Ekonomi

Mendag: STM Perluas Ekspor dan Dorong UMKM ke Pasar Global

Bagikan:
Menteri Perdagangan berbicara di forum SEAFEC 2026

Menteri Perdagangan Budi Santoso

Arah kebijakan dan tujuan STM

Budi menuturkan STM mendukung prioritas Kemendag: Pengamanan Pasar Dalam Negeri, Perluasan Pasar Ekspor, dan Dari Lokal untuk Global. Sistem ini diharapkan memperkuat perdagangan domestik sekaligus mengelola barang dan teknologi strategis secara baik.

“STM dapat mendukung program prioritas Kemendag, yaitu Pengamanan Pasar Dalam Negeri, Perluasan Pasar Ekspor, dan Dari Lokal untuk Global. STM berpotensi memperkuat sistem perdagangan domestik sekaligus memastikan barang dan teknologi strategis dikelola dengan baik,”

Dasar hukum dan dukungan internasional

Menurut Budi, STM berbasis UNSCR 1540 dan mendapat dukungan dari Amerika Serikat. Pemanfaatan yang tepat diyakini dapat meningkatkan kepercayaan mitra dagang terhadap produk lokal dan membuka peluang ekspor baru, termasuk bagi UMKM.

“Di pasar internasional, STM juga berpeluang meningkatkan kepercayaan mitra dagang dan membuka peluang bagi dunia usaha Indonesia. Termasuk UMKM, untuk masuk pasar global,”

Koordinasi, teknologi, dan implementasi bertahap

Pemerintah terus berkoordinasi antarkementerian dan lembaga untuk mengembangkan kerangka STM. Koordinasi bertujuan mencari keseimbangan antara ketahanan nasional, daya saing dunia usaha, dan budaya kepatuhan yang kuat.

Budi menekankan perlunya mengikuti perkembangan teknologi, seperti kecerdasan buatan, produksi semikonduktor, dan pengolahan mineral kritis. Jika kerangka nasional dilanjutkan, penerapan STM akan dilakukan secara bertahap agar dunia usaha dan institusi dapat beradaptasi.

“Tujuan kami adalah mengembangkan sistem STM Indonesia yang berbasis risiko, yang memperkuat pengendalian perdagangan strategis. Tanpa menjadi hambatan bagi perdagangan, industrialisasi, penelitian, inovasi, dan akses terhadap teknologi,”

Kerja sama regional dan prospek

Budi mengatakan forum seperti SEAFEC penting untuk memperkuat pemahaman dan kolaborasi antarnegara di Asia Tenggara. SEAFEC ke-5 mempertemukan pemerintah, organisasi internasional, akademisi, LSM, dan sektor swasta untuk membahas penerapan pengendalian ekspor secara praktis.

“Dengan bekerja sama, kita memastikan kawasan ini tetap aman, tangguh. Dan menjadi pusat pertumbuhan global yang terus berkembang,”

Penguatan STM diharapkan menempatkan Indonesia sebagai pusat produksi dan investasi regional di tengah pergeseran gravitasi ekonomi menuju Indo-Pasifik. Pemerintah juga menegaskan komitmen terhadap pencegahan proliferasi senjata pemusnah massal sesuai UNSCR 1540.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait