Nuri Farisal Resmi Jadi Ibunda Guru Kota Sabang
SABANG — Nuri Farisal dilantik sebagai Ibunda Guru Kota Sabang pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Pelantikan berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Aceh sebagai bagian dari pengukuhan Ibunda Guru masa bakti XXIII 2024-2029. Acara dipimpin oleh Ibunda Guru Aceh, Marlina Usman, dan dihadiri bupati serta wali kota se-Aceh beserta istri masing-masing.
Pelantikan dan peserta
Acara pengukuhan Ibunda Guru digelar di ibu kota provinsi dengan suasana resmi dan penuh harapan. Hadir mendampingi Nuri Farisal, Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam, yang turut menyaksikan prosesi pelantikan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian penguatan peran Ibunda Guru dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan di kabupaten dan kota se-Aceh. Kepengurusan masa bakti XXIII berlaku hingga 2029.
Tugas dan komitmen Ibunda Guru
Pemimpin acara, Marlina Usman, menekankan pentingnya sinergi antar-Ibunda Guru serta komitmen bersama untuk memajukan pendidikan Aceh. Ia mengajak seluruh pengurus untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian terhadap dunia pendidikan.
Sejalan dengan arahan tersebut, Nuri Farisal menyatakan kesiapan dan tanggung jawabnya menjalankan peran baru sebagai pendamping para pendidik di Kota Sabang.
Alhamdulillah, amanah sebagai Ibunda Guru Kota Sabang ini menjadi tanggung jawab yang akan saya jalankan dengan sebaik-baiknya. Saya berharap dapat turut memberikan perhatian dan dukungan kepada para guru agar semakin bersemangat dalam menjalankan tugas mendidik generasi penerus.
Upaya kolaborasi untuk pendidikan
Nuri menilai dukungan terhadap guru harus dibangun lewat kerja sama berbagai pihak. Ia menyebut peran orang tua dan pemerintah penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak.
Menurutnya, sinergi yang kuat antara guru, orang tua, dan pemerintah menjadi modal utama untuk membentuk generasi yang cerdas dan berkarakter. Harapannya, generasi muda Kota Sabang dapat berkembang dengan pengetahuan dan akhlak yang baik.
Implikasi dan langkah ke depan
Pelantikan ini menegaskan peran strategis organisasi Ibunda Guru dalam mendukung ekosistem pendidikan lokal. Ke depan, fokus kerja diharapkan tertuju pada peningkatan dukungan moral dan praktis bagi tenaga pendidik.
Dengan dukungan antar-pemangku kepentingan, pengurus baru diharapkan mampu mendorong inisiatif yang konkret demi kualitas pendidikan yang lebih baik di Sabang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Muhammad Saman Lolos Verifikasi Calon Ketua PWI Aceh
Muhammad Saman dinyatakan lolos verifikasi administrasi calon Ketua PWI Aceh setelah SC menuntaskan pemeriks...
IPAL Diduga Cemari Warga, Razia Narkoba, dan 36 Santri Keracunan
Warga Seri Rampah keluhkan IPAL dapur SPPG, Polres Binjai gelar razia, dan 36 santri diduga keracunan makana...
Bupati: MTQ XXXV Aceh Besar Bukan Sekadar Lomba
Bupati Aceh Besar minta MTQ XXXV (24–31 Okt 2026) menjadi sarana pembinaan generasi Qurani, bukan sekadar me...
FKKA Aceh Bahas Anggaran, Sampah, dan Sinkronisasi Tata Ruang
FKKA Aceh menggelar rapat di Banda Aceh membahas anggaran, pengelolaan sampah, tata ruang, dan layanan publi...
Warga Keluhkan IPAL SPPG Sei Rampah yang Diduga Cemari Pemukiman
Warga Sei Rampah keluhkan IPAL dapur SPPG yang diduga meluap dan menggenangi rumah; Perkim LH meninjau dan b...
Delapan Putri Sumut Siap Berlaga di Ajang Nasional 2026
Delapan wakil Sumatera Utara siap berlaga di ajang Puteri Anak, Puteri Batik, dan Puteri Remaja Indonesia 20...