Canoeing Indonesia Siapkan Strategi Hadapi Angin di Asian Games 2026
Tim Canoeing Indonesia memusatkan persiapan untuk menghadapi pengaruh angin pada Asian Games Aichi–Nagoya 2026. Pelatih Andri Kraitor menyampaikan hal itu usai prosesi pelepasan Timnas Dayung oleh PB PODSI. Perlombaan dijadwalkan berlangsung pada 22–26 September 2026 di Miyoshi Lake Canoe Course.
Pengaruh angin pada nomor canoe
Andri menjelaskan cuaca, terutama arah angin, bisa mengubah kondisi lomba secara signifikan. Menurut dia, nomor canoe lebih rentan karena teknik mengayuh hanya di satu sisi perahu.
“Kita sangat dipengaruhi oleh cuaca, terutama nomor canoe karena canoe hanya dikayuh di satu sisi,”
Dia menambahkan bahwa angin dari depan (headwind) lebih menantang bagi atlet dengan bobot lebih ringan, sedangkan angin dari belakang memberi keuntungan relatif pada atlet yang sama. Namun, Andri menegaskan efek cuaca itu bersifat universal dan tidak hanya memengaruhi tim Indonesia.
“Ini berlaku untuk semua orang, bukan hanya kita,”
Fokus pada faktor yang dapat dikontrol
Karena cuaca tidak bisa dikendalikan, pelatih meminta atlet mengarahkan perhatian pada aspek yang bisa diperbaiki. Andri, pelatih berkebangsaan Ukraina, menekankan pentingnya pengendalian diri dan kesiapan teknis.
“Satu-satunya yang bisa kita kontrol adalah performa kita sendiri, dan itulah fokus kita,”
Dengan pendekatan ini, tim berharap mampu meminimalkan dampak variabel eksternal saat bertanding.
Persiapan tim dan perhitungan lingkungan
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Canoeing PB PODSI, Benjamin Franklin Tamaka, mengatakan tim pelatih sudah memasukkan kondisi lingkungan ke dalam program latihan. Mereka melakukan penyesuaian agar atlet lebih siap menghadapi skenario angin yang berbeda.
“Kawan-kawan pelatih juga sudah mempertimbangkan kondisi lingkungan eksternal tentunya di dalam latihannya,”
Benjamin berharap persiapan tersebut membantu atlet tampil optimal saat berlaga di Nagoya.
Komposisi tim dan jadwal bertanding
Tim Canoeing Indonesia akan berangkat dengan komposisi 17 atlet dan 6 official. Mereka akan turun di 8 nomor pada ajang yang berlangsung di Miyoshi Lake Canoe Course.
Jadwal pertandingan berlangsung 22–26 September 2026, sehingga fokus akhir tim kini berupa adaptasi teknis dan simulasi kondisi angin yang mungkin terjadi.
Dengan kesiapan teknis dan strategi manajemen kondisi, tim berharap bisa menghadapi tantangan cuaca dan meraih hasil terbaik untuk Indonesia di Aichi–Nagoya 2026.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Panama Lolos Perempat Final Copa America 2024 usai Tumbangkan Bolivia
Panama melaju ke perempat final Copa America 2024 usai menaklukkan Bolivia 3-1; gol Fajardo, Guerrero, dan Y...
Uruguay Hentikan AS 1-0 dan Melaju ke Perempat Final Copa America
Uruguay menang 1-0 atas AS di Arrowhead dan melaju ke babak delapan besar Copa America lewat gol Mathias Oli...
Goran Paulic Resmi Tinggalkan Persib
Goran Paulic, asisten pelatih asal Kroasia, mengakhiri kerja sama dengan Persib pada 2 Juli 2024 menjelang L...
Kapolresta Bandung Cup: Puluhan Tim U-16 Berlaga di Jalak Harupat
Puluhan tim U-16 bersaing di Kapolresta Bandung Cup (2-5 Juli 2024) di Sor Si Jalak Harupat sebagai wadah pe...
Arsan Makarin Resmi Tinggalkan PERSIB Jelang Liga 1 2024/2025
PERSIB dan Arsan Makarin sepakat berpisah setelah dua musim; Arsan tampil 13 kali saat PERSIB jadi juara dan...
Atlet China Zhang Zhi Jie Meninggal saat Bertanding di AJC 2024
Atlet China Zhang Zhi Jie meninggal saat bertanding di BNI Badminton Asia Junior Championship 2024 di Yogyak...