Industri TPT Masih Prospektif, Ekspor Capai USD4,85 Miliar
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang KartasasmitaUSD4,85 miliar pada Semester I 2026.
Kinerja dan penyerapan tenaga kerja
Sektor TPT menyerap lebih dari 3,8 juta tenaga kerja, sehingga tetap menjadi penopang lapangan kerja nasional. Agus menilai masih ada investasi baru dan ekspansi usaha yang menunjukkan prospek pertumbuhan.
Kebijakan pendukung pemerintah
Untuk mendorong pemulihan dan investasi, pemerintah meluncurkan sejumlah kebijakan yang memperkuat fondasi industri. Langkah itu ditujukan agar investasi dapat berujung pada peningkatan kapasitas produksi dan penyerapan tenaga kerja.
- Insentif investasi
- Program restrukturisasi
- Kredit Industri Padat Karya (KIPK)
- Pembiayaan ekspor oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
- Pengamanan perdagangan dan percepatan Making Indonesia 4.0
- Penerapan Standar Industri Hijau
Transformasi produksi dan keberlanjutan
Agus menekankan transformasi proses produksi sebagai kunci untuk memenuhi tuntutan pasar global. Modernisasi mesin, pemanfaatan teknologi, dan peningkatan kompetensi SDM harus berjalan seiring dengan penerapan prinsip industri hijau.
"Dunia saat ini tidak hanya membeli produknya, tetapi juga melihat bagaimana produk tersebut diproduksi. Maka perlu diingat, keberlanjutan bukan lagi menjadi beban, melainkan keunggulan dalam persaingan global,"
Peluang pasar dan standar internasional
Perluasan pasar terbuka melalui implementasi IEU-CEPA (Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement). Agus mendorong pelaku usaha meningkatkan kualitas, efisiensi, inovasi, dan kemampuan memenuhi standar internasional agar mampu bersaing.
Kerja sama untuk memperkuat industri
Kementerian Perindustrian akan terus berkoordinasi dengan pelaku usaha, asosiasi, pemerintah daerah, serta kementerian dan lembaga terkait. Tujuannya, agar investasi yang masuk berkembang menjadi kapasitas produksi, ekspor, dan peluang kerja baru.
"Pemerintah mendukung para pelaku industri tekstil dan produk tekstil dalam meningkatkan daya saing dan memenangkan kompetisi global,"
Indikator kepercayaan industri
Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada Juli 2026 berada pada level ekspansi sebesar 53,10. Angka ini menunjukkan kepercayaan pelaku industri terhadap kondisi usaha masih terjaga.
Dengan dukungan kebijakan dan upaya transformasi yang berkelanjutan, sektor TPT berpeluang memperbesar kontribusi terhadap perbaikan kinerja industri nasional dan pemulihan ekonomi.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
PLN Amankan Kelistrikan Upacara HUT ke-81 dengan Sistem Lima Lapis
PLN menyiagakan sistem pengamanan kelistrikan lima lapis dan ratusan personel untuk mengamankan Upacara HUT...
KAI Perbarui Situs kai.id, Dikunjungi 49,4 Juta Pengunjung
KAI meluncurkan tampilan baru situs kai.id pada 17 Agustus 2026; situs telah dikunjungi 49,4 juta pengunjung...
BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia dan Perluas MDR QRIS
Bank Indonesia meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) pada 17 Agustus 2026 dan memperluas MDR QRIS nol per...
DPR: Target Lifting Minyak 610 Ribu Barel per Hari Realistis
Bambang Patijaya mengatakan target lifting minyak 610 ribu bph dan gas 950 ribu bph setara minyak pada RAPBN...
Tarif Rp8 KAI: 27.620 Tiket Diskon Terjual pada 17 Agustus
KAI memberlakukan tarif Rp8 untuk LRT Jabodebek dan sebagian Commuter Line pada 17 Agustus; 27.620 tiket dis...
Menkeu: Mekanisme Pembiayaan Mitigasi Bencana NTT Sudah Disiapkan
Pemerintah menyiapkan mekanisme pembiayaan untuk mitigasi dan penanganan gempa NTT, dengan dana BNPB sekitar...