Tahun Baru Mars 2026: Planet Merah Mulai Putaran Baru
Planet Mars resmi memasuki tahun baru pada 30 September 2026 pukul 04.16 EDT (08.16 GMT). Momen ini menandai dimulainya kembali perjalanan Mars mengelilingi Matahari, sebuah siklus yang berlangsung sekitar 687 hari Bumi. Penetapan hari itu didasarkan pada titik ekuinoks utara Mars sebagai awal musim baru.
Hitungan waktu: sol dan tahun Mars
Satu hari di Mars disebut sol, durasinya sekitar 24 jam 39 menit. Dalam satu tahun Mars terdapat sekitar 668 sol, jumlah yang berbeda dibanding hitungan hari di Bumi. Perbedaan ini membuat kalender dan pengukuran waktu di Mars unik dibanding Bumi.
Mengapa 30 September dipilih
Tanggal tersebut dipilih sebagai awal tahun karena bertepatan dengan equinoks di belahan utara Mars. Pada saat ekuinoks utara, belahan utara memasuki musim semi sementara belahan selatan bergeser ke musim gugur. Penetapan ini merupakan kesepakatan berdasarkan fenomena astronomi yang mudah diamati.
Musim di Mars berbeda karena orbit
Seperti Bumi, Mars memiliki empat musim: dingin, semi, panas, dan gugur. Namun durasi tiap musim tidak sama. Orbit Mars lebih lonjong dibanding orbit Bumi, sehingga jarak ke Matahari berubah lebih signifikan sepanjang tahun. Akibatnya, musim di Mars berlangsung tidak merata antara belahan utara dan selatan.
Pemanasan atmosfer dan aktivitas debu
Kemiringan sumbu Mars membuat belahan utara menerima lebih banyak sinar Matahari saat musim panas utara. Selain itu, pada paruh akhir tahun Mars planet ini bergerak lebih dekat ke Matahari, sehingga atmosfer menghangat. Pemanasan ini memicu angin yang mampu mengangkat partikel debu dari permukaan.
Debu yang terangkat dapat menyebar di atmosfer dan memicu peningkatan aktivitas debu secara luas. Fenomena ini memengaruhi pola cuaca dan visibilitas di Planet Merah.
Dengan masuknya tahun baru Mars, siklus musim dan aktivitas debu kembali menjadi perhatian bagi pengamatan astronomi dan studi iklim planet. Perubahan-perubahan ini adalah bagian dari dinamika tahunan yang terus diamati oleh komunitas ilmiah.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
Mendiktisaintek Dorong PTN BH Perkuat Budaya Riset
Mendiktisaintek Brian Yuliarto mendorong PTN BH memperkuat budaya riset lewat peningkatan pascasarjana, lab,...
Rosan Koordinasi soal Penghentian Proyek Data Center BDX di Jatiluhur
Rosan akan berkoordinasi dengan Pemprov Jabar terkait penghentian sementara proyek data center BDX di Jatilu...
BRIN Kajian Hot-Cool Media: Karakter Platform dan Pengaruhnya pada DPR RI
BRIN kaji relevansi teori hot-cool McLuhan untuk media sosial DPR RI, menekankan karakter platform, empat di...
Langit Oktober: 'Bintang Iblis' Algol dan Nebula Kepala Penyihir
Langit Oktober menampilkan Algol, "Bintang Iblis" yang berfluktuasi setiap tiga hari, dan Nebula Kepala Peny...
Bahaya Limbah Makanan dan Dampaknya pada Perubahan Iklim
Limbah makanan menyumbang 39,87% sampah nasional dan menghasilkan metana yang mempercepat perubahan iklim.
AQUA Luncurkan Water Heater Pintar Nova Series AES15V-SIW1
AQUA Elektronik meluncurkan Water Heater Nova Series AES15V-SIW1 dengan WiFi Control dan perlindungan berlap...