Mendag: STM Perluas Ekspor dan Dorong UMKM ke Pasar Global
Menteri Perdagangan Budi Santoso
Arah kebijakan dan tujuan STM
Budi menuturkan STM mendukung prioritas Kemendag: Pengamanan Pasar Dalam Negeri, Perluasan Pasar Ekspor, dan Dari Lokal untuk Global. Sistem ini diharapkan memperkuat perdagangan domestik sekaligus mengelola barang dan teknologi strategis secara baik.
“STM dapat mendukung program prioritas Kemendag, yaitu Pengamanan Pasar Dalam Negeri, Perluasan Pasar Ekspor, dan Dari Lokal untuk Global. STM berpotensi memperkuat sistem perdagangan domestik sekaligus memastikan barang dan teknologi strategis dikelola dengan baik,”
Dasar hukum dan dukungan internasional
Menurut Budi, STM berbasis UNSCR 1540 dan mendapat dukungan dari Amerika Serikat. Pemanfaatan yang tepat diyakini dapat meningkatkan kepercayaan mitra dagang terhadap produk lokal dan membuka peluang ekspor baru, termasuk bagi UMKM.
“Di pasar internasional, STM juga berpeluang meningkatkan kepercayaan mitra dagang dan membuka peluang bagi dunia usaha Indonesia. Termasuk UMKM, untuk masuk pasar global,”
Koordinasi, teknologi, dan implementasi bertahap
Pemerintah terus berkoordinasi antarkementerian dan lembaga untuk mengembangkan kerangka STM. Koordinasi bertujuan mencari keseimbangan antara ketahanan nasional, daya saing dunia usaha, dan budaya kepatuhan yang kuat.
Budi menekankan perlunya mengikuti perkembangan teknologi, seperti kecerdasan buatan, produksi semikonduktor, dan pengolahan mineral kritis. Jika kerangka nasional dilanjutkan, penerapan STM akan dilakukan secara bertahap agar dunia usaha dan institusi dapat beradaptasi.
“Tujuan kami adalah mengembangkan sistem STM Indonesia yang berbasis risiko, yang memperkuat pengendalian perdagangan strategis. Tanpa menjadi hambatan bagi perdagangan, industrialisasi, penelitian, inovasi, dan akses terhadap teknologi,”
Kerja sama regional dan prospek
Budi mengatakan forum seperti SEAFEC penting untuk memperkuat pemahaman dan kolaborasi antarnegara di Asia Tenggara. SEAFEC ke-5 mempertemukan pemerintah, organisasi internasional, akademisi, LSM, dan sektor swasta untuk membahas penerapan pengendalian ekspor secara praktis.
“Dengan bekerja sama, kita memastikan kawasan ini tetap aman, tangguh. Dan menjadi pusat pertumbuhan global yang terus berkembang,”
Penguatan STM diharapkan menempatkan Indonesia sebagai pusat produksi dan investasi regional di tengah pergeseran gravitasi ekonomi menuju Indo-Pasifik. Pemerintah juga menegaskan komitmen terhadap pencegahan proliferasi senjata pemusnah massal sesuai UNSCR 1540.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...