3,45 Juta Ikut Cek Kesehatan Gratis Sumut, Tantangan Tangani TBC
MEDAN — Sebanyak 3.457.507 warga Sumatera Utara telah mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga Juli 2026, tetapi pemerintah provinsi kini fokus memastikan skrining berlanjut ke penemuan kasus dan pengobatan, terutama untuk Tuberkulosis (TBC). Target cakupan tahunan adalah 46 persen penduduk; saat ini capaian mencapai 21,71 persen dari total 15.925.172 jiwa.
Cakupan CKG dan target provinsi
Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut, Hamid Rijal, menyatakan pelaksanaan CKG merupakan program prioritas nasional yang didorong ke seluruh kabupaten dan kota. Hingga Juli 2026, tercatat 3.457.507 peserta atau 21,71 persen populasi.
“Capaian sampai dengan Juli 2026, jumlah penduduk Sumut yang melakukan CKG sebanyak 3.457.507 jiwa atau 21,71 persen,”
Provinsi menargetkan cakupan tahunan sebesar 46 persen, sehingga masih perlu menjangkau sekitar 24,3 persen penduduk lagi untuk memenuhi target tahun ini.
Penemuan dan pengobatan TBC
CKG dirancang untuk menemukan gangguan kesehatan sejak dini dan mengarahkan pasien ke layanan lanjutan. Di Sumut, penemuan kasus TBC hingga 31 Juli 2026 mencapai 38,2 persen, sementara keberhasilan pengobatan tercatat 80,5 persen.
Dinas Kesehatan menilai pelaksanaan skrining dan penanganan TBC masih berada pada jalur untuk mencapai indikator 2026, tetapi menekankan perlunya tindak lanjut agar pasien menyelesaikan pengobatan.
Situasi di Kota Medan
Dinas Kesehatan Kota Medan melaksanakan pemeriksaan di puskesmas, klinik, kantor lurah, dan titik strategis lain. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr. Shereivia Faradillah, mengatakan 355 lokus telah terdata dengan target sekitar 100 peserta per lokus.
“Tantangan saat ini adalah partisipasi masyarakat masih rendah sehingga dibutuhkan keterlibatan camat dan lurah untuk mendorong masyarakat sasaran agar mau memeriksakan diri secara dini ke puskesmas terdekat,”
Hingga 3 Agustus 2026, sebanyak 161.344 warga Medan mengikuti CKG dan penemuan TBC di kota itu mencapai 8.486 kasus.
Ketimpangan cakupan antar daerah
Cakupan CKG belum merata. Kabupaten Pakpak Bharat mencatat capaian tertinggi di Sumut dengan 46,17 persen, sedangkan Nias Barat paling rendah pada 3,08 persen. Dari total peserta Sumut, 335.204 orang lanjut usia, 2.116.014 usia produktif, dan 865.504 remaja.
Peran Kemenkes dan kebijakan nasional
Kementerian Kesehatan memperluas CKG yang dipadukan skrining TBC. Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus menekankan pemeriksaan khusus untuk kontak erat pasien TBC, termasuk rontgen dan tes dahak.
“Semua yang kontak erat serumah harus diperiksa. Penularannya paling banyak terjadi pada orang-orang terdekat,”
Program nasional juga mendeteksi penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi. Pemerintah pusat mendorong layanan one stop service di puskesmas agar skrining, diagnosis, dan pengobatan TBC dapat dilakukan pada hari yang sama.
“Tidak hanya berhenti pada deteksi dini, program CKG mulai tahun ini memprioritaskan upaya pengobatan dan penyembuhan ... dengan pemberian obat dan monitoring secara gratis,”
Kesimpulan
CKG telah membuka akses pemeriksaan bagi jutaan warga Sumut, namun pekerjaan besar masih menanti: memperkecil kesenjangan cakupan antarwilayah, meningkatkan partisipasi masyarakat, mempercepat penemuan kasus TBC, dan memastikan pasien menyelesaikan pengobatan. Keberhasilan program diukur bukan hanya dari angka peserta, tetapi dari kemampuan tindak lanjut hingga pasien kembali sehat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pejabat Eselon II Ditangkap di Banda Aceh Terkait Dugaan Sesama Jenis
Satpol PP/WH menangkap pejabat eselon II Inspektorat Banda Aceh pada 12 Agustus terkait dugaan hubungan sesa...
BPKH, BRIN & Harika Dorong Generasi Z Jadi Produsen Konten Dakwah Haji
BPKH, BRIN, dan Harika Foundation mengajak generasi Z menjadi produsen konten dakwah haji lewat program Dai...
DPRD Tanjungbalai Dengarkan Pidato Kenegaraan Prabowo HUT RI ke-81
DPRD Tanjungbalai menggelar paripurna mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Prabowo pada HUT RI ke-81; Pem...
Kontradiksi Pernyataan Soal Kasus Keracunan MBG di Karo
Pernyataan Gubernur dan Bupati Karo berbeda soal dugaan keracunan massal MBG; jumlah korban dan kondisi sisw...
Medan Bagikan Bendera Merah Putih Sambut HUT RI ke-81
Wali Kota Medan dan Forkopimda membagikan bendera Merah Putih di depan Kantor Wali Kota, menyemarakkan HUT R...
Rico Waas Saksikan Penyampaian Nota Keuangan dan RAPBN 2027
Wali Kota Medan Rico Waas menyaksikan penyampaian Nota Keuangan dan RAPBN 2027 oleh Presiden Prabowo, yang m...