Kemenimipas Buka Seleksi Calon Taruna Sekolah Kedinasan 2026
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) resmi membuka Seleksi Penerimaan Calon Taruna/Taruni Sekolah Kedinasan Tahun Anggaran 2026. Pendaftaran daring berlangsung pada 18-30 Agustus 2026 untuk lulusan SLTA atau sederajat serta PNS di lingkungan Kemenimipas. Pengumuman pembukaan disampaikan pada 15 Agustus 2026 oleh panitia seleksi.
Formasi dan tujuan pendidikan
Tahun ini tersedia 405 formasi, terdiri dari 375 formasi untuk peserta umum dan afirmasi serta 30 formasi khusus PNS Kemenimipas. Para peserta yang lolos akan mengikuti pendidikan pada enam program studi di Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia (Poltekimipas), yang mencakup bidang pemasyarakatan, hukum, administrasi, dan teknologi keimigrasian.
Tahapan seleksi
Panitia menyampaikan seleksi diselenggarakan dalam tiga tahap utama. Setiap tahap dirancang untuk menilai kemampuan akademis, kesiapan fisik, dan aspek kepribadian peserta secara menyeluruh.
- Seleksi administrasi
- Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
- Seleksi lanjutan sesuai ketentuan, termasuk pemeriksaan kesehatan dan penilaian fisik
Untuk seleksi lanjutan, komponen evaluasi meliputi:
- Kesamaptaan fisik
- Tes psikologi
- Wawancara
- Ujian keterampilan sesuai kebutuhan program studi
Syarat pendaftar dan jadwal
Pendaftaran dibuka secara daring mulai 18 Agustus hingga 30 Agustus 2026. Peserta yang memenuhi syarat adalah lulusan SLTA atau sederajat serta PNS di lingkungan Kemenimipas yang ingin mengikuti pendidikan kedinasan. Panitia mengimbau calon pendaftar untuk mempersiapkan dokumen administrasi sesuai ketentuan.
Pesan panitia dan kewaspadaan terhadap penipuan
Ketua Panitia Seleksi, Dadan Gunawan, menekankan bahwa seleksi ini merupakan kesempatan bagi generasi muda untuk mengabdi melalui pendidikan kedinasan dan berkontribusi pada pelayanan publik.
Kesempatan ini terbuka bagi putra-putri terbaik Indonesia dan PNS Kemenimipas mengikuti pendidikan keimigrasian dan pemasyarakatan. Seleksi ini menjadi kesempatan generasi muda mengabdi melalui pendidikan kedinasan dan berkontribusi bagi pelayanan publik Indonesia
Dadan juga mengingatkan agar calon peserta menjunjung tinggi integritas dan mengikuti seluruh tahapan seleksi secara sungguh-sungguh. Ia memperingatkan masyarakat untuk mewaspadai pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
Kelulusan peserta adalah prestasi peserta sendiri. Jika ada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan motif apa pun, hal tersebut merupakan tindakan penipuan
Panitia menegaskan bahwa kelulusan ditentukan oleh kemampuan dan prestasi peserta sesuai mekanisme resmi seleksi. Masyarakat dan calon peserta disarankan memantau pengumuman resmi Kemenimipas untuk informasi pendaftaran dan tahapan selanjutnya.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
YARSI Perkuat Pendidikan Inklusif: Pelatihan & Teknologi
YARSI menggelar pelatihan tenaga kependidikan dan kembangkan e-learning serta fasilitas untuk meningkatkan a...
RRI Dorong Kreator Lokal Jadi Bagian Transformasi Digital
RRI luncurkan inisiatif Transformasi Kreator Indonesia untuk menjadikan stasiun RRI ruang berkumpul kreator...
Galaxy Z Fold8 Permudah Workflow Konten dengan Kamera 50MP
Galaxy Z Fold8 memadukan kamera 50MP, ProVisual Engine, Galaxy AI, dan layar 7,6 inci untuk mempercepat work...
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Terlihat di Spanyol
Gerhana Matahari total melintasi Spanyol pada 12 Agustus 2026; jalur totalitas juga melewati Greenland, Isla...
Mike Fincke Tinggalkan NASA setelah 30 Tahun Mengabdi
Astronaut Mike Fincke meninggalkan NASA setelah 30 tahun, empat misi, 549 hari di orbit, dan sembilan spacew...
Alumni PENABUR Tembus Akademik Jepang lewat Lomba Ilmu Pangan
Clement Angkawidjaja, alumni SMAK 3 PENABUR, memulai dari lomba ilmu pangan di IPB hingga berkarier sebagai...