KAI Services Perkuat Talenta Muda UNY Lewat Workshop Bimbingan Karier
KAI Services menggelar workshop bimbingan karier untuk mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada Selasa, 15 September 2026. Kegiatan yang dilakukan secara luring dan daring itu bertujuan memperkuat kesiapan generasi muda menghadapi dunia kerja profesional melalui kolaborasi industri dan pendidikan tinggi.
Kegiatan dan tujuan
Forum ini menghadirkan Direktur Utama KAI Services, Krisna Arianto, sebagai narasumber utama. Acara menyajikan perspektif industri tentang kompetensi yang diperlukan mahasiswa untuk masuk ke dunia kerja. Selain penyampaian materi, sesi diskusi memberikan ruang tanya jawab antara mahasiswa dan praktisi.
Fokus pembahasan: kepemimpinan dan adaptabilitas
Krisna menekankan bahwa pengembangan karakter dan kepemimpinan menjadi inti dari persiapan profesional. Menurutnya, kemampuan teknis tidak cukup jika tanpa sikap proaktif dan kesiapan belajar terus-menerus.
Menjadi talenta unggul bukan hanya tentang seberapa tinggi kompetensi yang kita miliki, tetapi juga bagaimana kita memiliki kemauan untuk terus belajar, beradaptasi, mengambil tanggung jawab, dan memberikan kontribusi terbaik di lingkungan tempat kita berada.
Ia menambahkan bahwa kepemimpinan tidak selalu terkait jabatan, melainkan kemampuan melihat peluang dan mengambil keputusan tepat. Nilai-nilai ini seharusnya menjadi fondasi bagi mahasiswa saat membangun profil profesional mereka.
Respons mahasiswa
Peserta menerima materi dengan antusias. Salah satu mahasiswa UNY, Adi, menyatakan dukungan terhadap inisiatif tersebut dan menilai kehadiran praktisi sebagai sumber motivasi dan wawasan nyata.
Senang sekali dengan acara ini karena bisa menambah pengetahuan dari para pembicara yang sukses di bidangnya masing-masing. Salah satu yang saya suka adalah kehadiran Dirut KAI Services yang memberikan motivasi bagaimana agar kita memiliki kemauan untuk terus belajar, beradaptasi, mengambil tanggung jawab, dan memberikan kontribusi terbaik.
Adi berharap kolaborasi antara perusahaan dan kampus seperti ini bisa berlanjut agar hubungan pendidikan dan industri semakin kuat.
Dampak dan langkah ke depan
KAI Services memandang pengembangan sumber daya manusia bukan sekadar memenuhi kebutuhan internal perusahaan. Langkah ini juga bagian dari kontribusi untuk membentuk generasi inovatif yang dapat memberi dampak positif bagi masyarakat luas.
Ke depan, KAI Services dan UNY berpotensi memperluas program serupa, termasuk praktik industri, mentoring berkelanjutan, dan pengembangan kurikulum yang selaras kebutuhan pasar kerja. Inisiatif ini diharapkan membantu mahasiswa menentukan arah karier yang lebih jelas dan relevan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...