DAK 2027 Terbatas, Kemenperin: IKM Tidak Dapat Alokasi
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pengembangan industri pada 2027 terbatas, sehingga bidang Industri Kecil dan Menengah (IKM) tidak menerima alokasi dalam rapat penetapan akhir. Pernyataan itu disampaikan saat pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) 2027 dengan Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 31 Agustus 2026.
Peran Kemenperin dan mekanisme perencanaan DAK
Agus menjelaskan Kementerian Perindustrian berperan sebagai kementerian teknis dalam penyusunan usulan DAK bidang industri. Namun, koordinasi kebijakan dan penetapan pagu dilakukan oleh Kementerian PPN/Bappenas bersama Kementerian Keuangan dan Kemendagri.
"Dalam siklus perencanaannya, Kementerian PPN atau Bappenas merupakan koordinator utama yang mengorkestrasi penyusunan arah kebijakan. Penyusunan target prioritas hingga pengalokasian anggaran bersama dengan Kementerian Keuangan, Kemendagri, dan kementerian lembaga teknis,"
Kemenperin menyiapkan usulan bidang, sasaran, menu kegiatan, lokasi prioritas, dan estimasi kebutuhan pendanaan. Selain itu, kementerian ini menilai usulan dari pemerintah daerah jika Bappenas membuka alokasi DAK bidang industri.
Realisasi DAK fisik 2022–2025
Dalam periode 2022–2024, DAK fisik yang dikelola Kemenperin difokuskan sebagai industri pendukung tematik pariwisata. Program itu mendukung 83 sentra IKM pada 2022 dengan pagu Rp753 miliar, dan 68 sentra pada 2023 dengan pagu Rp450 miliar.
"Dapat kami laporkan dalam periode 2022 sampai 2024 DAK fisik yang diampu oleh Kemenperin dilaksanakan. Sebagai industri pendukung tematik pariwisata,"
Pada 2025, untuk pertama kalinya Kemenperin mengampu tematik kawasan industri melalui DAK, mencakup tiga sentra dengan pagu Rp50 miliar untuk fasilitas jalan, pasar, air minum, dan sanitasi.
Usulan Kemenperin untuk 2027
Kemenperin mengusulkan 75 lokasi prioritas sentra IKM untuk 2027. Rinciannya:
- 15 sentra pada tematik kawasan industri
- 60 sentra pada tematik KPPN pangan pertanian dan pangan akuatik
Keputusan penetapan akhir DAK 2027
Meski mengajukan 75 lokasi, bidang IKM Kemenperin tidak dibuka dan tidak memperoleh alokasi pada rapat penetapan akhir DAK 2027. Agus menegaskan keterbatasan ruang fiskal menjadi alasan utama keputusan tersebut.
"Dalam rapat penetapan akhir DAK Kemenperin bidang IKM tidak dibuka, tidak diberikan. Perlu kami informasikan juga bahwa alokasi DAK fisik berdasarkan surat bersama pagu indikatif tahun anggaran 2027 ditetapkan sejumlah 5 triliun,"
Rincian alokasi DAK fisik 2027
Berdasarkan surat bersama pagu indikatif 2027, total DAK fisik ditetapkan sebesar Rp5 triliun. Rinciannya sebagai berikut:
| Bidang | Alokasi (Rp) |
|---|---|
| Kesehatan | 1.870.000.000.000 |
| Jalan | 2.370.000.000.000 |
| Air minum | 360.000.000.000 |
| Sanitasi | 200.000.000.000 |
Implikasi dan langkah selanjutnya
Kemenperin menyatakan akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan DAK. Evaluasi tersebut dimaksudkan untuk menilai capaian, memperbaiki tata kelola, dan menyempurnakan perencanaan pada tahun berikutnya.
Keterbatasan alokasi DAK 2027 menempatkan pengembangan IKM pada posisi yang menunggu peluang pendanaan alternatif dan keputusan kebijakan selanjutnya.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
KDKMP Jambi Didorong Diperkuat Pengawasan dan Pendampingan
Seminar di Jambi menekankan penguatan pengawasan dan pendampingan hukum agar KDKMP berjalan mandiri dan memb...
IAW: Opini WTP Bukan Akhir, Pemprov Babel Harus Tindaklanjut
IAW mengingatkan opini WTP bukan akhir; Pemprov Babel diminta tindaklanjuti rekomendasi BPK agar tata kelola...
BAZNAS BMD Dorong Omzet Usaha Snack Mustahik Tembus Rp12 Juta
BAZNAS lewat BMD Palangka Raya membantu usaha snack milik Hatriyawati hingga omzet naik ke Rp12 juta per bul...
BAZNAS Perkuat Transparansi Jelang Monev KIP 2026
BAZNAS memperkuat tata kelola informasi publik lewat sosialisasi Monev KIP 2026 untuk menjaga predikat infor...
5 Kripto Prospektif untuk Investasi Jangka Panjang
Bitcoin, Ethereum, XRP, Solana, dan Chainlink dinilai menarik untuk jangka panjang berdasarkan utilitas, jar...
Harga Emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian Turun Tajam
Harga emas Galeri24 turun Rp158.000/gram dan UBS turun Rp29.000/gram di Pegadaian pada 5 Sept 2026; berikut...