Juventus Makin Solid: Lucumi dan Vicario Lengkapi Skuad Spalletti
Juventus resmi menambah dua nama penting untuk musim Serie A 2026/2027. Pada 16 Agustus 2026, Guglielmo Vicario tiba di Torino untuk tes medis sebagai pemain pinjaman dari Tottenham, sementara Jhon Lucumi dipandang sebagai penguat lini belakang dengan karakter khas Amerika Selatan. Kedatangan keduanya disambut oleh pelatih Luciano Spalletti, yang menyatakan kedua pemain itu sesuai kebutuhan taktik dan mental tim.
Vicario: opsi kiper berpengalaman
Vicario datang dengan status pinjaman semusim dari Tottenham. Juventus memilihnya setelah mempertimbangkan beberapa nama lain, termasuk kiper top seperti Alisson Becker dan Emiliano Martinez. Keputusan akhir jatuh pada Vicario karena klub menilai pengalamannya di lingkungan klub besar lebih sesuai.
"Vicario pemain matang, cerdas, dan profesional sangat cocok bagi kami. Dia tetap memikirkan permainan meski sudah berada di rumah,"
Lucumi: karakter Amerika Selatan
Spalletti menilai Jhon Lucumi membawa jiwa bertarung yang penting untuk pertahanan Juventus. Menurut pelatih, karakter khas Amerika Selatan itu—yang sering disebut garra—mampu meningkatkan intensitas permainan tim di lini belakang.
"Ini sangat Amerika Selatan. Mereka menyebutnya Garra. Karakter itu diaplikasikan ke dalam permainan,"
Penguatan skuad lain
Selain Vicario dan Lucumi, Spalletti juga mendapatkan tambahan pemain lain yang memperkaya opsi tim. Nama-nama yang disebut termasuk Kerim Alajbegovic dan Randal Kolo Muani. Kehadiran mereka memberi variasi pada pilihan taktik dan kedalaman skuad menjelang kompetisi.
- Guglielmo Vicario — tiba 16 Agustus 2026, pinjaman dari Tottenham
- Jhon Lucumi — bek dengan karakter Amerika Selatan
- Kerim Alajbegovic — tambahan opsi lapangan
- Randal Kolo Muani — opsi penyerangan baru
Implikasi untuk musim depan
Dengan kedatangan pemain-pemain baru, Juventus terlihat menyiapkan skuad yang lebih seimbang dan kompetitif. Vicario memberikan solusi di posisi kiper, sedangkan Lucumi menambah karakter dan daya juang di belakang. Kombinasi ini diharapkan membantu Spalletti menerapkan gaya bermain yang lebih agresif dan terstruktur.
Ke depan, fokus tim adalah menyatukan pemain baru dengan ritme tim secepat mungkin. Adaptasi taktik dan kebugaran pemain akan menjadi penentu awal performa Juventus di awal musim.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Rehan/Gloria Melaju ke Babak Kedua Kejuaraan Dunia BWF 2026
Rehan/Gloria melaju ke babak kedua Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah menang 21-16, 21-3 atas pasangan Malaysi...
Gol 126,7 Km/Jam: Martínez Masuk Radar Real Madrid dan Barcelona
Sergio Martínez cetak gol debut La Liga dengan tembakan 126,7 km/jam, menarik minat Real Madrid, Barcelona,...
Menpora Erick Ikut Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara, Ingatkan Perjuangan Atlet
Menpora Erick Thohir ikut Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara di Monas-HI, mengingatkan perjuangan atlet dan...
Jonatan Christie Lolos 32 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026
Jonatan Christie melaju ke 32 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 usai menundukkan Matthias Kicklitz 21-15, 21-14...
Menpora Minta Dukungan Publik untuk Atlet di Asian Games 2026
Menpora Erick Thohir minta dukungan publik untuk atlet Indonesia jelang Asian Games 2026 saat mengunjungi ge...
Zverev Melaju ke 16 Besar Cincinnati Setelah Dua Tie-break
Zverev menang 7-6(4), 7-6(8) atas Terence Atmane dan melaju ke 16 besar Cincinnati Open 2026 setelah dua tie...