Delapan Putri Sumut Siap Berlaga di Ajang Nasional 2026
Medan — Delapan wakil Sumatera Utara akan berlaga pada ajang nasional Puteri Anak Indonesia, Puteri Batik Cilik Indonesia, Puteri Remaja Indonesia, dan Puteri Batik Remaja Indonesia 2026. Pengumuman kesiapan mereka disampaikan dalam konferensi pers di Bumbu Nusantara, Jalan Gatot Subroto, Medan, Minggu (25/10), dengan tujuan memperkenalkan potensi daerah sekaligus menyuarakan isu generasi muda.
Profil singkat dan tujuan
Para peserta membawa misi ganda: mempromosikan budaya dan pariwisata Sumatera Utara serta mengangkat persoalan remaja. Mereka dipersiapkan untuk menunjukkan kemampuan di tingkat nasional, baik dari sisi mental, bakat, maupun wawasan.
Perjalanan Sarah Carolyn
Salah satu peserta, Sarah Carolyn Suntiur Saing, yang menyandang gelar Puteri Remaja Indonesia Sumatera Utara 2026, mengaku awalnya ragu ikut ajang ini. Dorongan dari keluarga, terutama sang ibu, menjadi pemicu keikutsertaannya.
“Awalnya saya merasa takut dan kurang percaya diri karena ini di luar zona nyaman saya. Namun, setelah melalui berbagai tahapan dan mendapatkan gelar ini, saya merasa harus menikmati proses yang sudah saya lewati dan tetap bersyukur,” ujar Sarah.
Siswi kelas XII SMA Santo Thomas 1 Medan ini aktif di dunia musik dan pernah meraih juara III lomba band. Meski sibuk dengan kegiatan pengembangan diri, Sarah tetap membidik cita-cita menjadi dokter seperti ayahnya, dr. Simon Saing, Sp.OG, dan berusaha menjaga keseimbangan antara pendidikan dan kompetisi.
Fokus pada persoalan remaja
Jika lolos ke tingkat nasional, Sarah menyatakan ingin memadukan promosi pariwisata dan kuliner Sumut dengan program yang menyentuh kehidupan remaja. Ia menekankan pentingnya memiliki tujuan hidup, menjaga pergaulan, dan mempersiapkan masa depan.
“Sebagai remaja, tentunya kita punya keinginan. Namun, jangan menyerah. Tetap fokus pada masa depan yang ingin dicapai dan hindari pergaulan yang salah,” tambahnya.
Pernyataan penyelenggara
Regional Director Puteri Anak dan Remaja Indonesia Sumatera Utara, Rita Susanti Sinaga, menyatakan kebanggaannya atas keberangkatan kontingen Sumut. Menurut Rita, para peserta tidak sekadar membawa nama daerah, tetapi juga kebanggaan masyarakat.
“Dengan bangga saya memberangkatkan putri-putri Sumut pada ajang nasional. Mereka berangkat bukan sekadar membawa nama daerah, tetapi juga membawa kebanggaan Sumut. Kita percaya mereka sudah siap secara mental, bakat, maupun wawasan untuk bersaing di tingkat nasional,” ujar Rita.
Rita mengajak masyarakat Sumatera Utara memberikan dukungan dan doa agar kontingen dapat tampil maksimal dan mengharumkan nama daerah.
Siapa saja yang berangkat
- Gillian Victoria Chandra — Puteri Anak Indonesia Sumatera Utara 2026
- Keizha Ivania Br Sembiring — Puteri Batik Remaja Sumatera Utara 2026
- Sarah Carolyn Suntiur Saing — Puteri Remaja Indonesia Sumatera Utara 2026
- Tamara Sari Sipayung — Puteri Remaja Indonesia Lingkungan Sumatera Utara 2026
- Cahaya Simanjuntak — Puteri Batik Cilik Sumatera Utara 2026
- Elora Sibarani — Runner Up 2 Puteri Batik Cilik Sumatera Utara 2026
- Callysta Berlian G Hutabarat — Puteri Anak Indonesia Pariwisata Sumatera Utara 2026
- Queen Siregar — Puteri Anak Indonesia Lingkungan Sumatera Utara 2026
Jadwal keberangkatan dan kompetisi
Keberangkatan delapan peserta dijadwalkan bertahap pada 26 dan 28 Oktober 2026. Rangkaian karantina nasional dimulai pada 28 Oktober, dan malam final direncanakan berlangsung pada 31 Oktober 2026. Panitia berharap persiapan yang matang menghasilkan prestasi bagi Sumatera Utara di panggung nasional.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
IPAL Diduga Cemari Warga, Razia Narkoba, dan 36 Santri Keracunan
Warga Seri Rampah keluhkan IPAL dapur SPPG, Polres Binjai gelar razia, dan 36 santri diduga keracunan makana...
Bupati: MTQ XXXV Aceh Besar Bukan Sekadar Lomba
Bupati Aceh Besar minta MTQ XXXV (24–31 Okt 2026) menjadi sarana pembinaan generasi Qurani, bukan sekadar me...
FKKA Aceh Bahas Anggaran, Sampah, dan Sinkronisasi Tata Ruang
FKKA Aceh menggelar rapat di Banda Aceh membahas anggaran, pengelolaan sampah, tata ruang, dan layanan publi...
Warga Keluhkan IPAL SPPG Sei Rampah yang Diduga Cemari Pemukiman
Warga Sei Rampah keluhkan IPAL dapur SPPG yang diduga meluap dan menggenangi rumah; Perkim LH meninjau dan b...
36 Orang di Ponpes Mazilah Darussalam Diduga Keracunan Pangan
36 orang di Ponpes Mazilah Darussalam diduga keracunan pangan; tiga sempat dirawat di RS Haji Medan. Laporan...
Polres Langkat Ringkus Pengguna Sabu dalam Operasi Sarang Narkoba
Polres Langkat bersama BNNK Langkat menangkap satu orang dan mengamankan 13 paket sabu saat Operasi Sarang N...