NASA Gelar MAX POWER, Pameran Teknologi Rayakan 250 Tahun AS
NASA mengumumkan penyelenggaraan MAX POWER pada 7–8 November 2026 di Kennedy Space Center, Florida. Acara ini merupakan pameran publik teknologi penerbangan dan antariksa yang digelar untuk memperingati 250 tahun Amerika Serikat dan menampilkan inovasi transportasi masa depan.
Siapa, kapan, dan di mana
MAX POWER berlangsung di area sekitar Kennedy Space Center. Penyelenggara menargetkan acara bersifat ramah keluarga dan terbuka untuk masyarakat umum. Tujuan utama adalah mempertemukan publik dengan pengembang teknologi, investor, pilot, astronaut, dan insinyur.
Acara dan peserta
Menurut pernyataan resmi, acara akan menampilkan pesawat milik NASA serta kelompok pertunjukan udara seperti U.S. Air Force Thunderbirds. Selain itu akan ada demonstrasi udara yang melibatkan cabang militer Amerika Serikat.
Pameran dan program
Pengunjung dapat melihat gabungan pameran sejarah dan teknologi mutakhir. Rangkaian program mencakup:
- Pameran pesawat dan perangkat keras NASA dari masa lalu hingga sekarang,
- Teknologi mobilitas udara generasi berikutnya,
- Inovasi antariksa komersial,
- Sesi pembicara dengan pakar NASA serta astronaut dari program Apollo dan Artemis.
Akses publik dan tur fasilitas
Untuk mendukung acara, Kennedy Space Center membuka fasilitas bersejarah Shuttle Landing Facility bagi pengunjung. Selain pameran utama, pengunjung juga bisa mengikuti tur bus di balik gerbang pusat antariksa.
- Kunjungan ke Gantry,
- Apollo Saturn V Center,
- Vehicle Assembly Building (VAB).
Dampak dan konteks
MAX POWER dirancang bukan hanya sebagai pameran, melainkan wadah untuk mempertemukan masyarakat dengan ekosistem inovasi kedirgantaraan. Acara ini memberi kesempatan langka kepada publik untuk melihat koleksi historis sekaligus teknologi yang sedang dikembangkan untuk masa depan transportasi dan antariksa.
Dengan menampilkan kombinasi pameran teknis, pertunjukan udara, dan sesi edukasi, MAX POWER diharapkan menjadi titik temu antara penggemar, pelaku industri, dan pembuat kebijakan dalam mempercepat adopsi teknologi baru di sektor dirgantara.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
UPER Perkuat Riset untuk Dukung Hilirisasi Energi
Universitas Pertamina memperkuat riset dan inovasi untuk mendukung 18 proyek hilirisasi energi senilai Rp618...
YARSI Perkuat Pendidikan Inklusif: Pelatihan & Teknologi
YARSI menggelar pelatihan tenaga kependidikan dan kembangkan e-learning serta fasilitas untuk meningkatkan a...
RRI Dorong Kreator Lokal Jadi Bagian Transformasi Digital
RRI luncurkan inisiatif Transformasi Kreator Indonesia untuk menjadikan stasiun RRI ruang berkumpul kreator...
Galaxy Z Fold8 Permudah Workflow Konten dengan Kamera 50MP
Galaxy Z Fold8 memadukan kamera 50MP, ProVisual Engine, Galaxy AI, dan layar 7,6 inci untuk mempercepat work...
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Terlihat di Spanyol
Gerhana Matahari total melintasi Spanyol pada 12 Agustus 2026; jalur totalitas juga melewati Greenland, Isla...
Mike Fincke Tinggalkan NASA setelah 30 Tahun Mengabdi
Astronaut Mike Fincke meninggalkan NASA setelah 30 tahun, empat misi, 549 hari di orbit, dan sembilan spacew...