Hiburan

King Lear versi Tadashi Suzuki Dipentaskan di Jakarta

Bagikan:
Poster pertunjukan King Lear oleh Tadashi Suzuki di Gedung Kesenian Jakarta

Bumi Purnati Indonesia bersama The Japan Foundation menampilkan pertunjukan teater King Lear karya William Shakespeare pada 16-17 September 2026 di Gedung Kesenian Jakarta. Pertunjukan ini merupakan interpretasi sutradara Tadashi Suzuki yang menggabungkan tragedi klasik dengan bahasa panggung khasnya.

Pentas dan Interpretasi Suzuki

Sutradara Tadashi Suzuki mengatakan pentas ini adalah bagian penting dari perjalanan artistiknya sejak bergabung dengan SCOT pada 1984. Ia menjelaskan bahwa lakon tidak sekadar soal politik pembagian kekuasaan, tetapi tentang kehilangan kontrol atas dunia yang selama ini diyakini dapat dikendalikan.

"Pertunjukan ini menghadirkan kisah manusia yang kehilangan kendali atas dunia yang selama ini diyakininya mampu dikendalikan. Kehilangan kekuasaan sebagai pengalaman manusia yang dapat dirasakan melalui tubuh, ruang, serta hubungan antarmanusia,"

— Tadashi Suzuki, dalam konferensi pers, 16 September 2026.

Menurut Suzuki, metode panggungnya menonjolkan tubuh dan ruang sebagai medium untuk menyampaikan pengalaman emosional. Dengan begitu, tema kekuasaan, kehilangan, dan relasi keluarga terasa relevan bagi penonton masa kini.

Peran Bumi Purnati dan Kolaborasi

Direktur Artistik Bumi Purnati Indonesia sekaligus produser independen, Restu Kusumaningrum, memaparkan proses kolaborasi mereka dengan Suzuki dan timnya. Ia menyebut persahabatan panjang menjadi batu pijak kerja sama ini.

"Selama 5 tahun bersama Scott dan Tadashi Suzuki, beliau guru saya, beliau yang menghantarkan saya untuk melihat kembali kekayaan dari bangsa. Saya berkomitmen akan membangun dunia seni, kebudayaan bangsa saya dan saya ajak sahabat saya,"

— Restu Kusumaningrum.

Restu menambahkan keterlibatan tersebut mencakup berbagai disiplin seni, seperti tari, musik, dan teater. Ia menekankan pembangunan ekosistem seni membutuhkan proses panjang dan kerja sama lintas bidang.

Kesempatan untuk Penonton dan Generasi Muda

Pentas dua hari di Gedung Kesenian Jakarta memberi kesempatan bagi penonton lokal menyaksikan langsung interpretasi Suzuki terhadap drama Shakespeare. Produksi ini juga dimaksudkan membuka ruang bagi generasi muda untuk belajar dari praktik teater internasional.

  • Lokasi: Gedung Kesenian Jakarta
  • Tanggal: 16-17 September 2026
  • Karya: King Lear oleh William Shakespeare, disutradarai Tadashi Suzuki

King Lear versi Suzuki menegaskan bahwa tragedi klasik tetap relevan ketika dibaca melalui bahasa panggung kontemporer. Kolaborasi lintas budaya ini juga menunjukkan komitmen aktor lokal dan internasional untuk membangun ekosistem seni yang berkelanjutan di Indonesia.

Tiara Permata
Penulis
Tiara Permata

Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.

Berita Terkait