncuran

Jeda 38 menit itu merupakan catatan tercepat antara dua penerbangan orbital perusahaan tersebut. Rekor ini mengalahkan catatan sebelumnya yang dibuat pada 31 Agustus 2024, dengan selisih waktu 27 menit lebih cepat.

Peluncuran pertama: misi Globalstar

Peluncuran pertama dimulai dari Cape Canaveral Space Force Station pada pukul 21.12 waktu setempat. Roket membawa delapan satelit milik perusahaan telekomunikasi Globalstar menuju orbit rendah Bumi (LEO). Dalam waktu sekitar delapan menit setelah lepas landas, booster tahap pertama berhasil mendarat kembali di landasan Cape Canaveral.

Booster pada misi Globalstar itu tercatat telah menjalani 14 penerbangan sebelumnya.

Peluncuran kedua: misi rahasia USSF-366

Selang 38 menit, sebuah Falcon 9 lainnya dilepas dari Vandenberg Space Force Base pada pukul 21.50 waktu setempat untuk misi USSF-366 yang bertugas bagi U.S. Space Force. Karena sifat operasi yang diklasifikasikan, informasi soal muatan dan tujuan orbit misi ini sangat terbatas.

Booster misi USSF-366 mendarat sukses di kapal drone SpaceX Of Course I Still Love You di Samudra Pasifik. Booster tersebut tercatat telah menjalani 18 misi sebelum misi ini.

Dampak pada catatan operasional 2026

Dengan menambahkan dua peluncuran ini, total penerbangan Falcon 9 sepanjang 2026 kini mencapai 96 kali. Keberhasilan pendaratan kedua booster menunjukkan kontinuitas operasi reuse yang menjadi ciri utama armada Falcon 9.

Kesimpulan

Pencapaian jeda 38 menit mempertegas kapasitas peluncuran berkecepatan tinggi SpaceX dan penggunaan kembali booster secara intensif. Perusahaan terus mendorong frekuensi peluncuran sambil mempertahankan tingkat keberhasilan pendaratan yang tinggi.

Naufal Hakim
Penulis
Naufal Hakim

Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.

Berita Terkait