AFC Dorong Penguatan Ekosistem Sepak Bola Indonesia
Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor John, menyerukan penguatan ekosistem sepak bola Indonesia secara berkelanjutan pada 16 September 2026. Pernyataan itu disampaikan pada Global Leadership Forum dalam ajang Indonesia Sports Summit (ISS) 2026. Ia menekankan bahwa ekosistem kuat menjadi fondasi untuk mengembangkan prestasi dan industri olahraga nasional.
Mengapa ekosistem jadi fokus
Windsor mengatakan, kesuksesan tidak cukup hanya bermodal semangat. Visi, investasi, institusi yang kuat, dan jalur pengembangan dari akar rumput sampai level elite diperlukan untuk keberlanjutan.
Kesuksesan dalam sepak bola tidak dapat dibangun hanya berdasarkan semangat. Semangat memberikan fondasi, tetapi kesuksesan yang berkelanjutan membutuhkan visi, investasi, institusi yang kuat, dan jalur yang jelas dari tingkat akar rumput hingga performa elite.
Komponen ekosistem yang perlu diperkuat
Menurut Windsor, ekosistem sehat harus dimulai dari partisipasi akar rumput dan identifikasi bakat berkelanjutan. Pembinaan usia muda dan kompetisi kelompok umur menjadi kunci bagi ketersediaan pemain berkualitas di masa depan.
Ia juga menyebutkan peran klub profesional, pelatih berkualitas, serta kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan.
Karena setiap bagian dari ekosistem diperkuat, sepak bola itu sendiri menjadi lebih kuat sebagai hasilnya.
Program dukungan yang ditawarkan AFC
AFC menawarkan skema bantuan dan berbagi pengalaman yang disesuaikan untuk memperkuat kapasitas nasional. Program yang disebutkan meliputi:
- Pengembangan akar rumput
- Kompetisi usia muda
- Pendidikan dan sertifikasi pelatih
- Lisensi klub profesional
- Pengembangan wasit
- Peningkatan kapasitas administrasi federasi
Dampak ekonomi dan peluang Indonesia
Windsor menilai Indonesia memiliki modal penting: jumlah penduduk besar, populasi muda, dan basis penggemar luas. Hal ini memberi peluang mengembangkan sepak bola menjadi industri melalui investasi, pariwisata olahraga, inovasi, dan penciptaan lapangan kerja.
Indonesia memiliki peluang untuk menjadi salah satu kekuatan utama dalam sepak bola Asia.
Dengan penguatan bertahap pada setiap komponen ekosistem, manfaat ganda bisa diraih: peningkatan prestasi di lapangan dan kontribusi nyata terhadap perekonomian nasional. AFC menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan pemerintah, federasi, klub, sekolah, komunitas, dan sektor swasta untuk mewujudkan langkah tersebut.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Pepen Tutup Kiprah di DBL 2026: Tekanan & Peran di SMAN 9 Bandung
Steven "Pepen" Sebastian menghadapi musim terakhir di DBL 2026 dengan beban juara dan peran membimbing pemai...
Seviour Nwabueze: Basket Jadi Bagian Hidup Pemain Penabur Cirebon
Seviour Nwabueze menyebut basket jadi bagian hidupnya saat berlaga di Honda DBL 2026; musim ini menjadi pena...
FPTI Target 2 Emas Panjat Tebing di Asian Games 2026
FPTI menargetkan dua emas panjat tebing di Asian Games 2026, fokus pada nomor speed putra-putri dan peluang...
Era Baru Brasil: Ancelotti Fokus Bentuk Tim Muda
Carlo Ancelotti menolak mengandalkan satu bintang dan memilih fokus membentuk generasi muda timnas Brasil da...
Debutan Tunggal Putra Siap Bawa Indonesia di Asian Games 2026
Tiga debutan tunggal putra—Alwi, Ubed, Yusuf—selesai pemusatan latihan di Tokyo dan siap berlaga di Asian Ga...
Jelang Nations League, Mancini Intensif Pantau Talenta Muda Italia
Roberto Mancini intensif memantau talenta muda Italia, hadir saat Torino vs AS Roma (14 Sep 2026) dan juga m...