Musriadi Advokasi Rumah Layak dan Beasiswa untuk Warga Banda Aceh
BANDA ACEH — Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Dr. Musriadi Aswad, M.Pd, mengadvokasi rangkaian program melalui pokok-pokok pikiran (pokir) DPRK Banda Aceh Tahun Anggaran 2026 untuk memenuhi kebutuhan dasar warga. Selama satu tahun terakhir, advokasi itu mencakup rumah layak huni, beasiswa SD-SMP, penguatan dayah, layanan kesehatan, pemberdayaan pemuda, serta perlindungan perempuan dan anak di Banda Aceh.
Program rumah layak huni
Musriadi menyorot kebutuhan perumahan bagi keluarga berpenghasilan rendah. Ia mendorong pengadaan tujuh unit rumah layak huni dan rehabilitasi dua rumah di Kecamatan Ulee Kareng dan Syiah Kuala. Program ini ditujukan untuk memberi tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan layak sehingga keluarga dapat membangun masa depan yang lebih baik.
Beasiswa untuk membuka peluang
Sektor pendidikan menjadi fokus lain advokasi. Melalui pokir 2026, Musriadi memperjuangkan bantuan beasiswa bagi siswa SD dan SMP dari keluarga kurang mampu, termasuk di Kecamatan Ulee Kareng. Bantuan diharapkan meringankan beban orang tua dan menjaga semangat belajar anak meski kondisi ekonomi terbatas.
Penguatan dayah dan pendidikan diniyah
Musriadi juga mengadvokasi dukungan sarana untuk lembaga pendidikan agama. Rencana meliputi pembangunan balai pengajian di Dayah Darul Amin Al Waliyah (Gampong Ilie) dan Dayah Raudhatul Hikmah Al-Waliyyah Amraniyah (Gampong Pango Raya). Selain itu diusulkan pengadaan teratak dan kursi plastik serta pelatihan kurikulum diniyah untuk jenjang SD dan SMP.
Layanan kesehatan dan edukasi
Di bidang kesehatan, advokasi mencakup pengadaan ambulans gampong untuk Kopelma Darussalam. Fasilitas ini diharapkan mendukung akses transportasi medis bagi warga. Musriadi juga mendorong sosialisasi pencegahan HIV/AIDS dan penyakit menular seksual bagi siswa se-Kota Banda Aceh untuk meningkatkan pemahaman pencegahan dan mengurangi stigma.
Pemberdayaan pemuda serta perlindungan perempuan dan anak
Advokasi lain menempatkan kapasitas pemuda sebagai prioritas melalui pelatihan kepemimpinan. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan organisasi, integritas, dan keterlibatan sosial pemuda. Selain itu ada program sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk pencegahan KDRT, untuk membangun lingkungan keluarga yang aman.
Mengawal aspirasi agar memberi manfaat
Musriadi menekankan bahwa pengusulan program melalui pokir harus diikuti pengawalan dan koordinasi dengan pemerintah kota, pemerintah gampong, dan lembaga terkait. Tanpa pengawasan dan penyesuaian prioritas anggaran, manfaat program sulit dirasakan warga secara nyata.
“Harapan kita, setiap aspirasi yang diperjuangkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Mulai dari rumah layak huni, bantuan pendidikan, penguatan dayah, hingga pelayanan kesehatan dan perlindungan sosial, semuanya harus diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membangun Banda Aceh yang lebih baik,”
Sinergi antara DPRK Banda Aceh, Pemerintah Kota, organisasi perangkat daerah, dan masyarakat menjadi kunci agar program berjalan sesuai kebutuhan dan memberi dampak berkelanjutan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polres Pematangsiantar Tangkap Mahasiswa Pemilik Ganja
Polres Pematangsiantar menangkap mahasiswa GDS (18) di Siantar Marihat, Minggu 18/10; ditemukan 32,83 gram g...
Sergai FC Diperkuat Bupati Menang 3-2 atas PS Pemko Medan
Sergai FC, diperkuat Bupati Darma Wijaya dan Wabup Adlin Tambunan, menang 3-2 atas PS Pemko Medan pada laga...
Hasnah Jaya Siregar Sah Ketua KORMI Labuhanbatu 2026–2031
Hasnah Jaya Siregar dinyatakan sah sebagai Ketua KORMI Labuhanbatu 2026–2031 setelah dua suara dicabut karen...
Hasnah Putri Jaya Ditetapkan Ketua KORMI Labuhanbatu 2026–2031
Hasnah Putri Jaya Siregar ditetapkan Ketua KORMI Labuhanbatu 2026–2031 setelah sidang Muskab II; keputusan d...
Polda Sumut Bongkar Jaringan Judi Online di Apartemen Medan
Dit Siber Polda Sumut menggerebek jaringan judi online di Apartemen Grand Jati Juction, Medan, menangkap lim...
Pemprov Sumut Lindungi 21.119 Pekerja Rentan lewat BPJS 2026
Pemprov Sumut klaim mendaftarkan 21.119 pekerja rentan ke BPJS Ketenagakerjaan 2026, namun jutaan pekerja in...