Ekonomi

KAI Layani 214 Juta Penumpang Jan–Mei 2026

Bagikan:
Kereta KAI menurunkan penumpang di stasiun pada layanan komuter

KAI Group melayani 214.045.803 pelanggan pada periode Januari–Mei 2026, naik 7,20 persen dari 199.663.907 pada tahun sebelumnya. Data kinerja ini dipaparkan di Jakarta pada 11 Juni 2026 dan mencerminkan kenaikan permintaan transportasi kereta di berbagai segmen.

Rincian layanan dan kontribusi

Kontributor terbesar adalah KAI Commuter yang melayani 169.047.494 penumpang, tumbuh 6,24 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. Rincian layanan lain yang dilaporkan KAI Group antara lain:

  • KA Jarak Jauh dan Lokal: 24.372.733 pelanggan (naik 9,94 persen).
  • LRT Jabodebek: 13.211.856 penumpang (naik 23,16 persen).
  • KAI Bandara: 2.905.389 penumpang melalui KA Srilelawangsa dan YIA.
  • PT KCIC (Whoosh): 2.415.736 pelanggan di layanan kereta cepat Whoosh.
  • KA Makassar–Parepare: 145.735 penumpang di Sulawesi Selatan.
  • KAI Wisata: 131.843 pelanggan untuk segmen perjalanan wisata khusus.
  • LRT Sumatera Selatan: 1.815.017 pelanggan, menghubungkan pusat aktivitas di Palembang.

Pendorong pertumbuhan

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengaitkan kenaikan penumpang dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dan konektivitas antar moda.

"Kereta api menjadi bagian dari aktivitas masyarakat setiap hari. Ada yang menggunakannya untuk bekerja, belajar, berbisnis, berwisata, maupun mengakses layanan transportasi lainnya.

Konektivitas yang terus berkembang membuat perjalanan menjadi lebih mudah, efisien, dan dapat diandalkan,"

Anne juga menyoroti data BPS yang mencatat total perjalanan wisatawan nusantara mencapai sekitar 1,2 miliar perjalanan pada 2025, sebagai salah satu faktor yang memperkuat permintaan angkutan kereta.

Dampak dan arah kebijakan

Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya, menyebut pertumbuhan perjalanan wisatawan nusantara mencapai 17,55 persen dari tahun sebelumnya. Ia menegaskan fokus KAI pada peningkatan kualitas layanan dan integrasi antarmoda.

"Semakin terhubungnya layanan perkeretaapian memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat. KAI Group akan terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat integrasi antarmoda, dan menghadirkan konektivitas yang mendukung pertumbuhan ekonomi serta mobilitas nasional secara berkelanjutan,"

Prospek ke depan

Kenaikan penumpang pada lima bulan pertama 2026 menunjukkan permintaan transportasi kereta yang kuat. Untuk menjaga tren positif, KAI perlu memperkuat integrasi layanan, meningkatkan kapasitas, serta menjaga kenyamanan dan ketepatan operasi.

Langkah-langkah tersebut penting untuk mendukung mobilitas harian dan kegiatan pariwisata yang terus meningkat, sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi daerah yang terhubung oleh jaringan kereta.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait