Eksportir SDA Wajib Simpan DHE di Bank Himbara Mulai Juni 2026
Pemerintah memperketat pengelolaan devisa hasil ekspor (DHE) sektor sumber daya alam (SDA). Kebijakan yang diumumkan di Jakarta, Rabu 20 Mei 2026, mewajibkan eksportir SDA menempatkan DHE pada bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) mulai Juni 2026. Tujuan kebijakan adalah memperkuat sistem keuangan nasional dan stabilitas nilai tukar.
Ketentuan repatriasi dan retensi DHE
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan, pemerintah menetapkan kewajiban repatriasi DHE sebesar 100 persen ke dalam sistem keuangan Indonesia. Aturan ini mengharuskan seluruh devisa ekspor SDA masuk ke rekening di dalam negeri.
“Eksportir sumber daya alam wajib memasukkan devisa hasil ekspor sumber daya alam 100 persen ke dalam sistem keuangan Indonesia atau repatriasi dengan tingkat kepatuhan 100 persen,”
Pemerintah juga mengatur retensi DHE dalam rekening khusus. Untuk sektor migas, eksportir wajib menempatkan minimal 30 persen DHE selama 3 bulan. Sektor non-migas diwajibkan menempatkan 100 persen DHE selama 12 bulan.
“Eksportir SDA wajib menempatkan DHE dengan retensi minimal 30 persen untuk industri migas dan 100 persen untuk industri non-migas pada rekening khusus untuk jangka waktu minimal untuk migas 3 bulan. Dan untuk non-migas selama 12 bulan,”
Penempatan di Himbara dan kebijakan konversi valas
Penempatan retensi DHE diwajibkan dilakukan melalui bank-bank Himbara. Pemerintah juga mengubah ketentuan konversi valuta asing hasil ekspor ke rupiah. Batas konversi dari semula 100 persen diturunkan menjadi maksimal 50 persen.
“Retensi DHE sumber daya alam ini wajib dilakukan melalui bank-bank Himbara. Batas konversi daripada devisa hasil ekspor valas ke rupiah dari 100 persen diturunkan menjadi maksimal 50 persen,”
Pengelolaan ekspor komoditas SDA strategis
Pemerintah menata ulang tata kelola ekspor untuk komoditas SDA strategis. Seluruh ekspor komoditas tertentu nantinya hanya dapat dilakukan oleh Badan Usaha Milik Negara khusus.
“Pemerintah mengatur tata kelola seluruh ekspor komoditas SDA strategis hanya dapat dilakukan oleh BUMN Ekspor atau Danantara Sumberdaya Indonesia,”
Pada tahap awal, kebijakan ini diterapkan pada tiga komoditas utama:
- batu bara
- kelapa sawit
- ferro alloy
“Untuk tahap awal, komoditinya adalah tiga yang tertinggi, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan ferro alloy. Tahap berikutnya akan dilakukan terhadap seluruh komoditas SDA strategis,”
Pengecualian dalam perjanjian internasional dan dampak
Ada pengecualian untuk ekspor yang berjalan dalam kerangka perjanjian bilateral atau kesepakatan internasional tertentu. Dalam kondisi itu, retensi untuk sektor pertambangan cukup 30 persen selama 3 bulan dan penempatan dapat dilakukan di bank non-Himbara.
“Khusus untuk pelaksanaan perjanjian bilateral perdagangan atau kesepahaman atau kesepakatan, DHE sektor pertambangan penempatan retensi sebesar 30 persen untuk 3 bulan dan dapat ditempatkan oleh bank non-Himbara,”
Pemerintah memproyeksikan kebijakan ini meningkatkan cadangan devisa, memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah, dan menambah likuiditas valas domestik.
Proyeksi dan langkah selanjutnya
Kebijakan mulai berlaku pada Juni 2026 dan akan dilaksanakan bertahap sesuai komoditas. Pemerintah menyebut aturan akan diperluas ke seluruh komoditas SDA strategis setelah tahap awal. Pelaku industri dan perbankan perlu menyiapkan sistem kepatuhan dan mekanisme penempatan rekening khusus sesuai ketentuan baru.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
QRIS Jadi Pionir Pembayaran Digital Indonesia: Penjelasan Lengkap
QRIS jadi pionir pembayaran digital Indonesia berkat interoperabilitas satu kode; volume Q2 2026 capai 6,87...
Harga Emas Antam Hari Ini Tetap, 1 Gram Rp2,74 Juta
Harga emas Antam pada 23 Agustus 2026 stabil; 1 gram Rp2.740.000, tidak berubah dari hari sebelumnya.
QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026, Ini Manfaatnya
Bank Indonesia dan industri pembayaran memberlakukan MDR 0% untuk QRIS hingga Rp100.000 mulai 1 Oktober 2026...
KAI Layani 96.940 Wisatawan Mancanegara pada Juli 2026
KAI melayani 96.940 wisatawan mancanegara pada Juli 2026, rekor bulanan tertinggi sejak 2022 dengan kenaikan...
Pengguna Compartment Suite KAI Capai 31.835 Orang Jan–Jul 2026
Layanan Compartment Suite KAI melayani 31.835 penumpang Jan–Jul 2026, naik 51,47% dan mencapai puncak 5.712...
Bisnis Mini Soccer Tumbuh, Peluang Investasi di Berbagai Daerah
Bisnis mini soccer berkembang di banyak daerah; Indo Mini Soccer menawarkan layanan terintegrasi dari konsul...