Canoeing Indonesia Bidik 2–3 Podium di Asian Games 2026
Tim canoeing Indonesia menargetkan dua hingga tiga podium pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Pernyataan itu disampaikan pelatih Andri Kraitor di Wisma Elang Laut, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 14 September 2026. Target ini didasari capaian regional dan penampilan di kejuaraan dunia sebelumnya.
Target medali dan peluang
Pelatih Andri menegaskan fokus tim adalah meraih medali, khususnya di nomor kanu. Menurutnya, peluang meraih podium realistis dan telah diidentifikasi sebagai prioritas pelatihan.
Kita memiliki target untuk meraih medali dan podium, khususnya di nomor kanu.
Kita bekerja keras dan kita memiliki atlet serta keseluruhan tim yang menjanjikan.
Untuk podium di Asian Games, kita memiliki peluang. Dua atau mungkin tiga peluang, kita memilikinya.
— Andri Kraitor
Rekam jejak dan bukti potensi
Keyakinan tim bukan tanpa dasar. Indonesia pernah meraih medali di Kejuaraan Asia dan mendapatkan medali emas pada SEA Games melalui cabang canoeing. Selain itu, tim mencatat dua penampilan di Final B Kejuaraan Dunia melalui nomor kanu putri.
Andri menilai capaian tersebut menunjukkan kemampuan tim untuk bersaing dengan negara-negara kuat di Asia, terutama pada nomor kanu yang menjadi andalan.
Kesiapan atlet dan persiapan kompetisi
Pelatih Dian Kurniawan memastikan seluruh atlet dalam kondisi siap berlaga. Persiapan fisik dan teknis berjalan intensif menjelang keberangkatan ke Jepang.
Pada intinya, atlet canoeing sudah siap 100% untuk berlaga di Nagoya.
— Dian Kurniawan
Tim, nomor, dan jadwal bertanding
Komposisi dan jadwal diumumkan sebagai bagian dari perencanaan pertandingan. Tim canoeing Indonesia akan diperkuat 17 atlet yang akan turun di 8 nomor perlombaan.
- Jumlah atlet: 17
- Nomor perlombaan: 8
- Jadwal pertandingan: 22–26 September 2026
- Lokasi: Miyoshi Lake Canoe Course
Implikasi dan prospek
Dengan target dua sampai tiga podium, pencapaian di Aichi-Nagoya akan menjadi tolok ukur perkembangan canoeing Indonesia di kancah Asia. Jika target terwujud, cabang ini diperkirakan mendapat dorongan dukungan dan perhatian untuk jangka menengah.
Tim akan fokus mempertahankan konsistensi performa di nomor kanu dan memaksimalkan pengalaman dari kompetisi internasional sebelumnya sebagai modal utama menghadapi persaingan di Asian Games.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Garudayaksa FC Rekrut Winger Haiti Jayro Jean untuk BRI 2026/27
Garudayaksa FC resmi merekrut winger Haiti Jayro Jean pada 15 September 2026 untuk memperkuat sayap di BRI S...
Gol Cepat Julio Cesar Bawa Persib Kalahkan FC Seoul
Julio Cesar mencetak gol cepat menit kelima membawa Persib menang 1-0 atas FC Seoul di Seoul World Cup Stadi...
AFC Dorong Penguatan Ekosistem Sepak Bola Indonesia
Sekjen AFC mendorong penguatan ekosistem sepak bola Indonesia pada ISS 2026 untuk meningkatkan prestasi dan...
AFC: Indonesia Berpotensi Jadi Kekuatan Baru Sepak Bola Asia
AFC menilai Indonesia berpotensi jadi kekuatan sepak bola Asia dan siap memberi dukungan melalui program tek...
Pelatih 25 Tahun Rindu Jadi Pemain di DBL West Java-East
Azka Fauziansah, 25, melatih SMA Laboratorium UPI di DBL 2026 namun menyesal tak pernah merasakan jadi pemai...
Kembar Darrel-Darren Tutup Karier SMA bersama Trimulia di DBL 2026
Kembar Darrel dan Darren bertekad mengantar SMA Trimulia Bandung ke final Honda DBL 2026, menutup karier SMA...