DPR Soroti Anggaran Alat Kesehatan TBC 2027 Dianggarkan Nol
Ketua Komisi IX DPR, Felly Estelita Runtuwene, menyoroti alokasi anggaran alat kesehatan untuk pelayanan tuberkulosis (TBC) pada RKA-K/L 2027 yang tercatat nol. Sorotan disampaikan saat rapat kerja Komisi IX dengan Menteri Kesehatan dan Menteri KB di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 16 September 2026. Felly mempertanyakan keberlanjutan penggunaan, distribusi, dan pemanfaatan alat yang sebelumnya dibiayai pada 2026.
Sorotan terhadap alokasi alat kesehatan TBC
Felly mencatat alokasi untuk alat kesehatan pelayanan TBC pada 2026 berada di angka sekitar Rp279 miliar, namun pada rencana anggaran 2027 angka tersebut menjadi nol. Dia mengingatkan bahwa Indonesia masih menghadapi beban TBC yang signifikan secara nasional.
“TBC ini kan masih ada, kita masih di peringkat kedua dunia ya, Pak. Alat kesehatan pelayanan TBC di sini, 2026 ini kan ada Rp279 miliar, Pak, tapi 2027 nol.”
Penurunan total anggaran TBC
Selain anggaran alat, Felly juga menyampaikan perubahan total anggaran penanganan TBC dalam RKA-K/L 2027. Anggaran yang semula sekitar Rp5,19 triliun tercatat menurun menjadi sekitar Rp3,7 triliun untuk 2027. Penurunan ini memunculkan pertanyaan tentang cakupan layanan dan program yang akan terdampak.
| Uraian | 2026 | 2027 (RKA-K/L) |
|---|---|---|
| Alokasi alat kesehatan pelayanan TBC | Rp279 miliar | Rp0 |
| Total anggaran penanganan TBC | Rp5,19 triliun | Rp3,7 triliun |
Pertanyaan soal distribusi dan pemanfaatan alat
Felly meminta Kementerian Kesehatan menjelaskan apakah alat-alat yang dibiayai sebelumnya masih dapat digunakan dan sudah tersebar di seluruh wilayah. Dia menyoroti cakupan distribusi hingga tingkat kabupaten/kota sebagai indikator keberlanjutan program.
“Jadi, seperti yang saya sampaikan tadi, alat kesehatan pelayanan TBC, apakah ini masih bisa dipakai? Dan apakah ini sudah tersebar di seluruh wilayah 514 kabupaten dan kota?”
Revitalisasi fasilitas kesehatan dan kebutuhan anggaran
Dalam rapat, Kementerian Kesehatan memaparkan kebutuhan biaya revitalisasi fasilitas kesehatan mencapai sekitar Rp55,8 triliun. Kebutuhan ini meliputi pembangunan puskesmas baru, renovasi, dan pemenuhan unit pelayanan untuk memperkuat akses dan kualitas layanan.
- Pembangunan baru: 1.988 puskesmas
- Renovasi: 8.001 lokus
- Pemenuhan unit: 4.962 unit
“Yang Bapak gambarkan di sini 2027 berapa, 2028 berapa, dan seterusnya. Yang disampaikan pidato Pak Presiden untuk 10.000 puskesmas, rumah sakit, peningkatan rumah sakit, mungkin ini butuh penjelasan, Pak,”
Felly meminta kejelasan tahapan penganggaran dan porsi yang akan dialokasikan pada 2027 serta bagian yang direncanakan terpenuhi pada tahun-tahun berikutnya. Kejelasan ini dianggap penting untuk memastikan kesinambungan program revitalisasi dan layanan TBC.
Rapat menempatkan tekanan pada Kementerian Kesehatan untuk memberi penjelasan tertulis mengenai distribusi alat TBC, rencana penganggaran multiyears untuk revitalisasi fasilitas kesehatan, dan dampak penurunan anggaran TBC pada capaian layanan nasional.
Koresponden internasional yang mengikuti perkembangan geopolitik dan isu global terkini.
Berita Terkait
Mendag Usul DMO Diterapkan Selektif sesuai Karakteristik Komoditas
Mendag Budi Santoso usul DMO diterapkan selektif berdasarkan karakteristik komoditas dan risiko pasokan untu...
Parfum IKM Binaan Kemenperin Diekspor ke Papua Nugini Rp707 Juta
Parfum dan gel rambut PT Follow Me Indonesia diekspor ke Papua Nugini senilai USD40.436 (Rp707 juta), menand...
ESDM Anggarkan Rp27,37 T untuk Infrastruktur Energi 2027
Bahlil menetapkan pagu Anggaran ESDM 2027 Rp27,37 triliun; 82% dialokasikan untuk infrastruktur seperti list...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tipis jadi Rp8.044 Triliun Juli 2026
Bank Indonesia: Utang luar negeri Indonesia Juli 2026 mencapai USD454,8 miliar atau Rp8.044,04 triliun, naik...
IHSG Menguat 0,36% di Sesi I, Energi Sentra Penguatan
IHSG menguat 0,36% pada jeda siang 16 Sept 2026, didorong kenaikan sektor energi dan antisipasi keputusan Th...
KAI Commuter 18 Tahun: Luncurkan Reverse Vending Machine
Pada HUT ke-18, KAI Commuter luncurkan RVM di lima stasiun Jabodetabek untuk tukar botol plastik dengan poin...