Tarif Rp8 KAI: 27.620 Tiket Diskon Terjual pada 17 Agustus
PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberlakukan tarif Rp8 untuk layanan LRT Jabodebek dan sebagian besar Commuter Line pada 17 Agustus 2026. Kebijakan itu bertujuan menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia, dan tercatat 27.620 tiket diskon terjual hingga pukul 09.00 WIB pada hari yang sama.
Program tarif Rp8 dan cakupan layanan
Tarif khusus Rp8 berlaku pada LRT Jabodebek serta mayoritas rute Commuter Line sesuai ketentuan tiap layanan. Namun, layanan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta tidak termasuk dalam program ini.
Penjualan tiket dan distribusi pemesanan
Data Ticketing Center KAI menunjukkan lonjakan pemesanan menjelang dan pada 17 Agustus. Rinciannya sebagai berikut:
- 14 Agustus: 7.701 tiket
- 15 Agustus: 6.650 tiket
- 16 Agustus: 10.353 tiket
- 17 Agustus (s.d. 09.00 WIB): 2.916 tiket
Jumlah total pemesanan untuk program diskon hingga pukul 09.00 dilaporkan mencapai 27.620 tiket, yang mencerminkan beragam kebutuhan perjalanan masyarakat selama perayaan kemerdekaan.
Respons manajemen KAI
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyatakan program tarif khusus disiapkan agar transportasi publik ikut memudahkan masyarakat merayakan 17 Agustus.
“17 Agustus dirayakan bersama oleh masyarakat di banyak tempat. Kami ingin transportasi publik ikut hadir dalam suasana itu melalui pilihan perjalanan yang lebih terjangkau,” kata Bobby.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menambahkan bahwa variasi layanan memberi keleluasaan bagi pelanggan memilih sesuai kebutuhan perjalanan.
“Pelanggan dapat memilih layanan sesuai kebutuhan perjalanannya. Untuk mobilitas perkotaan tersedia tarif Rp8 pada LRT Jabodebek dan sebagian besar Commuter Line, sedangkan perjalanan antarkota dapat memanfaatkan diskon 17% KA Jarak Jauh ekonomi komersial sesuai ketersediaan,” ujar Anne.
Diskon 17% untuk KA Jarak Jauh
Selain tarif Rp8 di layanan perkotaan, KAI juga memberikan diskon 17% untuk KA Jarak Jauh kelas ekonomi komersial yang berangkat pada 17 Agustus 2026. Program ini menjadi alternatif bagi penumpang antarkota.
KA dengan volume pemesanan tertinggi dalam program diskon 17% tercatat sebagai berikut:
- Kaligung: 2.193 tiket
- Joglosemarkerto: 1.812 tiket
- Kamandaka: 1.555 tiket
- Kertajaya: 1.480 tiket
- Ambarawa Ekspres: 1.444 tiket
Stasiun dengan volume keberangkatan terbanyak pada program ini adalah:
- Pasar Senen: 2.882 tiket
- Semarang Tawang: 1.837 tiket
- Bekasi: 1.331 tiket
- Semarang Poncol: 1.324 tiket
- Tegal: 1.019 tiket
Imbauan dan informasi perjalanan
KAI mengimbau masyarakat memperhatikan ketentuan tarif, jadwal, dan layanan sebelum berangkat. Informasi perjalanan KA Jarak Jauh tersedia melalui Access by KAI, Contact Center KAI 121, dan kanal resmi KAI.
Sebagai penutup, Bobby menyampaikan harapan agar momentum HUT ke-81 RI menghadirkan semangat kebersamaan bagi seluruh penumpang.
“Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia. Semoga perjalanan hari ini menjadi bagian dari semangat Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur,” tutup Bobby.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Kenaikan PTKP Dinilai Angin Segar untuk Daya Beli
Ekonom FEB UI nilai kenaikan PTKP dapat menjaga daya beli dan memperkuat keadilan pajak; pembahasan lanjut d...
Grab Luncurkan Group Ride: Berbagi Ongkos hingga 50%
Grab meluncurkan fitur Group Ride sejak April 2026 untuk atur perjalanan bersama lewat satu pemesanan, denga...
Mobilitas Kereta Api Sumatra Capai 11,34 Juta Penumpang
KAI mencatat 11.342.350 pergerakan penumpang di Sumatra (Jan–Sep 2026), naik 12,02% dibandingkan 2025.
Kemenko Hilirisasi dan Energi Diharap Percepat Transisi Energi
Imaduddin Abdullah menilai pembentukan Kemenko Hilirisasi dan Energi percepat transisi energi, hilirisasi, d...
Hilirisasi Nikel Dorong PNBP Capai Rp21 Triliun
Hilirisasi nikel mendorong ekspor USD6,54 miliar dan PNBP mencapai Rp21 triliun hingga 31 Agustus 2026, namu...
Harga Emas Pekan Depan Diprediksi Fluktuatif, Waspada Saat Beli
Harga emas dunia diperkirakan berfluktuasi tajam pekan depan karena pengaruh indeks dolar AS dan harga minya...