KAI Percepat Elektrifikasi Jalur Kereta untuk Tekan Polusi
PT Kereta Api Indonesia (KAI)
Akselerasi elektrifikasi dan tujuan
KAI menilai elektrifikasi dan pengoperasian kereta berbasis listrik atau baterai mampu mengurangi emisi dan polusi suara di sepanjang koridor rel. Upaya ini juga dimaksudkan untuk menaikkan modalitas perjalanan massal agar terjadi shifting dari kendaraan pribadi.
Vice President of Sustainability PT KAI, Tria Mutiari Meilan, menekankan peran peralihan moda sebagai solusi cepat dan efisien mengurangi beban emisi sektor transportasi.
Akselerasi migrasi dari jalan raya ke moda rel adalah kunci tercepat dan paling efisien menurunkan beban emisi sektor transportasi secara nasional. Artinya, ketika kita bisa meningkatkan porsi dari penggunaan kereta api itu sendiri, otomatis itu akan mendorong atau memberikan shifting dari emisi-emisi dari subsektor transportasi yang lainnya,
Dan yang kedua adalah shifting, yaitu penurunan emisi sektor darat dari alih moda yang dioptimalkan penambahan kapasitas sarana dan kapasitas lintasnya. Jadi ini adalah sinergi yang bisa dilakukan,
- Tria Mutiari Meilan, Vice President of Sustainability PT KAI
Rencana jaringan dan kerangka waktu
Dari sisi kebijakan, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian memproyeksikan pemerataan jaringan elektrifikasi. Namun beberapa pengembangan utama dipandang sebagai program jangka panjang.
Sedangkan untuk antarkota mungkin tidak banyak ya, mungkin ada lebih jangka panjang. Memang kalau dari segi masterplan itu banyak, ada rencana strategi elektrifikasi lintas utara, lintas selatan dan seterusnya, tapi itu mungkin jangka panjang, 2045 dan seterusnya,
- Andi Guntur Asapa, Koordinator Kelompok Evaluasi, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub
Pengalihan logistik ke rel
Selain penumpang, peralihan angkutan barang ke kereta juga disorot sebagai strategi mengurangi beban jalan raya dan kerusakan infrastruktur akibat muatan berlebih. Andi menilai aspek logistik penting untuk efisiensi jangka panjang.
Pengalihan angkutan barang dari jalan ke kereta api itu juga sangat mendukung sekali. Itu juga mungkin tidak hanya perkotaan saja, tapi jarak jauh dari angkutan barang juga sangat penting terkait dengan logistik,
- Andi Guntur Asapa
Peran mitra internasional dan peta jalan dekarbonisasi
Perwakilan UK PACT Indonesia, Cesar, menyatakan keterlibatan pihaknya untuk memperkuat peta jalan dekarbonisasi transportasi massal. Program ini fokus pada integrasi stasiun dengan angkutan pengumpan dan penerapan teknologi perkeretaapian rendah emisi.
Kenapa kami bergerak di sini? Karena sektor transportasi menyumbang setidaknya 12 persen dari total emisi keseluruhan.
Dan sebetulnya, kami tidak hanya mendorong perkeretaapian, namun kami mendorong seluruh subsektor transportasi, Pak,
Tadi disebutkan bahwa sedang menyusun peta jalan dekarbonisasi transportasi. Kebetulan UK PACT juga yang membantu teman-teman di PPTB dan juga Kementerian Perhubungan untuk menyusun peta jalan transportasi, khususnya yang lebih rendah emisi,
- Cesar, UK PACT Indonesia
Dampak dan langkah ke depan
Implementasi elektrifikasi jalur diharapkan mempercepat pemulihan kualitas udara di perkotaan dan mendorong perubahan gaya hidup menuju transportasi publik. Sinergi lintas sektoral dan target jangka panjang menjadi kunci agar manfaat pengurangan emisi dapat dirasakan secara luas.
Ke depan, fokus akan tetap pada peningkatan kapasitas layanan, konektivitas antar moda, serta perencanaan jangka panjang yang disinkronkan dengan masterplan nasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
IHSG Menguat di Jeda Siang ke Level 6.482,57
IHSG menguat 80,68 poin ke 6.482,57 pada jeda siang 18 Agustus 2026, didorong sentimen domestik meski risiko...
Penertiban 1.000 Tambang Ilegal Dongkrak Kinerja PT Timah
Penutupan 1.000 tambang ilegal di Bangka Belitung meningkatkan produksi, penjualan, dan laba PT Timah pada S...
Industri TPT Masih Prospektif, Ekspor Capai USD4,85 Miliar
Menteri Perindustrian: industri TPT masih berpeluang tumbuh; ekspor Semester I 2026 mencapai USD4,85 miliar...
Emas Antam Naik Rp18.000, Harga 1 Gram Rp2.695.000 (18 Agustus 2026)
Emas Antam menguat Rp18.000 pada 18 Agustus 2026; harga 1 gram kini Rp2.695.000. Cek rincian harga per ukura...
Rupiah Dibuka Melemah, Terdorong Kekhawatiran Perang di Timur Tengah
Rupiah dibuka melemah ke Rp17.846 per dolar AS, terdorong kekhawatiran eskalasi konflik Timur Tengah dan ken...
IHSG Dibuka Naik 0,95%: Investor Waspadai Geopolitik Timur Tengah
IHSG dibuka menguat 0,95% ke 6.462,58 pada 18 Agustus 2026; investor awasi risiko geopolitik Timur Tengah da...