Canoeing Indonesia Waspadai 4 Kekuatan Asia di Asian Games 2026
Tim canoeing Indonesia akan menghadapi persaingan ketat dari sejumlah negara kuat Asia saat berlaga di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Pernyataan ini disampaikan pelatih kepala Andri Kraitor dalam pertemuan dengan media di Wisma Elang Laut, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 14 September 2026. Tim berangka 17 atlet dan 6 official akan turun pada delapan nomor di Miyoshi Lake Canoe Course pada 22-26 September 2026.
Siapa saja yang diwaspadai
Andri menyebut ada empat negara yang rutin menempatkan atletnya di jajaran lima besar pada berbagai ajang internasional. Negara-negara tersebut menjadi perhatian serius tim pelatih karena konsistensi prestasi dan kedalaman materi atlet.
- Tiongkok
- Kazakhstan
- Uzbekistan
- Vietnam
Sebagian besar 5 besar adalah Tiongkok, Kazakhstan, Uzbekistan, dan Vietnam,
Selain itu, Andri juga menyebut Jepang dan Korea Selatan sebagai negara yang memiliki kekuatan pada nomor tertentu. Kondisi ini membuat persaingan di tingkat Asia menjadi sangat kompetitif.
Perbedaan waktu yang sangat tipis
Pelatih berusia 33 tahun itu menekankan bahwa selisih waktu antar-pesaing bisa sangat kecil, terutama di nomor 200 meter. Ketatnya jarak antar-atlet membuat margin kesalahan menjadi sangat minim, sehingga detail teknis dan konsentrasi menjadi penentu hasil.
Antara posisi pertama dan posisi ketujuh selisihnya bisa hanya satu detik,
Fokus pada aspek mental dan kontrol performa
Karena perbedaan waktu bisa sangat tipis, aspek mental jadi salah satu fokus persiapan tim. Andri menekankan pentingnya kemampuan atlet mengelola tekanan saat bertanding agar performa tidak menurun pada momen krusial.
Satu-satunya yang bisa kita kontrol adalah performa kita sendiri, dan itulah fokus kita,
Pelatih asal Ukraina ini meminta seluruh atlet memusatkan energi pada pengendalian ritme dan teknik sendiri, tanpa teralihkan oleh tekanan kompetitor.
Komposisi tim dan jadwal pertandingan
Tim canoeing Indonesia berangkat dengan formasi 17 atlet dan 6 official. Mereka akan bertanding pada 8 nomor lomba di Miyoshi Lake Canoe Course, yang dijadwalkan berlangsung pada 22-26 September 2026. Persiapan akhir fokus pada simulasi lomba dan penguatan mental untuk menghadapi lawan-lawan yang menjadi ancaman utama.
Dengan persaingan yang rapat, kesiapan teknis, fisik, dan psikologis akan menentukan sejauh mana Indonesia mampu menembus posisi atas di Asian Games kali ini.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Garudayaksa FC Rekrut Winger Haiti Jayro Jean untuk BRI 2026/27
Garudayaksa FC resmi merekrut winger Haiti Jayro Jean pada 15 September 2026 untuk memperkuat sayap di BRI S...
Gol Cepat Julio Cesar Bawa Persib Kalahkan FC Seoul
Julio Cesar mencetak gol cepat menit kelima membawa Persib menang 1-0 atas FC Seoul di Seoul World Cup Stadi...
AFC Dorong Penguatan Ekosistem Sepak Bola Indonesia
Sekjen AFC mendorong penguatan ekosistem sepak bola Indonesia pada ISS 2026 untuk meningkatkan prestasi dan...
AFC: Indonesia Berpotensi Jadi Kekuatan Baru Sepak Bola Asia
AFC menilai Indonesia berpotensi jadi kekuatan sepak bola Asia dan siap memberi dukungan melalui program tek...
Pelatih 25 Tahun Rindu Jadi Pemain di DBL West Java-East
Azka Fauziansah, 25, melatih SMA Laboratorium UPI di DBL 2026 namun menyesal tak pernah merasakan jadi pemai...
Kembar Darrel-Darren Tutup Karier SMA bersama Trimulia di DBL 2026
Kembar Darrel dan Darren bertekad mengantar SMA Trimulia Bandung ke final Honda DBL 2026, menutup karier SMA...