Lokal

HUT ke-81: Kepala Bapenda Medan Hadir Berbusana Adat Simalungun

Bagikan:
Kepala Bapenda M Agha Novrian mengenakan pakaian adat Simalungun di Lapangan Merdeka Medan

MEDAN – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, M Agha Novrian, dan istri hadir mengenakan pakaian adat Simalungun pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Merdeka Medan, Senin (17/8). Upacara dimulai pukul 07.00 WIB dan berlangsung khidmat.

Pejabat Daerah dan Tokoh Hadir

Inspektur Upacara adalah Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas. Hadir pula wakil wali kota, Sekretaris Daerah Kota Medan, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Selain itu, upacara dihadiri pimpinan DPRD, mantan wali kota, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran TP PKK, veteran, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan.

Pesan Wali Kota: Kemerdekaan Harus Bernilai Nyata

Usai upacara, Wali Kota Rico Waas menekankan bahwa peringatan kemerdekaan tidak boleh menjadi sekadar seremoni. Ia meminta agar semangat kemerdekaan diwujudkan melalui pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.

"Perencanaan pembangunan harus fokus pada kebutuhan masyarakat, terutama pada sektor infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan penguatan ekonomi kerakyatan," ujar Rico Waas.

Prioritas Anggaran dan Perencanaan 2027

Rico juga menegaskan bahwa Rencana Pembangunan Tahun 2027, yang sedang disusun melalui Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), harus menitikberatkan pada pemenuhan kebutuhan mendasar masyarakat.

Menurutnya, hal ini penting agar alokasi anggaran memberikan manfaat nyata. Fokus ditujukan pada layanan dasar dan penguatan ekonomi masyarakat.

Makna Seremonial dan Tindak Lanjut

Upacara hari itu menggabungkan nuansa kebangsaan dan kearifan lokal, terlihat dari pakaian adat yang dikenakan beberapa pejabat. Kehadiran simbol budaya ini memperkaya suasana peringatan.

Ke depan, Pemerintah Kota Medan akan melanjutkan proses perencanaan anggaran sesuai arahan pimpinan. Masyarakat diharapkan merasakan manfaat dari prioritas anggaran yang difokuskan pada kebutuhan mendasar.

Catatan: Upacara berlangsung tertib dan dihadiri berbagai elemen pemerintahan serta masyarakat setempat.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait