Keuntungan dan Risiko Investasi Emas, Harga Terbaru
Harga emas yang dijual melalui Pegadaian kembali terkoreksi pada Selasa, 29 September 2026. Emas Galeri24 turun Rp21.000 menjadi Rp2.527.000 per gram, sementara emas UBS melemah Rp23.000 menjadi Rp2.530.000 per gram. Meski demikian, investasi emas tetap dipilih masyarakat untuk menjaga nilai kekayaan jangka panjang, namun investor perlu memahami keuntungan dan risikonya.
Update harga emas di Pegadaian
Pergerakan harga menunjukkan koreksi kecil hari itu, tetapi fluktuasi seperti ini umum pada pasar emas. Berikut data harga terbaru untuk ritel yang dijual melalui pegadaian resmi.
| Produk | Perubahan | Harga per gram |
|---|---|---|
| Galeri24 | Turun Rp21.000 | Rp2.527.000 |
| UBS | Turun Rp23.000 | Rp2.530.000 |
Keuntungan investasi emas
Emas memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya menarik bagi investor ritel. Pertama, emas cenderung berfungsi sebagai pelindung nilai terhadap inflasi. Menurut analisis perusahaan asuransi dan pasar, harga emas sering naik ketika inflasi meningkat.
Kedua, emas menawarkan likuiditas yang relatif tinggi. Investor dapat menjual emas fisik atau menguangkan saldo tabungan emas saat membutuhkan dana. Ketiga, emas membantu diversifikasi portofolio untuk mengurangi ketergantungan pada satu jenis aset.
Risiko dan hal yang perlu diperhatikan
Meski banyak kelebihan, emas bukan tanpa risiko. Harga emas bisa turun dan menyebabkan kerugian modal bila dijual pada level yang lebih rendah dari harga beli. Oleh sebab itu, timing pembelian dan penjualan penting untuk meminimalkan risiko.
Investor harus memperhitungkan selisih antara harga beli dan harga jual kembali. Menurut informasi resmi Pegadaian, selisih ini membuat emas lebih cocok untuk tujuan jangka panjang. Selain itu, bentuk emas juga memengaruhi biaya: perhiasan biasanya dikenai biaya pembuatan yang dapat menurunkan nilai jual kembalinya.
Emas juga tidak memberi imbal hasil berkala seperti bunga atau dividen. Keuntungan baru terealisasi saat emas dijual pada harga yang lebih tinggi.
Pilihan cara investasi dan strategi
Masyarakat dapat membeli emas fisik atau menggunakan skema tabungan emas sesuai kemampuan finansial. Strategi pembelian bertahap dapat membantu meratakan efek fluktuasi harga. Pilih bentuk emas yang sesuai tujuan investasi dan perhatikan biaya transaksi serta margin jual-beli.
Secara umum, emas cocok sebagai komponen perlindungan nilai dan diversifikasi. Namun investor disarankan menilai tujuan investasi, jangka waktu, dan toleransi risiko sebelum menambah porsi emas dalam portofolio.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
AQUA Luncurkan Water Heater Pintar Nova Series AES15V-SIW1
AQUA Elektronik meluncurkan Water Heater Nova Series AES15V-SIW1 dengan WiFi Control dan perlindungan berlap...
Kurang dari 10% Jamur Bisa Dimakan, BRIN Ungkap Potensi Jamur Pangan
BRIN: dari ~10.000 jenis jamur, kurang dari 10% bisa dimakan; jamur kaya protein, serat, vitamin, dan berpot...
Teleskop Roman Siap Kirim 1,4 TB Data per Hari
Tiga stasiun bumi NASA, ESA, dan JAXA lulus uji menerima data Teleskop Roman hingga 500 Mbps; diperkirakan k...
Crew-13 Tiba di Kennedy, Siap Meluncur ke ISS 1 Oktober
Empat awak SpaceX Crew-13 tiba di Kennedy Space Center untuk karantina dan persiapan akhir peluncuran ke ISS...
Cygnus XL Naikkan Orbit ISS, Siapkan Kedatangan Crew-13
Cygnus XL menaikkan orbit ISS pada 27 Sept 2026 lewat manuver 18 menit untuk mempersiapkan kedatangan Crew-1...
Untirta Didorong Siapkan SDM Hadapi Perubahan Industri
Lamhot Sinaga mendorong Untirta siapkan lulusan adaptif menghadapi AI, otomasi, dan ekonomi digital untuk ke...