Teknologi

Startup India Miraqules Menangi SLINGSHOT 2026 dengan StopBleed

Bagikan:
Miraqules menerima penghargaan SLINGSHOT 2026 untuk StopBleed

Singapura — Startup biotek asal India, Miraqules, keluar sebagai juara SLINGSHOT 2026 setelah memenangi hadiah utama berkat produk biomaterialnya, StopBleed, yang diklaim menghentikan perdarahan dalam 60 detik. Kompetisi deep tech internasional ini berlangsung sebagai bagian dari Singapore Week of Innovation and Technology (SWITCH) dan menarik lebih dari 5.000 pendaftar dari sekitar 150 pasar.

Pemenang dan teknologi unggulan

Miraqules mengembangkan StopBleed bersama peneliti biomaterial dan dokter untuk situasi di mana kompresi konvensional atau tindakan bedah sulit dilakukan. Produk ini telah mendapat persetujuan di India dan sudah digunakan di lebih dari 25 rumah sakit.

Posisi runner-up ditempati oleh perusahaan Korea Selatan, AIM Intelligence, dengan platform keamanan berbasis kecerdasan buatan yang mendeteksi kerentanan model AI dan sistem otonom. Juara kedua runner-up adalah Xen Quantum dengan teknologi distribusi kunci kuantum berbasis silicon photonics untuk melindungi komunikasi dari ancaman komputasi kuantum.

Daftar pemenang kategori

Kompetisi memberikan penghargaan di 10 kategori yang mencakup komputasi maju, manufaktur, keamanan digital, lingkungan, energi, dan inovasi kesehatan. Beberapa pemenang kategori lainnya adalah:

  • Yaqumo (komputasi kuantum, terkait Jepang)
  • Nabu Optical Systems dan Newmorphic (teknologi semikonduktor)
  • Fibarcode (jejak tekstil)
  • DNA Harvest Partners (agritech)
  • Elven Technologies (keamanan baterai)
  • Acorai (monitor jantung, Swedia)

Hadiah, dukungan lab, dan perlindungan kekayaan intelektual

Tahun ini SLINGSHOT membagikan total hadiah rekor sebesar S$2,2 juta. Untuk pertama kalinya, pemenang utama juga memperoleh National Graduate Research Innovation Programme Labs Runway Award, berupa 12 bulan fasilitas laboratorium gratis beserta akses peralatan, mentor, workshop, dan networking.

Selain itu, tiga startup teratas akan mendapatkan dukungan pengembangan kekayaan intelektual, termasuk program strategi HKI selama delapan minggu, program pengungkapan intangible selama dua minggu, serta konsultasi lanjutan melalui IPOS International.

Peran SLINGSHOT dan rekam jejak alumni

Acara yang diselenggarakan oleh Enterprise Singapore ini bertujuan menghubungkan startup internasional dengan investor, korporasi, dan mitra bisnis di Singapura untuk mempercepat komersialisasi teknologi dan ekspansi pasar global. Sejak debut pada 2017, jumlah pelamar meningkat lebih dari lima kali lipat.

"For the past decade, SLINGSHOT has been the key platform connecting innovators from around the world with investors, corporates, and partners in Singapore’s innovation ecosystem that can help turn strong technologies into viable businesses,"

"Building on this strong foundation, we will continue to strengthen pathways for more startups to move from research to commercially viable solutions and scale globally from Singapore."

— Emily Liew, Assistant Managing Director for Innovation, EnterpriseSG

Beberapa alumni SLINGSHOT menunjukkan keberhasilan komersial. Misalnya, Lucence (finalis 2017) telah menghimpun lebih dari US$80 juta dan mendapat cakupan Medicare AS untuk tes liquid biopsy. Matwerkz Technologies (pemenang 2024) baru saja meluncurkan lini produksi bahan isolasi tahan api di Johor Bahru. Sementara Loop Diagnostics (runner-up 2025) membuka kantor regional di Singapura dan mulai uji pra-klinis di Jepang.

Dengan dukungan dana, fasilitas lab, dan program HKI, SLINGSHOT berharap lebih banyak teknologi riset dapat berkembang menjadi solusi komersial yang scalable dari Singapura.

Naufal Hakim
Penulis
Naufal Hakim

Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.

Berita Terkait