PSM 2026: Kolaborasi Musik Modern dan Tradisional Angkat Hikayat Srikandi
Pagelaran Sabang Merauke (PSM) 2026 menyajikan kolaborasi antara musik modern dan tradisional dalam tema Hikayat Srikandi Nusantara. Pertunjukan yang digelar menonjolkan perspektif perempuan Nusantara dan tampil di Grand Indonesia, Jakarta, pada 20 Mei 2026. Tujuan utama produksi ini adalah menjaga relevansi kekayaan musik daerah dengan menyatukan orkestra dan instrumen tradisional sebagai elemen utama panggung.
Konsep dan tema pertunjukan
Panitia mengusung narasi tentang perempuan Indonesia lewat rangkaian musik dan drama panggung. Tema Hikayat Srikandi Nusantara dirancang untuk menampilkan berbagai wajah perempuan, dari peran kesatria hingga ibu.
Perpaduan antara aransemen orkestra dan alat musik tradisional menjadi fondasi pementasan. Konsep ini bukan sekadar aksesoris, melainkan struktur utama yang mengikat keseluruhan cerita panggung.
Respons penampil
Yoyo dari PADI Reborn, salah satu penampil utama PSM, menyebut kolaborasi musik tersebut sebagai pengalaman artistik yang penting. Ia menilai penataan suara memperlihatkan harmoni baru antara musik populer dan tradisi lokal.
“Musik modern dipadukan dengan instrumen tradisional agar menghasilkan harmoni yang indah. Musik tradisional bukan pelengkap, tetapi menjadi elemen utama pertunjukan,” kata Yoyo di Grand Indonesia, Jakarta.
Yoyo menambahkan bahwa pengemasan modern dilakukan tanpa mengaburkan identitas asli musik daerah. Menurutnya, cara ini dapat menjangkau penonton muda sekaligus menghormati warisan budaya.
Tantangan dan penggarapan
Pengarah musik PSM, Elwin Hendrijanto, menyatakan proses penggarapan menuntut adaptasi terhadap keberagaman musikal Indonesia. Setiap unsur tradisi harus dirangkai agar konsisten dengan tema besar pagelaran.
“Indonesia memiliki kekayaan musik daerah yang sangat beragam dan unik. Kami menyatukan semuanya menjadi komposisi megah untuk panggung pertunjukan,” ujar Elwin.
Elwin memaparkan beberapa fokus narasi musik:
- Perspektif kesatria
- Peran ibu
- Wajah perempuan Nusantara dalam berbagai adat
Ia menyebut nuansa pertunjukan mengombinasikan kemegahan, kelembutan, dan intensitas emosi dalam satu alur musikal.
Peran musik dalam alur cerita
Selain mengiringi adegan, musik dirancang sebagai penghubung emosi antaradegan sepanjang pagelaran. Struktur komposisi memudahkan transisi cerita sekaligus menegaskan karakter tokoh dalam panggung.
Dengan model kolaborasi ini, PSM 2026 berharap membuka ruang apresiasi lebih luas terhadap musik tradisional dan membuktikan kemampuannya beradaptasi dengan estetika modern.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Warner Bros Kembangkan Film Siren Head, Ikon Creepypasta ke Layar Lebar
Warner Bros. kembangkan film Siren Head karya Trevor Henderson; tim kreatif sudah terbentuk, namun proyek ma...
Seeun STAYC Absen dari Fansign 4 Juli karena Kondisi Kesehatan
Seeun STAYC absen dari fansign 4 Juli 2026 karena kondisi kesehatan menurun; agensi minta pengertian dan aka...
Aturan & Akses Fanmeeting NCT JNJM 'DUALITY' di Tennis Indoor Senayan
Dyandra Global mengumumkan aturan penukaran gelang, barang bawaan, larangan, dan opsi transportasi untuk fan...
402 Rumah Sakit Angker Korea Raih Sambutan Hangat di BIFAN 2026
World premiere '402 Rumah Sakit Angker Korea' di BIFAN 2026 menuai pujian; remake 'Gonjiam' garapan Anggy Um...
NCT JNJM Gelar Fanmeeting 'DUALITY' di Jakarta 4–5 Juli
NCT JNJM menggelar fanmeeting 'DUALITY' di Tennis Indoor Senayan, 4–5 Juli 2026; panitia umumkan jadwal, pen...
Panduan Transportasi ke Fanmeeting NCT JNJM DUALITY di Jakarta
Panduan rute MRT, KRL, dan Transjakarta menuju Fanmeeting NCT JNJM DUALITY pada 4-5 Juli 2026 di Tennis Indo...