SMEC Prime Pluit Resmi Dibuka, Perkuat Layanan Mata di Jakarta Utara
SMEC Prime Pluit resmi hadir di kawasan Pluit, Jakarta Utara, sebagai cabang kedua layanan SMEC Prime. Fasilitas ini dibuka untuk memperluas akses layanan kesehatan mata berkualitas dan kenyamanan bagi masyarakat setempat.
Layanan dan target pasien
Project Manager Poli Mata RS Pluit Managed by SMEC, Mariana, menyampaikan peresmian ini sebagai wujud komitmen meningkatkan kualitas layanan mata. Sebelum peresmian, layanan ini sudah menerima respons positif lewat sekitar 14–16 pemeriksaan mata gratis bagi warga.
“Dengan hadirnya SMEC Prime Pluit, kami ingin memberikan layanan kesehatan mata yang berkualitas, nyaman dan mudah diakses. Khususnya bagi masyarakat Jakarta Utara dan sekitarnya,”
Mariana menegaskan target utama adalah pasien yang membutuhkan layanan medis berkualitas namun juga menginginkan pengalaman pelayanan yang lebih personal dan nyaman.
Edukasi dan deteksi dini
SMEC Prime Pluit tidak hanya dimaksudkan sebagai tempat pengobatan. Fasilitas ini juga dirancang sebagai pusat edukasi dan deteksi dini gangguan mata, termasuk katarak—salah satu penyebab utama gangguan penglihatan dan kebutaan.
“Masih banyak orang yang menunda pemeriksaan karena menganggap penurunan penglihatan adalah hal yang biasa karena usia. Padahal, ketika penglihatan mulai terganggu, aktivitas sehari-hari, produktivitas, bahkan kualitas hidup juga bisa ikut terdampak,”
Dengan demikian, pemeriksaan rutin dan deteksi dini menjadi fokus utama agar pasien mendapatkan penanganan tepat waktu.
Konsep SMEC Prime dan rencana pengembangan
SMEC mengusung konsep SMEC Prime yang lebih eksklusif, menekankan kenyamanan pasien tanpa mengorbankan kualitas medis. SMEC Prime Pluit merupakan cabang kedua setelah SMEC Prime Setiabudi di Medan, Sumatera Utara.
Pengalaman jaringan layanan dan klinik mata yang sudah ada menjadi fondasi pengembangan konsep ini. Ke depan, SMEC berkomitmen memperluas jejaring dan membuka peluang kerja sama dengan rumah sakit serta fasilitas kesehatan di berbagai daerah Indonesia.
Dampak bagi masyarakat
Dipilihnya kawasan Pluit menunjukkan adanya potensi dan kebutuhan layanan mata di Jakarta Utara. Kehadiran SMEC Prime Pluit diharapkan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan mata berkualitas sekaligus memperkuat peran SMEC dalam pelayanan kesehatan mata secara nasional.
Mariana menutup dengan harapan agar fasilitas ini menjadi pilihan warga Jakarta Utara bukan hanya untuk berobat, tetapi juga untuk edukasi, pemeriksaan, dan pelayanan mata yang nyaman dan berkualitas.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Rupiah Loyo, Ditutup Rp17.696 per Dolar AS
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.696 per dolar AS dipicu penguatan dolar dan kekhawatiran pasokan minyak, menj...
Mendag: STM Perluas Ekspor dan Dorong UMKM ke Pasar Global
Menteri Perdagangan: STM dapat memperluas ekspor Indonesia dan membuka akses UMKM ke pasar global melalui pe...
Mendag Dorong Putaran Ketiga ISL-PTA Perluas Ekspor ke Sri Lanka
Mendag Budi Santoso mendorong putaran ketiga ISL-PTA untuk memperbesar ekspor Indonesia ke Sri Lanka dan mem...
Mendag Usul DMO Diterapkan Selektif sesuai Karakteristik Komoditas
Mendag Budi Santoso usul DMO diterapkan selektif berdasarkan karakteristik komoditas dan risiko pasokan untu...
Parfum IKM Binaan Kemenperin Diekspor ke Papua Nugini Rp707 Juta
Parfum dan gel rambut PT Follow Me Indonesia diekspor ke Papua Nugini senilai USD40.436 (Rp707 juta), menand...
ESDM Anggarkan Rp27,37 T untuk Infrastruktur Energi 2027
Bahlil menetapkan pagu Anggaran ESDM 2027 Rp27,37 triliun; 82% dialokasikan untuk infrastruktur seperti list...