KAI Services Bina 113 Petugas Pengaman LRT Jabodebek
KAI Services menggelar pembinaan terhadap 113 petugas pengamanan LRT Jabodebek pada 10 Juni 2026. Kegiatan berlangsung di GOR Divisi LRT Jabodebek, Kalimalang, Bekasi, dan bertujuan meningkatkan kedisiplinan serta profesionalisme petugas.
Tujuan dan lokasi kegiatan
Kegiatan pembinaan digelar secara tatap muka untuk memberikan penyegaran prosedur tugas dan layanan. Agenda resmi dikonfirmasi manajemen pada 11 Juni 2026. Fokus pelatihan adalah penguatan sikap tegas dalam penegakan aturan sekaligus mempertahankan layanan yang humanis kepada penumpang.
Materi dan pendekatan
Materi menyasar perilaku bertugas, komunikasi pelayanan, serta penanganan situasi padat penumpang. Pelatihan menekankan penerapan sikap tegas namun tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan penumpang. Selain teori, peserta mengikuti diskusi kasus nyata yang pernah terjadi di lapangan.
Kutipan manajemen
Direktur Keuangan dan Administrasi KAI Services, Deny Eko Andrianto, hadir dan memberi arahan langsung kepada peserta. Ia mengingatkan pentingnya menjaga sikap profesional di tengah tantangan ketenagakerjaan saat ini.
“Saya menginginkan petugas yang tegas dalam menjalankan tugas namun tetap humanis dalam memberikan pelayanan kepada penumpang,”
Deny juga menekankan sikap syukur atas kesempatan bekerja dan mengajak petugas untuk menjaga suasana hati positif, termasuk melalui senyum saat bertugas.
Respons petugas
Seorang petugas keamanan stasiun, Helmi, menyatakan manfaat nyata dari pelatihan. Ia mengaku mendapatkan teknik bertugas yang lebih tegas namun tetap berorientasi pada pelayanan kepada penumpang.
“Banyak manfaat yang saya dapatkan dalam pembinaan ini dan bisa kita terapkan dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari saat bertugas di stasiun,”
Menurut Helmi, senyum petugas dapat menyebarkan energi positif dan membantu memperbaiki suasana di stasiun. Penerapan materi diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan di seluruh lintas Jabodebek.
Dampak dan tindak lanjut
Manajemen menargetkan peningkatan kepuasan penumpang melalui peningkatan kompetensi petugas. Kegiatan serupa kemungkinan akan dilanjutkan berkala untuk mengawal konsistensi penerapan standar layanan dan keamanan. Evaluasi pasca-pelatihan jadi bagian penilaian efektivitas materi.
Dengan pembinaan ini, KAI Services berupaya menyeimbangkan penegakan kebijakan operasional dan pelayanan ramah, agar operasional LRT Jabodebek berjalan aman dan nyaman bagi penumpang.
Berita Terkait
KAI Jajaki Pembiayaan Campuran untuk Proyek Kereta Ramah Lingkungan
PT KAI menjajaki skema pembiayaan campuran termasuk green bond dan sukuk hijau untuk mendanai proyek kereta...
Kemenperin Perkuat Peran IKM dalam Industri Kendaraan Listrik
Kemenperin mendorong keterlibatan IKM dalam rantai pasok kendaraan listrik untuk meningkatkan TKDN dan keman...
KAI Luncurkan Rel Ekonomi Rakyat untuk KA Cikuray di Garut
KAI meluncurkan Rel Ekonomi Rakyat untuk KA Cikuray di Stasiun Garut, 11 Juni 2026, dengan tarif Rp45.000 da...
Kemenkop Usul Tambahan Rp1,34T untuk Operasionalisasi KDKMP
Kemenkop mengajukan tambahan anggaran Rp1,34 triliun ke DPR untuk memperkuat operasionalisasi KDKMP dan mana...
Bappenas dan UNDP Luncurkan YUMEE-ESDF untuk Pengusaha Perempuan
Bappenas dan UNDP meluncurkan YUMEE-ESDF pada 11 Juni 2026 untuk tingkatkan keterampilan dan akses pembiayaa...
Rupiah Kembali Tertahan di Rp17.988, Pasar Tertekan Konflik AS‑Iran
Rupiah ditutup melemah 0,25% ke Rp17.988 karena konflik AS‑Iran, inflasi AS 4,2%, dan proyeksi defisit APBN...